Mengobati Mastitis Tanpa Operasi Bisa Dilakukan, Ini Penjelasannya!

Cara mengobati mastitis tanpa operasi bisa dilakukan apabila kondisi yang dialami tidak parah
Mastitis membuat payudara terasa sakit

Infeksi payudara atau mastitis seringkali terjadi pada masa menyusui. Ibu menyusui yang mengalami mastitis akan merasakan berbagai gejala yang terasa menyakitkan dan membuat tidak nyaman pada payudara mereka, apalagi saat memberikan ASI.

Tidak hanya melalui operasi, cara mengobati mastitis tanpa operasi juga bisa dilakukan tergantung pada tingkat keparahannya. Anda bahkan bisa melakukan perawatan di rumah apabila mastitis yang dialami tidak parah. Lantas, apa saja perawatan mastitis di rumah yang dapat dilakukan?

Apa itu mastitis?

Mastitis merupakan suatu kondisi di mana jaringan payudara membengkak atau meradang secara tidak normal. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada saluran payudara. Mastitis paling sering terjadi selama masa menyusui, bahkan hampir seluruh wanita yang menyusui mengalami kondisi ini.

Mastitis terjadi ketika bakteri dari mulut bayi memasuki saluran susu melalui celah di puting susu. Masuknya bakteri menyebabkan terjadinya infeksi dan radang payudara yang menyakitkan. Infeksi payudara paling sering terjadi pada waktu 1-3 bulan setelah melahirkan, namun juga bisa muncul pada wanita yang belum melahirkan ataupun setelah menopause.

Seiring perkembangannya, infeksi payudara ini dapat menyebabkan pembentukan abses payudara. Abses ini merupakan sekumpulan nanah yang terdapat dalam jaringan payudara.

Tanda dari abses payudara adalah adanya benjolan lembut di payudara yang tidak mengecil  setelah menyusui (bila letaknya terlalu dalam, maka Anda tidak dapat merasakannya), benjolan dapat digerakan, nanah mengalir dari puting susu, demam terus-menerus, dan gejala tidak membaik dalam waktu 48-72 jam.

Saat terkena infeksi payudara (mastitis), muncul gejala-gejala yang dapat Anda rasakan. Gejala-gejala tersebut meliputi:

  • Payudara membesar atau membengkak
  • Kemerahan, nyeri atau terasa hangat pada payudara
  • Gatal di jaringan payudara
  • Luka di puting atau sekitar kulit payudara
  • Pegal-pegal
  • Kelelahan
  • Demam, bahkan hingga mengigil

Mastitis yang tidak diobati akan semakin memburuk dan parah. Oleh sebab itu, kondisi ini tentu harus segera diatasi.

Mengobati mastitis tanpa operasi

Ketika mengalami tanda-tanda mastitis, Anda tentu harus memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Namun, Anda mungkin merasa takut jika mastitis yang Anda alami perlu dioperasi.

Operasi mastitis diperlukan jika dalam jaringan payudara Anda telah terbentuk abses. Abses ini harus disedot hingga hilang. Pada operasi mastitis, dokter akan membentuk sayatan kecil untuk mengeringkan abses yang terbentuk akibat infeksi.

Jika tidak ada abses yang terbentuk dalam payudara, Anda dapat mengobati mastitis tanpa operasi. Mastitis ringan tanpa abses dapat diobati dengan antibiotik resep oral. Cephalexin dan dicloxacillin adalah dua dari antibiotik yang paling umum digunakan untuk infeksi payudara ini.

Antibiotik yang diresepkan akan ditentukan berdasarkan pertimbangan kondisi Anda. Oleh sebab itu, obat yang diresepkan pun akan aman digunakan saat sedang menyusui dan tidak akan membahayakan bayi.

Antibiotik dapat membasmi bakteri yang menyebabkan terjadinya mastitis. Pengobatan dengan antibiotik bahkan terbukti menyembuhkan mastitis. Namun, perlu ingat bahwa Anda tidak boleh mengonsumsi antibiotik yang tidak diresepkan oleh dokter.

Mengobati mastitis di rumah

Di samping pengobatan ke dokter, Anda juga dapat melakukan perawatan di rumah. Pengobatan di rumah yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Mengonsumsi ibuprofen

Ibuprofen adalah obat bebas resep yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan pembengkakan yang terjadi akibat mastitis.

  • Mengonsumsi acetaminophen

Acetaminophen dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan demam. Pengobatan dengan antibiotik biasanya dapat menyelesaikan infeksi yang terjadi.

  • Sering menyusui

Jangan berhenti menyusui dari payudara yang sakit. Meski Anda akan merasakan sakit, namun menyusui dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Dengan rutin mengosongkan ASI, pembengkakan dan penyumbatan saluran ASI dapat dicegah.

Jika ASI terus menumpuk, maka dapat membuat mastitis semakin memburuk. Sebagai pilihan lain, Anda juga dapat menggunakan pompa ASI untuk mengosongkan ASI.

  • Kompres hangat

Kompres hangat yang diberikan sebelum dan sesudah menyusui seringkali dapat meredakan rasa sakit akibat mastitis. Selain kompres air hangat, Anda juga dapat melakukan mandi air hangat.

  • Kompres es

Jika kompres air hangat tak memberikan hasil, cobalah kompres es setelah menyusui. Jangan menggunakan kompres es sebelum menyusui karena dapat memperlambat aliran ASI.

  • Tetap terhidrasi dan cukup nutrisi

Ketika mengalami mastitis, Anda harus tetap terhidrasi dan cukup nutrisi. Dehidrasi dan nutrisi yang buruk dapat menurunkan produksi ASI sehingga memperburuk mastitis yang Anda alami.

Oleh sebab itu, minum air kurang lebih 10 gelas sehari, konsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan tambahkan kalori ekstra. Dengan melakukan perawatan di rumah dan berkonsultasi pada dokter, keadaan Anda dapat segera pulih.

Healthline. https://www.healthline.com/health/mastitis#treatment
Diakses pada Juli 2019

Emedicine. https://www.emedicinehealth.com/breast_infection/article_em.htm#what_are_the_next_steps_for_breast_infection_treatment
Diakses pada Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1
Diakses pada Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed