Menyimak Gejala dan Ciri-Ciri Amandel Meradang, Ketahui Kapan Harus ke Dokter


Ciri-ciri amandel meradang termasuk sakit tenggorokan, amandel yang terlihat memerah dan bengkak, serta sakit saat menelan. Amandel dapat meradang akibat infeksi virus atau bakteri.

(0)
11 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ciri-ciri amandel meradang adalah sakit tenggorokan, sulit menelan, dan amandel terlihat bengkakBila anak kesulitan menelan, Anda sebaiknya membawa Si Kecil ke dokter untuk diperiksa
Amandel atau tonsil adalah dua organ kecil di sisi kanan kiri belakang tenggorokan. Organ ini pun menjadi bagian penting dari sistem imun. Namun, seperti organ lain di dalam tubuh, amandel pun dapat terinfeksi virus atau bakteri dan mengalami peradangan. Peradangan amandel tersebut dikenal dengan tonsilitis. Apa saja ciri-ciri amandel yang meradang?

Gejala dan ciri-ciri amandel meradang yang perlu diperhatikan

Radang amandel atau tonsilitis dapat menimbulkan gejala dan ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri amandel meradang dapat dibagi atas ciri-ciri yang umum dialami dan ciri-ciri yang kurang umum terjadi.

1. Ciri-ciri amandel meradang yang umum dialami

Berikut ini beberapa ciri-ciri amandel meradang yang umum dialami:

2. Ciri-ciri amandel meradang yang kurang umum 

Sementara itu, pada beberapa kasus, ciri-ciri amandel meradang berikut ini bisa dirasakan pasien:
  • Sakit perut 
  • Muntah
  • Mual
  • Lidah berbulu
  • Suara yang berubah
  • Bau mulut
  • Sulit membuka mulut

Kapan harus ke dokter jika alami ciri-ciri amandel meradang?

Ciri-ciri amandel meradang adalah sakit saat menelan
Segera ke dokter bila sakit tenggorokan tidak hilang dalam 24 hingga 48 jam
Hubungi dokter dengan segera jika Anda atau anak mengalami ciri-ciri amandel meradang di tahap yang parah berikut ini:
  • Sakit tenggorokan yang tidak hilang dalam waktu 24 hingga 48 jam
  • Nyeri atau sulit menelan
  • Tubuh lemah, lelah, atau rewel yang terasa parah
  • Demam dengan suhu tubuh sangat tinggi
  • Leher kaku
Sementara itu, jika gejala amandel meradang berikut ini terjadi, Anda harus mendapatkan bantuan gawat darurat dengan segera:
  • Sulit bernapas
  • Sangat sulit untuk menelan
  • Tidak dapat mengontrol sekresi air liur (ngences)

Ragam penanganan untuk amandel yang meradang

Dokter akan melakukan segenap pemeriksaan berdasarkan ciri-ciri amandel meradang di atas. Apabila Anda terdiagnosis tonsilitis atau radang amandel, dokter akan memberikan penanganan berikut ini:

1. Obat-obatan

Radang amandel dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Apabila amandel meradang akibat infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Jenis antibiotik yang umum diberikan yaitu penisilin untuk radang amandel akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A. Sementara itu, jika radang amandel terjadi karena infeksi virus, penderitanya biasanya hanya membutuhkan obat sebatas untuk meredakan gejala yang dialami. Obat-obatan tersebut termasuk paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam akibat radang amandel.Antibiotik tidak akan diberikan untuk kasus radang amandel yang disebabkan oleh virus.  

2. Perawatan di rumah

Perawatan di rumah juga menjadi kunci agar radang amandel atau tonsilitis dapat segera pulih. Beberapa strategi perawatan di rumah yang akan diperlukan, yaitu:
  • Banyak beristirahat
  • Banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
  • Memastikan kamar tetap terjaga kelembapannya
  • Mengonsumsi tablet hisap untuk menenangkan nyeri di tenggorokan
  • Menghindari iritan seperti asap rokok
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yang memberi kenyamanan, seperti kaldu dan air hangat dicampur madu
  • Berkumur dengan air garam untuk meredakan nyeri di tenggorokan

3. Operasi atau tonsilektomi

Pada beberapa kasus, penderita tonsilitis mungkin membutuhkan operasi pengangkatan amandel jika ciri-ciri amandel meradang di atas kambuh secara berkala. Operasi juga mungkin ditawarkan dokter untuk radang amandel yang kronis atau radang amandel akibat infeksi bakteri yang tidak merespons antibiotik.Definisi radang amandel yang terlalu sering kambuh dan mungkin memerlukan operasi, yaitu:
  • Terjadi lebih dari tujuh kali dalam satu tahun
  • Terjadi lebih dari empat sampai lima kali dalam setahun pada dua tahun sebelumnya
  • Terjadi lebih dari tiga kali dalam setahun pada tiga tahun sebelumnya
Tonsilektomi juga mungkin diperlukan jika radang amandel memicu komplikasi berikut ini:
  • Munculnya episode pernapasan terhenti saat tidur (gangguan apnea tidur obstruktif)
  • Kesulitan bernapas
  • Kesulitan menelan makanan, terutama daging dan makanan tebal lainnya
  • Abses yang tidak merespons antibiotik

Catatan dari SehatQ

Ciri-ciri amandel meradang utamanya yaitu sakit tenggorokan, sakit dan sulit saat menelan, serta amandel yang membengkak dan terlihat kemerahan. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait radang amandel atau tonsilitis, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore untuk berikan informasi kesehatan terpercaya.
amandelsakit tenggorokanradang amandelkesulitan menelantonsilitis
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis
Diakses pada 28 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/156497
Diakses pada 28 Oktober 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279406
Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait