Mengubah Diri agar Cocok dengan Teman, Ini Ciri Kepribadian Ganda?

Kepribadian ganda adalah gangguan mental, sedangkan mengubah kepribadian tidak
Kepribadian ganda dan mengubah diri karena ingin diterima di pergaulan adalah hal yang sangat berbeda

Merasa ingin diterima oleh lingkungan pergaulan adalah hal yang manusiawi. Namun terkadang, untuk bisa diterima di lingkungan tertentu, kita perlu mengubah sedikit pemikiran, sifat, maupun penampilan. Tidak sedikit, orang yang melihat perubahan diri tersebut sebagai ciri kepribadian ganda. Benarkah?

Gangguan kepribadian ganda sendiri sebenarnya adalah istilah lama. Saat ini, kondisi tersebut telah berubah nama menjadi gangguan identitas disosiatif (GID). Tidak semua orang yang menunjukkan pribadi berbeda dari biasanya, memiliki kondisi ini.

Ada perbedaan yang sangat mendasar, antara ingin merasa diterima di pergaulan dengan kondisi yang masuk ke dalam gangguan mental ini.

[[artikel-terkait]]

Perubahan kepribadian sebagai bentuk kepribadian ganda


Sebagai manusia, keinginan untuk bisa diterima oleh lingkungan sekitar secara sosial merupakan salah satu kebutuhan dasar dalam hidup. Tidak jarang, agar bisa masuk ke dalam suatu lingkar pergaulan, secara tidak sadar manusia berubah sedikit demi sedikit kepribadian kita agar memiliki standar yang sama dengan orang-orang di dalamnya.

Standar berpakaian, cara bicara, hingga perilaku, bisa diubah, agar cocok dengan lingkar pergaulan yang ingin kita masuki. Terlepas dari dampak yang ditimbulkan, hal ini hanyalah salah satu langkah yang dilakukan demi keuntungan hidup.

Kepribadian ganda, sebaliknya, merupakan kondisi yang kemunculannya tidak memberikan keuntungan apapun. Kondisi ini lebih mengarah pada bentuk pelarian seseorang untuk pergi dari “dunia nyata” yang dianggap kental dengan hal traumatis dan menyakitkan.

Orang-orang dengan kepribadian ganda, umumnya memiliki riwayat sebagai korban kekerasan, baik secara fisik, emosional, atau bahkan seksual. Riwayat tersebut akhirnya mendorong mereka membuat suatu dunia baru, dengan identitas baru, yang tidak berkaitan sama sekali dengan kesehariannya, agar merasa lebih tenang dan aman.

Apa yang bisa dilakukan untuk membantu orang dengan kepribadian ganda?

Jika ada kerabat maupun orang terdekat yang memiliki ciri kepribadian ganda seperti di atas, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini, sebagai bentuk dukungan.

1. Berusaha bersabar dan mengerti kondisinya

Orang yang memiliki kepribadian ganda, belum tentu bisa merespons dengan baik saat berinteraksi dengan Anda. Tanyakan kepadanya mengenai hal yang bisa Anda lakukan, untuk membantunya.

Namun, tetap harus ingat, bahwa ia bisa saja tidak bisa memberikan jawaban yang jelas dan memaparkan perasaan serta pikirannya. Jika ia bersedia bercerita mengenai kondisi yang dialaminya, jadilah pendengar yang baik.

2. Bantu ia mendapatkan dukungan yang tepat

Berkonsultasi dengan terapis merupakan langkah pertama yang bisa dilakukan, agar kondisi ini bisa dikontrol. Bantu ia untuk mencari dan menemukan terapis yang tepat, dan dampingilah sebelum dan setelah sesi terapi selesai.

3. Pikirkan cara untuk menghadapi jenis kepribadian yang berbeda

Saat seseorang mengalami perubahan kepribadian, akan sulit untuk menyesuaikan perlakuan Anda dengan pribadinya saat itu. Saat hal ini terjadi, Anda mungkin perlu mencari cara untuk menghadapi masing-masing kepribadian.

4. Cari cara untuk menjaganya tetap aman

Mengenali hal yang bisa menjadi pemicu kambuhnya kondisi ini, bisa membantu Anda untuk melindungi orang dengan kepribadian ganda dari hal tersebut. Orang dengan kepribadian ganda juga memiliki kecenderungan untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri sehingga Anda juga perlu lebih memerhatikan kondisinya.

Selama membantu orang dengan kepribadian ganda, Anda juga perlu memerhatikan keamanan diri Anda sendiri. Berdiskusilah dengan terapis yang menanganinya, mengenai cara yang paling tepat untuk membantu orang dengan kepribadian ganda, dan tetap jaga keamanan diri sendiri.

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/brainstorm/201607/we-all-want-fit-in
Diakses pada 25 Juni 2019

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-the-need-to-belong-2795393
Diakses pada 25 Juni 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9792-dissociative-identity-disorder-multiple-personality-disorder
Diakses pada 25 Juni 2019

Mind. https://www.mind.org.uk/information-support/types-of-mental-health-problems/dissociation-and-dissociative-disorders/for-friends-and-family/#.XRHPgugzbIU
Diakses pada 25 Juni 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed