Mengungkap Klenik Kedutan Mata Kanan Bawah dari Sisi Medis

Kedutan mata kanan bawah sering dikaitkan dengan klenik tertentu yang tidak terbukti kebenarannya
Mata kanan bawah dapat mengalami kedutan yang sering dikaitkan dengan hal mistis

Dunia medis hampir selalu memiliki jawaban atas fenomena di tengah masyarakat yang dianggap sebagai klenik atau hal-hal supranatural. Seperti kedutan mata kanan bawah, misalnya, yang dianggap sebagai pertanda baik karena Anda akan mendapat rejeki yang tidak disangka-sangka.

Padahal dalam dunia medis, mata kanan bawah kedutan sangat sering dijumpai dan biasanya tidak berbahaya. Para dokter atau ahli kesehatan juga mengenal kedutan mata kanan bawah sebagai kondisi yang disebut sebagai miokimia.

Miokimia adalah kedutan yang sebetulnya terjadi pada kelopak mata bagian atas atau bagian bawah, bukan bola mata. Biasanya, miokimia hanya terjadi pada salah satu mata dengan tingkat keparahan kedutan yang beragam, mulai dari tidak terasa sama sekali hingga sangat mengganggu.

Apa arti kedutan mata kanan bawah dalam dunia medis?

Berbeda dengan dunia gaib, dunia medis memandang kedutan mata kanan bawah sebagai hal yang normal saja. Anda pun mungkin sering mengalami kedutan, tapi kondisi ini jarang membuat Anda memeriksakan diri ke dokter, bukan?

Ya, pasalnya kedutan biasanya memang bukan hal yang harus dikhawatirkan. Mata kanan bawah kedutan bisa berlangsung hanya beberapa detik, tapi juga dapat bertahan selama beberapa jam bahkan hitungan hari, tapi lagi-lagi hal itu masih tergolong normal.

Dalam dunia medis, arti kedutan mata kanan bawah lebih kepada hal-hal yang bisa dijelaskan secara logika, misalnya:

  • Mata Anda mengalami iritasi
  • Terdapat tarikan otot di kelopak mata karena berbagai hal, misalnya terlalu lama menatap layar komputer atau gawai
  • Anda mengalami kelelahan dan kurang tidur
  • Adanya efek samping dari konsumsi obat tertentu
  • Anda mengalami stres
  • Terlalu banyak konsumsi alkohol, tembakau, bahkan kafein
  • Alergi terhadap benda tertentu di sekitar Anda yang menyebabkan tubuh melepas histamin yang membuat mata gatal, berair, dan berkedut.

Meski demikian, arti kedutan mata kanan bawah bisa jadi serius jika hal itu terjadi karena efek dari penyakit tertentu. Salah satu masalah pada otot kelopak mata yang sering dijumpai pada pasien kedutan mata kanan bawah akut adalah blefarospasme dan spasme hemifasial.

Blefarospasme diawali dengan kelopak mata yang sering berkedip dan kemudian mengakibatkan kelopak tersebut menutup. Meski ini adalah kasus kesehatan yang jarang terjadi, namun harus segera diatasi ketika gejala awal muncul. Kelopak mata bawah juga akan mengalami spasme alias mengendur sehingga kantong mata tampak sangat besar.

Kedutan mata kanan bawah yang disebabkan oleh blefarospasme akan mengakibatkan gangguan fungsi mata, seperti penglihatan kabur maupun mata jadi lebih sensitif terhadap cahaya. Masalah ini juga bisa menjadi makin parah dan menyebabkan spasme wajah, yang juga disebut dengan spasme hemifasial.

Spasme hemifasial ditandai dengan kedutan bukan hanya pada kelopak mata, namun juga nyaris di seluruh bagian dari salah satu sisi wajah Anda. Jika Anda mengalami kedutan seperti ini, segera periksakan diri ke dokter agar segera ditangani.

Menangani kedutan mata kanan bawah yang sangat mengganggu

Ketika mata kanan bawah kedutan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Pertama, pejamkan mata dan tidurlah ketika Anda sudah merasa lelah. Jika Anda merasa stres, lalukan aktivitas yang dapat kembali menyegarkan pikiran atau bila perlu ambil waktu cuti dari pekerjaan Anda dan berliburlah.

Bila kedutan mata kanan bawah yang Anda rasakan disebabkan gaya hidup, hindari konsumsi kafein, alkohol, dan jangan merokok. Sementara ketika mata Anda mengalami iritasi atau kering, gunakan obat tetes mata dan bila perlu periksakan diri ke dokter.

Meski bukan pilihan yang populer, Anda tetap bisa mengunjungi dokter dengan keluhan mata kanan bawah kedutan. Dokter mungkin akan merekomendasikan alternatif pengobatan sebagai berikut:

  • Obat tetes mata, misalnya untuk menghidrasi permukaan bola mata atau obat yang mengandung antihistamin untuk mengatasi rasa gatal dan kedutan mata kanan bawah.

  • Suntik botox (botulinum toxin), terutama jika kedutan Anda disebabkan oleh blefarospasme. Tetapi, suntik botoks hanya akan bertahan beberapa bulan dan Anda harus mengulangi prosedur yang sama jika efeknya menghilang.

Sebagai opsi terakhir, dokter mungkin harus melakukan operasi perbaikan otot dan saraf di sekitar kelopak mata (miektomi), jika opsi pengobatan di atas tidak menghentikan kedutan Anda yang mengganggu. Operasi ini juga bisa mengatasi arti kedutan mata kanan bawah yang serius, seperti blefarospasme dan spasme hemifasial.

All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/eye-twitching.htm
Diakses pada 19 Desember 2019

American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/how-to-stop-eye-twitching
Diakses pada 19 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/eye-twitching/basics/definition/sym-20050838
Diakses pada 19 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/eyelid-twitch
Diakses pada 19 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed