logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Mengenal Manfaat Minyak Kelapa Sawit untuk Kesehatan dan Risiko Bahayanya

open-summary

Minyak kelapa sawit adalah minyak yang diolah dari daging kelapa sawit. Minyak ini populer digunakan karena cenderung mudah didapat, harganya relatif murah, dan relatif stabil di suhu tinggi. Hanya saja, minyak kelapa sawit dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan kanker.


close-summary

28 Agt 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Minyak kelapa sawit bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak

Minyak goreng yang berasa dari buah kelapa sawit dianggap sebagai minyak yang cukup murah bila dibandingkan minyak lain

Table of Content

  • Kandungan minyak kelapa sawit
  • Manfaat minyak kelapa sawit untuk kesehatan 
  • Risiko kesehatan dari mengonsumsi minyak kelapa sawit
  • Catatan dari SehatQ

Minyak kelapa sawit menjadi bahan masak yang sangat dekat dengan keseharian kita.  Menjadi minyak goreng yang terkenal, Anda pun mungkin bertanya-tanya apa saja efek samping dan manfaat minyak kelapa sawit untuk kesehatan.

Advertisement

Minyak dari kelapa sawit merupakan minyak yang cukup ‘murah’ dibandingkan minyak lain. Kegunaan minyak kelapa sawit yang utama adalah menjadi minyak goreng atau minyak sayur nabati karena cenderung memiliki stabilitas yang baik pada suhu tinggi.

Minyak kelapa sawit memiliki rasa yang gurih dan dapat diterima lidah. Selain untuk menggoreng, minyak kelapa sawit terkadang ditambahkan ke makanan olahan, seperti selai kacang, sereal, dan margarin.

Baca Juga

  • Cara Membuat Salad Buah yang Sehat dan Rendah Kalori
  • Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Cuma Mitos atau Fakta?
  • 10 Cara Aman Menurunkan Trigliserida dalam Darah

Kandungan minyak kelapa sawit

Minyak kelapa sawit sering digunakan sebagai minyak goreng
Minyak kelapa sawit sering digunakan untuk menumis maupun menggoreng

Berikut ini kandungan nutrisi minyak kelapa sawit untuk setiap satu sendok makan:

  • Kalori: 114
  • Lemak: 14 gram
  • Lemak jenuh: 7 gram
  • Lemak tak jenuh tunggal: 5 gram
  • Lemak tak jenuh ganda: 1,5 gram
  • Vitamin E: 11% dari angka kecukupan gizi harian

Semua kalori minyak kelapa sawit berasal dari lemak. Lemak tersebut tersusun atas 50% asam lemak jenuh, 40% lemak tak jenuh tunggal, dan 10% asam lemak tak jenuh ganda. Jenis asam lemak jenuh dalam minyak kelapa sawit adalah asam palmitat, asam oleat, serta sedikit asam linoleat dan asam stearat.

Baca juga: Mengulik Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan

Manfaat minyak kelapa sawit untuk kesehatan 

Minyak kelapa sawit adalah salah satu minyak sayur nabati yang mengandung lemak jenuh dan tak jenuh. Bukan hanya mengandung lemak, manfaat minyak sawit juga didapatkan dari vitamin E, beta-karoten, hingga antioksidan.

Berikut berbagai manfaat kelapa sawit untuk kesehatan yang tidak boleh dilewatkan:

1. Menjaga kesehatan otak

Manfaat minyak kelapa sawit kerap dikaitkan dengan pemeliharaan kesehatan otak. Pasalnya, minyak kelapa sawit merupakan sumber tocotrienol, bentuk vitamin E yang memiliki efek antioksidan untuk kesehatan otak. 

Tocotrienol dalam kelapa sawit berpotensi untuk melindungi jenis asam lemak tak jenuh ganda di dalam otak. Bentuk vitamin E ini juga berpotensi untuk memperlambat perkembangan demensia, menurunkan risiko stroke, dan mencegah pertumbuhan lesi otak.

2. Sumber kandungan vitamin A

Manfaat minyak kelapa sawit lainnya adalah menjadi sumber vitamin A alami. Beberapa penelitian menunjukkan, menambahkan minyak kelapa sawit pada makanan dapat mengurangi risiko kekurangan vitamin A pada ibu hamil dan anak-anak.

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A harian, Anda bisa mengonsumsi 2 sendok makan minyak sawit per hari untuk anak-anak usia kurang dari 5 tahun, 3 sendok makan per hari untuk anak-anak usia di atas 5 tahun dan orang dewasa, serta 4 sendok makan per hari untuk ibu hamil.

Risiko kesehatan dari mengonsumsi minyak kelapa sawit

Penggunaan minyak kelapa sawit sering dikaitkan dengan risiko kesehatan yang mungkin timbul, misalnya:

1. Berisiko menyebabkan penyakit jantung

Riset terkait efek minyak kelapa sawit terhadap kesehatan jantung cenderung bercampur. Beberapa studi menemukan minyak ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung, namun studi-studi lain melaporkan temuan sebaliknya.

Misalnya, sebuah riset yang mengkaji 51 studi menemukan bahwa kolesterol total dan kolesterol jahat atau LDL mengalami penurunan pada orang yang mengikuti pola diet dengan minyak kelapa sawit – dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi lemak trans dan asam laurat.

Beberapa riset lain juga menemukan hal serupa bahwa minyak kelapa sawit berpotensi untuk menurunkan kolesterol jahat atau LDL dan kolesterol total.

Namun sebaliknya, beberapa studi mendapatkan temuan yang berlawanan. Misalnya, dalam sebuah riset yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition, ditemukan bahwa kadar LDL atau kolesterol jahat meningkat setelah mengonsumsi minyak kelapa sawit. 

Karena temuan yang berlawanan di atas, kita disarankan agar mengonsumsi minyak kelapa sawit secara wajar dan tak berlebihan. Hindari pula pemakaian berulang minyak kelapa sawit yang telah dipanaskan. Sebuah riset menemukan bahwa pemakaian berulang dapat menurunkan efek antioksidannya dan memicu penyakit jantung akibat penimbunan plak di pembuluh darah.

2. Menjadi penyebab kanker

Kontroversi minyak kelapa sawit lainnya yakni dikaitkan dengan risiko kanker. Menurut European Food Safety Authority (EFSA), minyak kelapa sawit dapat menyebabkan kanker saat diproses pada suhu tinggi. 

Pengolahan minyak sawit dapat membentuk senyawa yang disebut glycidyl fatty acid esters (GEs). Saat dicerna tubuh, GE dapat pecah dan melepaskan senyawa lain yang disebut glycidol.

Dalam studi pada hewan, glycidol memiliki efek karsinogenik dan berisiko memicu kanker pada manusia. Studi lanjutan diperlukan untuk menguatkan temuan ini. Bagaimanapun, bijak dalam mengonsumsi minyak kelapa sawit tetap perlu dipertimbangkan.

Baca juga: 2 Teknik Menggoreng Tanpa Minyak yang Antikolesterol

Catatan dari SehatQ

Minyak kelapa sawit amat dekat dengan ritual memasak makanan sehari-hari. Namun, karena beberapa riset mengaitkan minyak ini dengan kanker dan masalah jantung, menggunakannya dengan bijak tetap disarankan.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar manfaat minyak kelapa sawit dan kandungan gizinya, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

makanan sehatnutrisimakanan tidak sehatkolesterol

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved