Menyusui saat hamil sebenarnya aman-aman saja jika kehamilan tergolong sehat. Ada beberapa kondisi yang membuat seorang ibu harus berhenti menyusui bayinya ketika hamil.
28 Des 2022
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Menyusui saat hamil boleh saja dilakukan, ketahui tips amannya!
Table of Content
Saat masih mengurus bayi, tidak menutup kemungkinan Anda hamil kembali. Hal ini mungkin membuat Anda bertanya-tanya apakah boleh tetap menyusui saat hamil?
Advertisement
Bayi yang mungkin belum genap dua tahun bisa jadi menjadi pertimbangan Anda untuk tetap menyusui ketika hamil demi memberikan ASI eksklusif. Simak penjelasan lengkap mengenai keamanannya dalam artikel berikut ini.
Menyusui saat hamil tergolong aman dan boleh dilakukan. Dengan catatan, kehamilan Anda sehat serta mampu menjaga asupan makanan yang bernutrisi.
Sebagian ibu hamil mungkin khawatir apabila menyusui saat hamil akan menyebabkan kontraksi ringan. Kontraksi ini bisa muncul karena hormon oksitosin yang keluar ketika ibu menyusui.
Meski demikian, American Pregnancy Association menjelaskan, Anda tidak perlu khawatir, terlebih jika dokter menyatakan kehamilan Anda sehat. Sebab, hormon oksitosin yang dilepaskan selama menyusui hanya terdapat dalam jumlah yang sangat kecil.
Kontraksi tersebut kemungkinan tidak berbahaya bagi janin dan sangat jarang menimbulkan risiko komplikasi kehamilan seperti keguguran atau persalinan prematur.
Apabila tidak yakin, coba konsultasikan dengan dokter kandungan untuk memastikannya.
Baca Juga
Ingatlah kalau tubuh akan terus memproduksi ASI untuk menyusui si kecil. Sementara bayi dalam kandungan juga akan mendapatkan nutrisi dari apa yang Anda konsumsi.
Terkadang, menyusui si kecil saat hamil cukup melelahkan dan bisa meningkatkan risiko Anda mengalami efek samping, seperti:
Mengutip Mayo Clinic, pada saat usia kehamilan 5 bulan, payudara mulai memproduksi kolostrum sebagai persiapan kelahiran bayi sehingga membuat rasa ASI berubah.
Si kecil mungkin tidak menyukai perubahan rasa dan penurunan jumlah ASI ini, sehingga tidak mau menyusu lagi.
Meskipun menyusui saat hamil tergolong aman, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah risiko dan efek samping, yaitu:
Ibu yang memutuskan untuk tetap menyusui ketika hamil harus memperhatikan asupan kalorinya. Sebab, tubuh akan membutuhkan nutrisi untuk tiga kehidupan, yakni Anda, si kecil yang masih menyusui, serta bayi dalam kandungan.
Tambahkan sekitar 600-800 kalori ekstra setiap harinya untuk melengkapi nutrisi untuk ibu hamil jika Anda memutuskan untuk menyusui saat hamil.
Selain itu, pastikan asupan cairan terpenuhi dengan baik, sekitar 8 hingga 12 gelas per hari.
Menyusui saat hamil juga membutuhkan energi. Apalagi, perkembangan bayi dalam kandungan juga membutuhkan Anda dalam kondisi prima.
Agar lebih aman, pastikan Anda melakukannya sambil duduk, berbaring, atau posisi lainnya di tempat yang nyaman. Ini juga sekaligus memberikan waktu istirahat tambahan.
Selain hal yang disebutkan di atas, coba perhatikan pula tips menyusui saat hamil berikut ini:
Baca Juga
Kelelahan adalah hal yang umum Anda rasakan saat hamil. Rasa lelah ini juga mungkin saja meningkat saat memutuskan untuk tetap menyusui anak saat hamil.
Walaupun Anda merasa akan kuat menghadapi mual, puting lecet, kelelahan, dan gejala hamil lainnya, perhatikan bayi dalam kandungan serta kondisi kesehatan Anda.
Berikut adalah beberapa hal yang membuat Anda sebaiknya perlu berhenti menyusui dan mulai menyapih si kecil saat hamil, seperti:
Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kandungan mengenai keinginan menyusui si kecil saat hamil. Perhatikan segala macam gejala yang tidak biasa dan sebaiknya tanyakan pada dokter.
Dokter akan memberikan saran terbaik untuk ibu, si kecil, dan bayi dalam kandungan.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dan risiko menyusui anak saat hamil kembali? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.
Download sekarang di App store dan Google Play.
Advertisement
Referensi
Artikel Terkait
Kehamilan risiko tinggi adalah masalah kesehatan yang muncul saat hamil, melahirkan, atau setelah melahirkan. Beberapa faktor kehamilan berisiko adalah penyakit bawaan hingga masalah yang muncul saat mengandung.
Rutin kontrol kandungan adalah salah satu tips untuk ibu hamil guna mempersiapkan kehamilan. Apa lagi?
Gatal-gatal saat hamil adalah hal yang normal tapi membuat tidak nyaman. Beberapa cara mengatasi gatal saat hamil yang bisa Anda lakukan adalah kompres dingin dan pakai losion calamine.
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Dwiana Ardianti
Dijawab oleh dr. Stasya Zephora
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved