Menyikapi Suami yang Sudah Tidak Mencintai Istri Lagi, Haruskah Bercerai?

(0)
17 Jan 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu cara menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi adalah mencari penyebabnyaAda beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat suami menyatakan sudah tidak cinta lagi
Memiliki suami yang setia dan mencintai dengan tulus adalah idaman banyak wanita. Sayangnya, tidak semua pria bisa menjadi suami yang demikian. Tidak jarang ada kasus di mana suami tidak lagi mencintai istrinya hingga bahkan berselingkuh. Lantas, bagaimana menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi? Mungkinkah mempertahankan rumah tangga dalam kondisi demikian?Menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi tidaklah mudah. Khususnya, jika istri masih mengharapkan cinta suaminya dan ingin mempertahankan rumah tangga. Namun, mempertahankan hubungan sendirian sangat sulit dilakukan. Diperlukan cara khusus untuk menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi.

5 cara menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi

Dengan usaha yang tepat, bukan mustahil cinta yang hampir mati bisa dihidupkan kembali. Sebelum menyerah, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi.

1. Tetap mencintai tanpa syarat

Jika suami masih setia, terlepas bahwa dia mengatakan sudah tak cinta lagi, cobalah untuk bertahan dan mencintainya tanpa syarat. Pahami kondisinya dan urus keperluannya seperti biasa. Curahkan kasih sayang Anda dengan tulus untuk suami yang dikasihi.Bisa saja salah satu penyebab suami tidak lagi cinta karena dia merasa Anda yang sudah terlebih dahulu berhenti mencintainya. Seiring waktu, sikap tulus Anda dalam mencintainya akan dapat menyentuh hatinya sekali lagi.

2. Temukan penyebabnya

Pasti ada alasan yang menyebabkan suami tidak mencintai istrinya lagi. Mulailah introspeksi diri dan temukan penyebab yang dapat berkontribusi pada hilangnya rasa cinta dalam hubungan. Anda mungkin dapat menyadarinya sendiri atau memerlukan konselor pernikahan untuk menyadari masalahnya.Akan lebih baik jika Anda dapat berkomunikasi dan bertanya secara langsung pada suami apa yang menyebabkan perasaan cintanya menghilang. Untuk menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi, Anda mungkin dapat mulai mengubah cara berinteraksi, merespons, atau berbicara dengannya.

3. Tetap menghormati

Menjaga sikap saling menghormati sangatlah penting di dalam rumah tangga, khususnya bagi pria. Jika suami sudah merasa tidak dihormati, bisa jadi ia merasa tidak dicintai lagi. Maka dari itu, tunjukkan sikap hormat kepadanya sebagai cara menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi.Setiap orang punya kesalahan dan kelemahan. Jika suami tidak melakukan tindakan-tindakan di luar batas, seperti kekerasan verbal atau kekerasan fisik, maka hormatilah perasaannya. Tetaplah bersamanya jika Anda masih mencintainya.Cobalah untuk berinteraksi dengan penuh hormat dan kasih sayang. Lakukan hal ini selama beberapa bulan untuk melihat ada perubahan atau tidak. Mungkin rasa cinta yang sebelumnya hadir dapat tumbuh kembali.

4. Bersikap menghargai

Dianggap penting, diakui, dan dihargai merupakan beberapa sikap yang dapat membuat pria merasa dicintai. Namun, ada kalanya sikap itu luntur seiring waktu.Untuk menyikapi suami yang sudah tidak mencintai istri lagi, cobalah untuk menjaga lisan dan memberikan kritikan dengan cara yang baik sehingga ia merasa lebih dihargai.

5. Bersabarlah

Cinta bukanlah sesuatu yang tumbuh dalam semalam. Cinta dapat tumbuh perlahan seiring waktu. Begitu juga dengan cinta suami yang mulai memudar. Bukan hal mustahil jika cinta tersebut dapat kembali seiring waktu.Jika cinta Anda masih kuat untuk suami, maka bersabarlah dan tetap bersikap penuh kasih sayang samapi cinta tersebut kembali dalam diri suami. Tentunya sambil melakukan cara-cara lain yang telah dijelaskan sebelumnya.

Kapan saat yang tepat untuk memutuskan bercerai?

Mencintai suami yang sudah tidak memiliki perasaan sama, merupakan hal berat untuk sebagian besar wanita. Perceraian mungkin dapat dipertimbangkan apabila Anda dan suami telah berada dalam kondisi:
  • Hilangnya komitmen pada satu sama lain, di mana suami tak pernah lagi memprioritaskan keluarga atau meluangkan waktu untuk Anda.
  • Enggan bersentuhan.
  • Tidak tertarik bersikap atau berhubungan intim lagi.
  • Telah menjadi orang asing bagi satu sama lain.
  • Terdapat kekerasan verbal, fisik dan mental.
  • Anda telah melakukan cara-cara di atas selama 90 hari dan tidak ada perubahan berarti atau malah semakin buruk.
  • Sikap dan perbuatan suami membuat Anda sengsara atau benar-benar tidak bahagia.
Anda tentunya tidak disarankan terus bertahan dalam kondisi tidak dicintai selamanya. Apalagi jika Anda telah berusaha yang terbaik, tapi tidak ada usaha yang serupa dari suami.Anda harus ingat bahwa mengakhiri pernikahan tidaklah mudah. Namun, jika Anda meyakini bahwa itu adalah cara terbaik untuk mendapatkan kembali kebahagiaan, maka bicarakan hal ini dengan baik-baik dan putuskan segalanya dengan kepala dingin.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
rumah tanggamenjalin hubungan
Guy Stuff Counseling. https://www.guystuffcounseling.com/counseling-men-blog/bid/32537/My-Husband-Doesn-t-Love-Me-5-Things-You-Can-Do-About-It
Diakses 2 Januari 2020
Guy Stuff Counseling. https://www.guystuffcounseling.com/counseling-men-blog/bid/33997/my-husband-doesn-t-love-me-anymore-5-things-to-do-to-change-that
Diakses 2 Januari 2020
Divorce and Your Money. https://divorceandyourmoney.com/blogs/i-dont-love-you-anymore/
Diakses 2 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait