Mengupas Khasiat Kencur untuk Batuk, Manjur atau Mitos Belaka?

Banyak orang yang memercayai manfaat kencur untuk batuk
Kencur dipercaya dapat atasi batuk

Isu virus corona yang kian santer terdengar membuat banyak orang jadi lebih memerhatikan kesehatannya. Batuk yang sebelumnya menjadi penyakit biasa yang umum terjadi, mendadak jadi ditakuti karena merupakan salah satu gejala infeksi virus corona.

Sebelum merasa panik saat mengalami batuk, ada banyak pengobatan batuk yang bisa Anda coba, baik dalam bentuk obat-obatan dari dokter hingga beragam pengobatan alami. Salah satu obat alami yang populer untuk mengatasi batuk adalah kencur, sebenarnya seberapa efektif kencur untuk batuk?

Kencur sebagai obat batuk alami

Kencur, yang memiliki nama ilmiah Kaempferia galanga L, adalah tanaman obat yang diyakini sebagai tanaman obat yang manjur untuk meredakan berbagai penyakit. Di Tiongkok dan India, kencur telah lama digunakan untuk mengobati gangguan pernapasan pada anak, rematik, bisul, demam, infeksi tenggorokan, hingga batuk rejan.

Secara tradisional, kencur dipercaya memiliki khasiat sebagai obat batuk dan gatal-gatal pada tenggorokkan. Dalam sebuah penelitian, khasiat tersebut diujikan pada hewan penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa kencur memiliki kemampuan sebagai antitusif yang dapat menekan batuk dengan menurunkan aktivitas pusat batuk di otak dan menekan respirasi.

Sedangkan dalam Journal of Medicinal Plant Studies, disebutkan bahwa bagian rimpang dan akar dari kencur memiliki sifat ekspektoran yang baik untuk batuk. Rimpang dan akar kencur untuk batuk bekerja dengan cara memicu pengeluaran dahak dari saluran pernapasan dengan merangsang selaput lendir lambung.

Secara refleks, aktivitas tersebut akan meningkatkan pengeluaran lendir di saluran napas sehingga dapat menurunkan tingkat kekentalan dan mempermudah pengeluaran dahak. Batuk pun bisa lebih cepat sembuh.

Ragam resep kencur untuk batuk

Berikut berbagai cara mengolah kencur untuk batuk yang banyak dipercaya oleh masyarakat:

1. Sari kencur

Jika tanda-tanda batuk sudah mulai muncul, Anda bisa segera mengonsumsi larutan kencur untuk menyembuhkannya. Caranya, cuci akar kencur, lalu kupas dan parut. Letakkan parutan kencur di atas kain dan peras untuk mendapatkan sari-sarinya. Minum sari kencur tersebut sebanyak tiga kali sehari sampai gejalanya mereda.

2. Kencur madu

Siapkan rimpang kencur untuk dijadikan bubuk. Usai dijadikan bubuk, campur bahan tersebut dengan madu. Campuran kencur dan madu adalah ekspektoran yang baik digunakan jika jenis batuk Anda adalah batuk berdahak. Selain itu, minyak yang didapat dari perasan rimpang kencur juga dapat dioleskan di daerah atas hidung untuk meringankan hidung tersumbat.

3. Air kencur dan jeruk nipis

Campuran air kencur dan jeruk nipis dipercaya dapat meringankan batuk, sakit tenggorokan, dan membersihkan suara. Cara membuatnya sangat mudah, cukup campurkan ekstrak kencur dengan air panas, lalu tambahkan perasan jeruk nipis.

4. Teh kencur

Resep kencur untuk batuk adalah dengan membuatnya menjadi teh. Kencur dapat dicampurkan sebagai bubuk yang berasal dari tumbukan akar kering kencur atau dikonsumsi langsung sebagai kencur utuh.

Bubuk kencur memiliki warna coklat kemerahan. Rasanya manis, pedas, dan sedikit pahit. Rasa kencur tidak setajam jahe dan ada sedikit rasa yang mirip dengan kayu manis sehingga masih enak untuk diseduh sebagai teh.

Berikut adalah resep teh kencur yang bisa Anda coba.

Bahan:

  • Akar kencur segar, kupas lalu iris atau potong
  • 400 ml air.

Cara buat:

  • Campurkan air dan kencur ke dalam panci lalu didihkan
  • Kurangi panas dan biarkan mendidih hingga 30 menit
  • Tiriskan/saring akar kencur
  • Teh kencur siap diminum.

5. Jamu kencur garam

Ramuan tradisional jamu yang mencampurkan kencur dengan garam sudah lama dikenal sebagai obat batuk berdahak. Mengonsumsi jamu kencur tersebut dapat membantu meredakan batuk berdahak lebih cepat.

Kandungan air garam dapat mengurangi dahak dan lendir di bagian belakang tenggorokan yang dapat mengurangi batuk. Selain itu, kencur memiliki sensasi hangat yang dapat menghangatkan tubuh dan melegakan pernapasan.  

Kapan Anda harus ke dokter

Jangan langsung panik dan dan takut jika Anda mengalami batuk akhir-akhir ini karena batuk sejatinya adalah respons alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan. Batuk dibutuhkan jika ada zat atau partikel asing yang perlu dikeluarkan dari dalam saluran pernapasan, juga untuk mencegah benda asing masuk ke saluran napas bawah.

Batuk yang terjadi sesekali bisa dianggap normal, namun jika sudah mengganggu, Anda dapat mencoba kencur untuk batuk sesuai resep di atas. Apabila batuk tak kunjung sembuh setelah lebih dari 3 minggu, apalagi disertai kondisi lain seperti demam, Anda sebaiknya memeriksakannya ke dokter untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Martin, E.A. 2007. Oxford Concise Medical Dictionary 7th Edition. New York: Oxford University Press.

Khare CP. 2004. Indian Herbal Remedies: Rational Western Therapy, Ayurvedic, and other Traditional Usage and Botany. Springer-Verlag, Berlin , 275.

DRUGS. https://www.drugs.com/npp/galangal.html
Diakses pada 14 Maret 2020

SEMANTICSCHOLAR.https://www.semanticscholar.org/paper/FOSFOLIPID-SEBAGAI-PEMBAWA-DARI-EKSTRAK-RIMPANG-Rullyansyah/7e507f6c9c29a6d3e94616201c7725e95da9e0f7
Diakses pada 14 Maret 2020

PLANTSJOURNAL. http://www.plantsjournal.com/archives/2016/vol4issue3/PartD/4-3-8-414.pdf
Diakses pada 14 Maret 2020

INDOINDIANS. https://www.indoindians.com/kencur-the-wonderful-herb-with-many-benefits/
Diakses pada 14 Maret 2020

HEALTHBENEFITSTIMES. https://www.healthbenefitstimes.com/galangal/
Diakses pada 14 Maret 2020

HELATHYHILDEGARD. https://healthyhildegard.com/what-is-galangal/
Diakses pada 16 Maret 2020

MEDICALNEWSTODAY. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322394
Diakses pada 16 Maret 2020

Artikel Terkait