Menyimak Efektivitas Penisilin Sebagai Antibiotik untuk Sipilis


Pilihan antibiotik untuk sipilis adalah penisilin, terutama jenis penisilin G benzathine. Penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis efektif dalam membunuh bakteri pemicu infeksi menular seksual ini.

(0)
07 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Rekomendasi antibiotik untuk sipilis adalah penisilinPenisilin efektif untuk membunuh bakteri pemicu sifilis dan menangani infeksi
Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang terjadi akibat infeksi bakteri. Penyakit ini dapat berpindah melalui kontak langsung dengan luka pada kulit atau membran mukosa dari penderitanya ke orang lain. Sebagai jenis infeksi bakteri, sifilis dapat ditangani dengan antibiotik. Apa pilihan antibiotik untuk sipilis?

Apa pilihan antibiotik untuk sipilis?

Rekomendasi antibiotik untuk sipilis adalah penisilin, terutama jenis spesifik yang disebut penisilin G benzathine. Penisilin terbukti efektif untuk membunuh bakteri pemicu sifilis yang disebut Treponema pallidum dan bisa diberikan di tahap berapa pun fase penyakit ini dialami pasien.Apabila infeksi sudah terjadi kurang dari setahun, dokter mungkin akan memberikan satu injeksi penisilin agar pasien bisa sembuh. Namun, jika infeksi sudah terjadi lebih dari setahun, dokter akan memberikan lebih dari satu injeksi penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis.Selain dapat membunuh bakteri penyebab infeksi ini, antibiotik penisilin juga dapat mencegah masalah lain yang berisiko terjadi pada beberapa pasien. Namun, walau dapat mengobati, penting untuk diingat bahwa penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis tidak dapat memulihkan kerusakan yang sudah terjadi akibat infeksi menular seksual ini.Antibiotik seperti penisilin juga menjadi satu-satunya golongan obat yang dapat menangani sifilis. Tidak ada obat bebas atau obat herbal yang bisa menyembuhkan infeksi menular seksual tersebut. 

Efek samping penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis

Penisilin merupakan obat keras yang hanya bisa diresepkan oleh dokter. Sebagai obat keras, penisilin pun dapat memicu beberapa efek samping yang harus diperhatikan. Efek samping penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis, termasuk:
  • Kenaikan suhu tubuh
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi atau otot
  • Mual
  • Menggigil
Apabila Anda merasakan efek samping setelah mengonsumsi penisilin, gejala yang dirasakan biasanya hanya berlangsung selama 24 jam. Beberapa gejala dari efek samping juga dapat diatasi dengan parasetamol. Apabila efek samping penisilin terasa berat bagi Anda, segera hubungi dokter.

Perhatikan ini setelah terdiagnosis sifilis dan mengonsumsi penisilin

Saat terdiagnosis positif sifilis, dokter akan meresepkan antibiotik penisilin
Bila Anda terdiagnosis positif sifilis, Anda akan diresepkan penisilin
Saat mengonsumsi penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis, dua hal berikut ini harus Anda perhatikan:

1. Tidak berhubungan seks selama terapi dengan penisilin

Setelah diresepkan penisilin sebagai antibiotik untuk sipilis, Anda harus menghentikan segala bentuk aktivitas seksual, termasuk vaginal, oral, anal, bahkan kontak kulit. Aktivitas seksual harus dihentikan minimal dua minggu setelah penisilin habis dikonsumsi. Apabila Anda berhubungan seks saat terapi masih berlangsung, Anda berisiko kembali terinfeksi atau malah menularkan infeksi yang diderita kepada orang lain.

2. Memberi tahu pasangan 

Selain absen dari segala jenis aktivitas seksual, Anda juga harus memberi tahu pasangan mengenai status Anda agar pasangan juga bisa segera melakukan pemeriksaan (dan mungkin mendapatkan penanganan). Ingat bahwa infeksi sifilis yang tidak ditangani dapat memicu masalah yang serius. Jika Anda terlibat dalam perilaku gonta-ganti pasangan seksual, Anda juga disarankan untuk memberi tahu pasangan sebelumnya. Anda bisa memberitahukan individu yang terlibat dalam aktivitas seksual bersama Anda dalam kurun waktu tiga bulan hingga satu tahun ke belakang. 

Komplikasi sifilis jika tidak diobati

Melakukan pengecekan dan mendapatkan antibiotik untuk sipilis penting untuk mencegah komplikasi. Terdapat beberapa komplikasi sifilis jika tidak ditangani, termasuk:
  • Benjolan kecil atau tumor di kulit, hati, tulang, dan organ lain. Benjolan ini disebut gumma yang bisa terbentuk saat fase akhir sifilis.
  • Gangguan sistem saraf, termasuk sakit kepala, stroke, meningitis, kehilangan pendengaran, gangguan penglihatan, demensia, kehilangan sensitivitas terhadap nyeri dan suhu, impotensi pada pria, dan kehilangan kontrol kemih. 
  • Gangguan di sistem jantung dan pembuluh darah
  • Infeksi HIV
  • Komplikasi kehamilan dan persalinan bagi ibu hamil

Catatan dari SehatQ

Rekomendasi antibiotik untuk sipilis adalah penisilin. Penisilin efektif untuk membunuh bakteri pemicu sifilis dan menangani infeksi. Bila Anda masih memiliki pertanyaan terkait penanganan sifilis dan infeksi menular seksual lain, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh di Appstore dan Playstore untuk memberikan informasi seksualitas terpercaya.
penyakit kelaminantibiotiksifilispenicillin
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/syphilis/guide/treatment
Diakses pada 26 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/syphilis
Diakses pada 26 Oktober 2020
National Health Service. https://www.nhs.uk/conditions/syphilis/treatments
Diakses pada 26 Oktober 2020
Web MD. https://www.webmd.com/sexual-conditions/treatment-syphilis
Diakses pada 26 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait