Menjelaskan Perbedaan antara Jalan dan Lari


Untuk menjelaskan perbedaan antara jalan dan lari, Anda bisa melihat dari sisi teknik melakukannya dan dampaknya bagi kebugaran tubuh. Jalan kaki lebih aman, tetapi manfaatnya tidak sebesar berlari.

(0)
24 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Menjelaskan perbedaan antara jalan dan lari dapat dilihat dari teknik dan dampaknyaJalan kaki dan lari punya perbedaan dari segi teknik dan dampaknya bagi tubuh
Jalan dan lari merupakan jenis olahraga yang dapat dipilih untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Keduanya termasuk ke dalam jenis olahraga kardio yang menyehatkan.Jika harus jelaskan perbedaan antara jalan dan lari, yang paling kelihatan adalah dari sisi tekniknya. Tidak hanya itu, olahraga jalan dan lari juga menghasilkan dampak yang berbeda bagi kesehatan tubuh.

Perbedaan teknik antara jalan dan lari

Secara teknis, perbedaan antara jalan dan lari bisa dilihat berdasarkan bagaimana melakukannya. Saat berjalan, kaki akan terus-menerus menyentuh tanah. Ketika posisi kaki pertama menyentuh permukaan tanah dengan jari kaki, kaki yang lainnya menempatkan tumit ke permukaan tanah di posisi lebih depan. Gerakan ini terus berulang secara berkesinambungan.Sementara saat berlari, kaki akan menyentuh permukaan tanah secara bergantian. Kaki akan melakukan lompatan saat bergerak maju. Seluruh bagian telapak kaki akan menumpu tubuh secara bersamaan di atas permukaan tanah. Hal ini dilakukan bergantian antara kaki kanan dan kiri.Ada posisi di mana tubuh sejenak melayang tanpa ditopang saat berlari. Dalam keadaan ini, kaki pertama baru saja meninggalkan permukaan tanah, sementara kaki kedua belum menapak di permukaan tanah.

Perbedaan antara jalan dan lari bagi kebugaran tubuh

Selain dari segi teknik, perbedaan antara jalan dan lari juga bisa dilihat dari dampaknya terhadap kebugaran tubuh.

1. Perbedaan intensitas

Olahraga lari lebih intens jika dibandingkan dengan jalan. Kebanyakan orang sudah mengetahui kalau olahraga dengan intensitas tinggi dapat menguras banyak energi sekaligus membakar lebih banyak kalori.Tahukah Anda kalau berlari dapat menguras tenaga dua kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan berjalan? Jumlah kalori yang dibakar juga otomatis lebih banyak jika dilakukan pada durasi yang sama.Untuk membantu menjelaskan perbedaan antara jalan dan lari dari sisi intensitas, berikut contoh yang bisa Anda simak:Jika berjalan dapat membakar sekitar 300 kalori dalam satu jam, maka berlari bisa membakar sekitar 800 kalori dalam durasi yang sama. Jadi, manfaat pembakaran lemak jauh lebih terasa jika Anda berlari ketimbang hanya berjalan.

2. Perbedaan impact (dampak)

Perbedaan antara jalan dan lari berikutnya terletak pada dampaknya. Semakin tinggi dampak sebuah olahraga, semakin besar kemungkinan terjadinya cedera.Berjalan merupakan jenis olahraga berdampak rendah. Namun, olahraga berjalan yang dilakukan dengan benar, dapat memberikan manfaat kesehatan yang serupa dengan berlari, tapi dengan risiko cedera lebih kecil.Di sisi lain, lari memiliki dampak yang tinggi karena Anda akan menghentakkan kaki dengan kuat ke permukaan tanah saat berlari. Hal ini dapat memberikan beban pada kaki dan persendian sehingga berpotensi menimbulkan risiko cedera yang lebih besar.Beberapa jenis cedera yang biasa terjadi akibat berlari, di antaranya keseleo, kram, terkilir, lecet, hingga memar. Untuk menghindari risiko cedera dan mengurangi dampaknya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
  • Pilih alas kaki yang sesuai dan nyaman dikenakan.
  • Lakukan pemanasan terlebih dahulu.
  • Pilih trek lari yang tidak memiliki banyak hambatan, misalnya di lapangan atau gelanggang olahraga.
  • Gunakan teknik berlari yang baik.

3. Perbedaan manfaat

Baik berjalan atau berlari, sama-sama memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Keduanya bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan kolesterol baik, dan kesehatan jantung yang lebih baik. Hanya saja, berjalan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk membuahkan manfaat tersebut jika dibandingkan dengan berlari.Untuk menjelaskan perbedaan antara jalan dan lari, Anda dapat melihat manfaat keduanya bagi stamina. Berlari dapat meningkatkan kondisi dan stamina yang lebih baik dibandingkan dengan berjalan. Orang yang rutin berlari bisa memiliki stamina lebih kuat dan tahan lama saat melakukan pekerjaan fisik.Meski berlari memberikan lebih banyak manfaat. Sebaiknya pilihlah jenis olahraga yang paling cocok menurut kemampuan dan kebutuhan Anda.Bagi penderita masalah kesehatan tertentu yang kondisinya bisa memburuk jika berlari, Anda lebih disarankan untuk berjalan. Namun, jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan lebih cepat, olahraga yang lebih efisien, dan meningkatkan stamina, maka berlari dapat menjadi pilihan.Jika Anda punya pertanyaan seputar olahraga yang baik untuk kesehatan tubuh, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
tips olahragalari
New Feel. https://www.newfeel.co.uk/advice/power-walking-and-runningwhats-difference-a_16798#
Diakses 10 Desember 2020
Live Healthy. https://livehealthy.chron.com/difference-between-walking-running-4202.html
Diakses 10 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait