Mengoptimalkan Nutrisi Ibu Hamil Kembar, Bagaimana Caranya?

Kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar memang lebih besar karena bayi yang dikandung lebih dari satu
Kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar lebih besar

Pemenuhan nutrisi ibu sebelum dan saat hamil sangat berpengaruh pada kesehatan bayi. Kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar memang lebih besar, mengingat jumlah bayi yang dikandung lebih dari satu. Cadangan nutrisi ibu juga menjadi lebih cepat berkurang. Oleh karena itu, mengoptimalkan nutrisi ibu hamil sangat penting untuk mengurangi potensi komplikasi yang mungkin terjadi pada kehamilan kembar.

Jumlah plasenta dalam kehamilan kembar pun turut berpengaruh. Kehamilan kembar dengan satu plasenta lebih berisiko daripada kehamilan kembar dengan dua plasenta. Hamil kembar bisa menyebabkan pertumbuhan janin yang tidak seimbang.

Dengan tercukupinya kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar, kondisi tersebut diharapkan bisa dicegah. Namun ada satu pengecualian, pertumbuhan janin yang tidak seimbang akibat twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS) tidak dapat dicegah melalui optimalisasi nutrisi.

Tujuan dalam mengoptimalkan nutrisi ibu hamil kembar

Pemenuhan nutrisi ibu hamil tentunya memiliki tujuan tertentu. Berikut adah berbagai tujuan yang ingin dicapai dalam mengoptimalkan nutrisi ibu hamil kembar:

  1. Optimalisasi tumbuh kembang janin
  2. Mengurangi komplikasi kehamilan
  3. Mencegah prematuritas
  4. Mencegah pertambahan berat badan ibu yang berlebih

Pertambahan berat badan

Pertambahan berat badan rata-rata ibu yang hamil kembar adalah sekitar 18-22 kg. Pada kehamilan kembar tiga atau lebih, kenaikan berat badan berkisar antara 25-27 kg. Berikut adalah rincian kenaikan berat badan ibu hamil kembar:

  • 4-6 kg pada trimester pertama
  • 2-2,2 kg per bulan selama trimester kedua dan ketiga
  • Jika sebelum hamil ibu kelebihan berat badan, maka kenaikan berat yang cukup adalah 13,5-17,5 kg
  • Jika sebelum hamil ibu kekurangan berat badan, maka kenaikan berat badan harus lebih dari rekomendasi di atas

[[artikel-terkait]]

Rekomendasi diet untuk ibu hamil kembar

American Dietetic Association (2002) merekomendasikan kecukupan diet per hari untuk ibu hamil kembar dengan indeks massa tubuh yang normal. Rekomendasi ini mungkin bisa digunakan untuk menyeimbangkan nutrisi ibu hamil kembar.

  • Karbohidrat (nasi, roti, sereal) 6 porsi
  • Protein (daging, ikan, ayam, telur) 3 porsi
  • 1 cangkir sayur mentah atau 2 cangkir sayur matang
  • 1 cangkir buah
  • 1 cangkir produk olahan susu atau sumber kalsium lainnya

1. Zat Besi

Kebutuhan zat besi ibu hamil kembar meningkat dua kali lebih banyak sehingga ibu lebih rentan mengalami anemia defisiensi besi. Kebutuhan zat besi penting untuk dipenuhi karena dampak anemia tidak hanya memengaruhi ibu, tetapi juga bayi mereka.

Sumber zat besi yang baik untuk ibu hamil kembar, di antaranya:

  • Daging merah
  • Ayam dan ikan
  • Kacang-kacangan
  • Hati hewan
  • Sayuran berwarna hijau

Zat besi dari sumber nabati lebih sulit diserap oleh tubuh. Untuk membantu penyerapan zat besi, konsumsi sumber vitamin C (misalnya tomat) bersamaan saat makan. Hindari teh, kopi, atau susu karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

2. Kalsium

Konsumsi 3-5 porsi sumber kalsium per hari dari bahan-bahan berikut:

  • Produk susu, terutama yang diperkaya dengan kalsium
  • Ikan yang tulangnya dapat dimakan, misalnya salmon, sarden, bandeng
  • Susu soya yang difortifikasi
  • Kacang-kacangan
  • Sayuran hijau tua

Jika dalam sehari target 3 porsi tidak tercapai, mungkin diperlukan tambahan suplementasi kalsium.

3. Vitamin

  • Konsumsi asam folat terutama sebelum kehamilan untuk mencegah kelainan pembentukan saraf bayi
  • Suplemen multivitamin mungkin diperlukan jika ibu mengalami mual muntah berat dan tidak dapat makan dengan cukup. Hindari suplemen yang mengandung retinol.
  • Ibu hamil dengan muntah berlebih seringkali diberi suplemen tiamin
  • Kebutuhan vitamin C dapat dipenuhi dengan mengonsumsi buah dan sayur setiap hari
  • Vitamin D sinar matahari adalah sumber vitamin D yang paling baik

Rekomendasi di atas adalah panduan umum. Sebaiknya masing-masing ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan ataupun ahli gizi untuk mendapatkan panduan diet yang lebih sesuai.

Goodnight W, Newman R. Optimal nutrition for improved twin pregnancy outcome. Obstetrics&Gynecology. 2009;114(5): 1121-34. http://www.mfmsm.com/media_pages/MFM-Optimal-nutrition-for-improved-twin-pregnancy.pdf
Diakses pada Mei 2019

Canterbury District Health Board. https://www.healthinfo.org.nz/patientinfo/201276.pdf
Diakses pada Mei 2019

Luke B. Nutrition and multiple gestation. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0146000505000868?via%3Dihub
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed