Mengupas Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Menanganinya

(0)
27 Mar 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab mimisan pada anak dapat disebabkan masalah ringan atau besarAda banyak penyebab mimisan pada anak
Mimisan atau epistaksis adalah kondisi ketika pembuluh darah pada hidung pecah sehingga menyebabkan perdarahan. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak dan biasanya hanya berlangsung sebentar. Penyebab mimisan pada anak cukup beragam, mulai dari kebiasaan mengorek hidung hingga infeksi.Kebanyakan mimisan pada anak terjadi pada usia 2-10 tahun. Meski terkesan mengkhawatirkan, mengatasi mimisan pada anak bisa dilakukan dengan berbagai perawatan rumahan. Namun, sebagian kasus mimisan yang berat, berulang, atau tidak kunjung berhenti, akan memerlukan bantuan medis.

Penyebab mimisan pada anak

Penyebab mimisan pada anak umumnya merupakan mimisan anterior, yakni mimisan yang terjadi pada bagian depan hidung. Bagian ini memiliki banyak pembuluh darah kecil yang mudah pecah jika mengalami iritasi atau peradangan.Beberapa penyebab mimisan pada anak akibat Iritasi atau peradangan, di antaranya:
  • Mengorek hidung terlalu keras
  • Udara yang kering
  • Alergi
  • Cedera atau trauma pada hidung
  • Polip hidung
  • Infeksi yang memengaruhi saluran hidung, seperti flu, sinusitis, atau pilek
  • Penggunaan semprotan hidung berlebihan.
Hal-hal tersebut dapat menjadi penyebab anak sering mimisan, khususnya jika anak memiliki hidung yang sensitif atau alergi. Jika kejadian ini terus berulang, sebaiknya bawa anak ke dokter untuk menjalani pemeriksaan supaya penyebab anak sering mimisan dapat segera diketahui secara pasti. Tanyakan juga langkah-langkah pencegahannya sehingga kondisi sering mimisan pada anak bisa diatasi.Di samping itu, ada beberapa penyebab mimisan pada anak yang kasusnya lebih jarang terjadi, seperti kondisi kesehatan tertentu yang berkaitan dengan gangguan perdarahan atau pembekuan darah, beberapa jenis pengobatan, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga kanker.

Cara mengatasi mimisan pada anak

Cara mengatasi mimisan pada anak dapat dilakukan dengan sejumlah metode sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Berikut cara-cara yang bisa dijadikan sebagai obat mimisan pada anak:
  • Dudukkan anak dalam posisi punggung tegak dan agak miring sedikit ke depan.
  • Minta anak hembuskan udara keluar hidung sekali saja untuk membuang darah yang mungkin menggumpal.
  • Jepit bagian lunak pada ujung hidung bawah dengan kedua jari menggunakan tisu atau handuk bersih. Biarkan anak bernapas melalui mulut.
  • Pertahankan posisi tersebut sekitar 10 menit, walaupun perdarahan sudah berhenti.
    Saat Anda sedang melakukan cara mengatasi mimisan pada anak, hindari melakukan hal-hal di bawah ini:
  • Jangan membaringkan anak atau menengadahkan kepalanya ke belakang karena dapat membuat darah mimisan masuk ke tenggorokan dan tertelan. Hal ini dapat membuat anak batuk atau muntah.
  • Jangan menyumbat hidung anak menggunakan tisu atau menyemprotkan apa pun ke dalam lubang hidung.

Mengatasi mimisan tak kunjung sembuh

Jika setelah 10 menit mimisan masih berlangsung, Anda mungkin saja menekan bagian hidung yang salah. Anda dapat mencoba memindahkan posisi jari tangan atau menggunakan cara mengatasi mimisan pada anak berikut:
  • Masukkan kain kasa yang lembut ke dalam lubang hidung.
  • Jepit kembali hidung selama 10 menit.
  • Biarkan kasa berada di dalam lubang hidung selama 10 menit tanpa dijepit sebelum dibuang.
Jika setelah lebih dari 20 menit mimisan masih berlangsung, segera kunjungi klinik atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan atau obat mimisan pada anak. Sementara itu, tetap jepit hidung hingga bertemu dengan dokter.

Cara mencegah mimisan pada anak

Humidifier mencegah mimisan
Humidifier dapat melembapkan udara sehingga bisa mencegah mimisan
Cara mencegah mimisan umumnya dilakukan dengan mencegah berbagai penyebab mimisan pada anak. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menghindari penyebabnya:
  • Cegah anak terpapar pemicu alergi. Jika kambuh, obati alergi dengan segera agar hidung tidak mengalami peradangan.
  • Potong kuku jari anak supaya tidak menimbulkan luka saat ia mengorek hidungnya.
  • Gunakan humidifier di kamar tidur untuk menjaga udara tetap lembap.
  • Gunakan semprotan hidung saline untuk menjaga kelembapan agar hidung tidak mudah iritasi, tapi jangan menggunakannya secara berlebihan.
  • Untuk mencegah penyebab mimisan pada anak karena cedera, gunakan alat pelindung yang sesuai saat berolahraga atau aktivitas lain yang berisiko menyebabkan cedera hidung.
Jika anak sering mimisan, mengalami perdarahan berat, atau tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera kunjungi klinik atau rumah sakit terdekat. Dokter dapat melakukan pemeriksaan mengenai penyebab kenapa anak sering mimisan dan menganjurkan penanganan yang paling tepat.Beberapa cara mengatasi mimisan pada anak yang mungkin dilakukan secara medis, yaitu mengoleskan perak nitrat atau membakar pembuluh darah yang pecah dengan kauter. Pada beberapa kasus, dokter mungkin perlu melakukan pembedahan untuk mengatasi masalah pembuluh darah yang jadi penyebab anak sering mimisan.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan anak, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
penyakit anakmimisan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324536#prevention
Diakses 13 Maret 2021
Healthcare Utah. https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_ja3dngow
Diakses 13 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait