Olahan Makanan dari Singkong yang Nikmat dan Bikin Kenyang

(0)
Olahan makanan dari singkong tidak hanya menyehatkan tetapi juga mengenyangkanOlahan makanan dari singkong bisa jadi camilan sehat untuk dinikmati bersama keluarga
Singkong dikenal sebagai salah satu jenis makanan pokok di Indonesia. Selain mudah didapat, singkong merupakan bahan makanan yang menyehatkan karena mengandung rendah lemak dan tinggi karbohidrat. Anda ingin membuat makanan dari singkong? Yuk, coba aneka resep olahan dari singkong dalam artikel berikut ini. 

Kandungan nutrisi singkong

Singkong mengandung banyak karbohidrat, vitamin, dan juga mineral. Kandungan nutrisi dari 1 cangkir singkong sebelum diolah adalah:
  • Kalori: 330
  • Protein: 2,8 gram
  • Karbohidrat: 78,4 gram
  • Serat: 3,7 gram
  • Kalsium: 33 miligram
  • Magnesium: 43 miligram
  • Potasium: 558 miligram
  • Vitamin C: 42,4 miligram
Mengingat kandungan singkong yang paling banyak adalah karbohidrat, maka mengonsumsi olahan dari singkong perlu dengan tambahan protein. Selain dari umbinya, daun singkong juga bisa diolah menjadi sayur dengan kandungan protein tinggi.

Manfaat makan makanan dari singkong

Mencermati kandungan singkong di atas, tak ayal apabila ada berbagai manfaat mengonsumsi makanan dari singkong yang bisa dipetik. Lantas, apa saja manfaat makan makanan dari singkong?

1. Mengandung pati resisten

Makanan olahan dari singkong mengandung pati resisten (resistant starch) yang sifatnya serupa dengan serat larut dalam air. Lebih jauh lagi, pati resisten dapat memberi asupan bagi bakteri baik di pencernaan sekaligus mencegah peradangan. Selain itu, pati resisten juga membuat metabolisme tubuh kian baik sekaligus mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena kadar gula darah jadi terkendali. Bonusnya, rasa kenyang pun bertahan lebih lama sehingga asupan kalori tidak berlebihan.

2. Mengandung tinggi kalori

Olahan dari singkong mengandung tinggi kalori, yakni sebesar 112 kalori di setiap 100 gram sajiannya. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan umbi lainnya seperti kentang (76 kalori) dan buah bit (44 kalori). Itulah mengapa makanan dari singkong sangat populer.Meski demikian, tingginya kalori tetap perlu diantisipasi karena dapat memicu kenaikan berat badan berlebih hingga obesitas. Jadi, mengonsumsi makanan dari singkong sebaiknya dalam porsi secukupnya (73-113 gram) setiap porsinya.

3. Berfungsi sebagai antiradang

Kandungan singkong memiliki sifat antiradang sekaligus antioksidan. Singkong juga kerap digunakan dalam pengobatan alternatif untuk mengatasi diabetes, diare, kerontokan rambut, kemandulan, infeksi kulit, hingga kanker. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk membuktikan singkong sebagai cara efektif untuk mencegah atau mengatasi kanker.

4. Aman untuk penderita diabetes

Singkong mengandung serat yang sangat baik untuk pencernaan sekaligus mencegah konstipasi. Selain itu, olahan dari singkong juga bersifat probiotik. Artinya, dapat menjadi stimulus pertumbuhan bakteri probiotik baik dalam sistem pencernaan.Lebih lanjut, singkong juga mengandung indeks glikemiks 46, yakni lebih rendah dibanding olahan makanan dari pati lainnya. Ini berarti singkong tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah mendadak dalam tubuh.

Cara mengolah singkong dengan aman

Singkong memang menyehatkan dan mengandung berbagai macam nutrisi. Akan tetapi, Anda tetap perlu berhati-hati dalam mengolah makanan dari singkong. Sebab, makanan dari singkong yang tidak diolah sampai matang sempurna bisa meningkatkan risiko keracunan sianida, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Umumnya, orang-orang yang mengalami kekurangan nutrisi, terutama asupan protein, rentan mengalami kondisi ini. Nah, agar aman, berikut cara mengolah singkong yang perlu diperhatikan:
  • Mengupas kulitnya. Sebelum membuat makanan olahan dari singkong, pastikan mengupas kulitnya sampai bersih terlebih dahulu. Pastikan pula tidak ada kulit singkong yang tersisa. Pasalnya, kulit singkong mengandung banyak senyawa penghasil sianida. 
  • Merendam dalam air. Selanjutnya, rendam singkong yang telah dikupas kulitnya ke dalam air selama 2-3 hari. Ini bertujuan untuk memastikan makanan olahan dari singkong yang Anda konsumsi nantinya bebas dari kandungan senyawa kimia berbahaya. 
  • Memasak sampai matang. Singkong mentah lebih banyak mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memasaknya sampai benar-benar matang. Anda bisa memasaknya dengan cara direbus, dipanggang, dikukus, ataupun dibakar. 

Resep makanan olahan dari singkong yang nikmat dan mengenyangkan

Ada berbagai makanan olahan dari singkong yang nikmat dan mengenyangkan untuk disantap. Simak resep makanan olahan dari singkong selengkapnya di bawah ini. 

1. Sawut singkong

Sawut singkong adalah salah satu makanan olahan dari singkong yang bisa disantap bersama keluarga. Meski tampak sederhana, sawut singkong bisa jadi cemilan mengenyangkan untuk dinikmati saat sore hari. 
Sawut singkong adalah salah satu makanan olahan dari singkong yang bisa Anda coba
Sawut singkong (gambar hanya ilustrasi)
Bahan yang diperlukan:
  • 500 gram singkong 
  • 150 gr gula merah, sisir halus
  • 2 lembar daun pandan, potong-potong
  • 100 gram kelapa parut 
  • Garam secukupnya
Cara membuat:
  1. Pertama-tama, kupas kulit singkong sampai bersih. Bersihkan singkong yang telah dikupas dengan air mengalir, lalu parut singkong kasar-kasar.
  2. Jika sudah, tambahkan sejumput garam pada parutan singkong. Lalu, aduk sampai merata.
  3. Pindahkan parutan singkong tersebut dalam sebuah wadah, beri potongan daun pandan dan taburi irisan gula merah. 
  4. Kukus dalam sebuah kukusan panas hingga matang sempurna.
  5. Angkat dan sajikan sawut singkong dengan kelapa parut, yang sebelumnya sudah diberi sedikit garam dan dikukus sebentar.

2. Singkong Thailand

Singkong Thailand juga menjadi makanan olahan dari singkong berikutnya yang bisa Anda coba di rumah. Bagaimana cara membuatnya? 
Singkong Thailand adalah makanan olahan dari singkong berikutnya
Singkong Thailand (gambar hanya ilustrasi)
Bahan yang diperlukan:
  • 500 gram singkong 
  • 100 gram gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, potong-potong
Bahan saus:
  • 130 ml santan kelapa
  • ½ sdt garam
  • 500 gram air
Cara membuat:
  1. Kupas kulit singkong, cuci dengan air mengalir sampai bersih, lalu potong-potong berukuran sedang.
  2. Didihkan air dalam sebuah panci. Masukkan potongan singkong, daun pandan, dan garam ke dalamnya. Rebus singkong sampai setengah empuk.
  3. Jika singkong sudah setengah empuk, tambahkan gula pasir. Lalu, lanjutkan merebus singkong sampai benar-benar matang sempurna sambil diaduk-aduk perlahan.
  4. Setelah singkong empuk sempurna, angkat, dan pindahkan dalam wadah lain. 
  5. Selanjutnya, gunakan panci lain untuk membuat sausnya. Caranya, rebus santan, air, dan garam, lalu aduk-aduk sampai mendidih dan teksturnya menjadi kental.
  6. Untuk penyajiannya, letakkan singkong dalam sebuah mangkuk. Kemudian, siram dengan saus santan kental.  Singkong keju Thailand siap dihidangkan!

3. Stik singkong panggang

Olahan dari singkong berikutnya yang menarik untuk dicoba adalah stik singkong panggang. Camilan satu ini sudah pasti akan menjadi favorit anak-anak Anda di rumah. 
Olahan dari singkong berikutnya yang menarik dicoba adalah stik singkong panggang
Stik singkong panggang (gambar hanya ilustrasi)
Bahan yang diperlukan:
  • 2 buah singkong ukuran sedang, yang sudah dikupas dan dicuci bersih
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 2 sdt gula pasir
  • 1 sdt oregano kering
  • Merica bubuk secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Minyak zaitun secukupnya
Cara membuat:
  1. Potong singkong menjadi 2 bagian. Lalu, potong-potong setiap bagian singkong menjadi bentuk stik atau ukurannya setara dengan 5-7 sentimeter. 
  2. Rendam singkong dalam air selama 5-10 menit. Tiriskan singkong, lalu Anda dapat merebus atau mengukusnya sampai agak empuk selama 20-30 menit. 
  3. Bumbui singkong yang sudah direbus atau dikukus dengan garam, merica bubuk, gula pasir, oregano kering, dan bawang putih.
  4. Siapkan loyang yang sudah dioleskan minyak zaitun. Kemudian, tata singkong di atasnya. 
  5. Panggang singkong dalam oven bersuhu 218 Celsius selama 20-25 menit atau sampai permukaan singkong berwarna cokelat keemasan.
  6. Stik singkong panggang siap dihidangkan. Anda bisa menyajikan stik singkong dengan saus tomat, sambal, barbeque, mayones, atau mustard sesuai selera keluarga agar lebih nikmat. 

4. Singkong keju schotel

Umumnya schotel terbuat dari pasta makaroni, kini Anda bisa membuat schotel yang lebih sehat yang berasal dari olahan singkong. 
Olahan dari singkong bisa dibuat untuk schotel
Singkong schotel (gambar hanya ilustrasi)
Bahan yang diperlukan:
  • 500 gram singkong, yang sudah dikupas dan dicuci bersih
  • 75 gram keju cheddar parut
Bahan saus:
  • 1 sdm mentega
  • 30 gram bawang bombay, cincang
  • 75 gram daging ayam, cincang
  • 50 gram wortel, potong kecil-kecil
  • 5 buah buncis, potong kecil-kecil
  • 1 sdm tepung terigu
  • 250 ml susu cair segar
  • 3 sdm keju cheddar parut
  • ½ sdt merica bubuk
  • ½ sdt pala bubuk
  • 1 sdt garam
Cara membuat:
  1. Potong singkong berukuran sedang. Lalu, kukus singkong sampai empuk sempurna. Angkat dan tiriskan.
  2. Langkah selanjutnya adalah membuat saus. Caranya, tumis bawang bombay hingga layu dan harum.
  3. Masukkan daging ayam, aduk merata hingga berubah warna.
  4. Tambahkan wortel, buncis, aduk hingga layu. 
  5. Masukkan tepung terigu, aduk kembali secara merata.
  6. Masukkan susu cair, aduk merata sampai kental. 
  7. Tambahkan parutan keju, merica dan pala bubuk, serta garam. Aduk merata kembali.
  8. Susun sebagian potongan singkong yang sudah dikukus ke dalam mangkuk saji. Tuang saus kental yang sudah dimasak. 
  9. Lalu, lapisi kembali dengan singkong kukus. Lanjutkan dengan menuang saus kental, kemudian taburi dengan keju parut. 
  10. Panggang singkong dalam oven panas selama kurang lebih 20 menit lamanya. 
  11. Singkong keju schotel siap dihidangkan. 
Bagaimana olahan dari singkong di atas, mudah dicoba, bukan? Pastikan Anda mengolah makanan dari singkong dengan benar sesuai trik di atas dan mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Selamat mencoba!
makanan sehathidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/cassava#section8
Diakses pada 26 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323756#preparing-cassava-safely
Diakses pada 26 Mei 2020
Detik Food. https://food.detik.com/kue/d-1346090/resep-kue-sawut-singkong
Diakses pada 26 Mei 2020
Detik Food https://food.detik.com/resep-pembaca/d-1696323/resep-camilan-singkong-thailand
Diakses pada 26 Mei 2020
Mommys Home Cooking. https://mommyshomecooking.com/how-to-make-yucca-fries/
Diakses pada 26 Mei 2020
Detik Food. https://food.detik.com/kue/d-1685856/resep-camilan-schotel-singkong-keju
Diakses pada 26 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait