Obat Mastitis dan Langkah Mencegahnya

(0)
Obat mastitis atasi rasa sakit pada payudaraObat mastitis mampu mengurangi rasa sakit pada payudara akibat infeksi bakteri
Obat mastitis umumnya ada tiga jenis, yaitu antibiotik, ibuprofen, dan acetaminophen. Infeksi payudara atau mastitis seringkali terjadi pada masa menyusui.Ibu menyusui yang terkena mastitis akan merasakan berbagai gejala yang terasa menyakitkan dan membuat tidak nyaman pada payudara mereka, apalagi saat memberikan ASI.Tidak hanya melalui operasi, cara mengobati mastitis tanpa operasi juga bisa dilakukan tergantung pada tingkat keparahannya. Anda bahkan bisa melakukan perawatan di rumah apabila mastitis yang dialami tidak parah.

Apa itu mastitis?

Obat mastitis bantu sembuhkan radang payudara pada ibu menyusui
Mastitis merupakan suatu kondisi ketika jaringan payudara membengkak atau meradang secara tidak normal. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada saluran payudara.Mastitis paling sering terjadi selama masa menyusui, bahkan hampir seluruh wanita menyusui mengalami kondisi ini.Mastitis terjadi ketika terdapat infeksi bakteri pada payudara. Hal ini terjadi akibat bakteri, seperti Staphylococcus, memasuki saluran susu melalui celah di puting susu.Efeknya, payudara mengalami peradangan yang menyakitkan. Infeksi payudara paling sering terjadi pada waktu 1-3 bulan setelah melahirkan. Namun, bisa juga muncul pada wanita yang belum melahirkan ataupun setelah menopause.

Apa saja gejala mastitis?

Obat mastitis bisa diberikan jika ada gejala berupa nyeri payudara
Berdasarkan riset yang diterbitkan European Journal of Breast Health, gejala mastitis adalah:

Kapan harus ke dokter?

Hasil mammografi menentukan jenis obat mastitis
Seiring perkembangannya, infeksi payudara ini dapat menyebabkan pembentukan abses payudara. Abses ini merupakan sekumpulan nanah yang terdapat dalam jaringan payudara.Tanda abses payudara adalah adanya benjolan lembut di payudara yang tidak mengecil  setelah menyusui (bila letaknya terlalu dalam, maka Anda tidak dapat merasakannya).Selain itu, benjolan dapat digerakan, nanah mengalir dari puting susu, demam terus-menerus, dan gejala tidak membaik dalam waktu 48-72 jam.Untuk ibu menyusui, pertimbangan pemberian obat mastitis dilakukan berdasarkan hasil laboratorium.Sampel ASI nantinya akan diteliti agar bakteri penyebab mastitis bisa terdeteksi. Nantinya, hasil uji laboratorium akan menentukan jenis antibiotik yang sesuai dengan bakteri penyebab infeksi.Dokter juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti biopsi, USG payudara, MRI, dan mammografi. Hal ini berguna untuk membedakan benjolan akibat mastitis ataupun tumor dan kanker payudara.Operasi mastitis diperlukan jika dalam jaringan payudara Anda telah terbentuk abses atau kumpulan nanah. Abses ini harus disedot hingga hilang. Pada operasi mastitis, dokter akan membentuk sayatan kecil untuk mengeringkan abses yang terbentuk akibat infeksi.

Apa saja obat mastitis?

Sebelum berada pada tingkat keparahan yang membutuhkan tindakan operasi, cara menyembuhkan mastitis dapat dilakukan dengan cara memberikan obat mastitis. Ada tiga jenis obat mastitis yang kerap digunakan, yaitu:

1. Obat antibiotik

Obat mastitis antibiotik bantu atasi bakteri penyebab radang
Jika tidak ada abses yang terbentuk dalam payudara, Anda dapat mengonsumsi obat mastitis tanpa operasi. Obat mastitis ringan tanpa abses umumnya berupa antibiotik resep oral. Cephalexin dan dicloxacillin adalah dua dari obat mastitis antibiotik yang paling umum digunakan.Antibiotik yang diresepkan akan ditentukan berdasarkan pertimbangan kondisi Anda. Oleh sebab itu, obat mastitis yang diresepkan pun akan aman digunakan saat sedang menyusui dan tidak akan membahayakan bayi.Obat mastitis antibiotik bekerja dengan cara membasmi bakteri penyebab mastitis. Pengobatan dengan antibiotik bahkan terbukti menyembuhkan mastitis.Namun, perlu diingat, Anda tidak boleh mengonsumsi antibiotik yang tidak diresepkan oleh dokter.

2. Ibuprofen

Obat mastitis ibuprofen atasi nyeri, demam, dan pembengkakan
Ibuprofen adalah obat untuk mastitis yang bebas resep. Untuk mengobati mastitis, ibuprofen digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, demam, dan pembengkakan yang terjadi akibat mastitis.

3. Acetaminophen

Obat mastitis paracetamol bantu turunkan panas demam
Obat radang payudara berupa acetaminophen berguna untuk mengurangi rasa sakit dan demam.Pengobatan dengan antibiotik biasanya dapat menyelesaikan infeksi yang terjadi. Umumnya, acetaminophen kerap ditemukan dalam bentuk paracetamol.

Apa saja obat mastitis herbal?

Meski ada obat-obatan yang diketahui meredakan nyeri dan mengatasi bakteri pada mastitis, ada pula cara menyembuhkan mastitis lainnya dengan menggunakan obat mastitis herbal. Inilah tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat mastitis herbal:

1. Kunyit

Kunyit terbukti merupakan obat mastitis alami
Riset yang diterbitkan Oman Medical Journal menemukan, cara menyembuhkan mastitis dapat dilakukan dengan pemberian kunyit. Tanaman ini mampu mengatasi peradangan pada payudara. Hal ini dikarenakan kunyit mengandung senyawa curcumin.Kandungan ini bisa ditemukan pada warna kuning yang ada pada kunyit. Curcumin memberikan efek antiperadangan dan antimikroba.Penelitian ini memaparkan, penggunaan kunyit yang dioles mampu mengurangi bercak kemerahan, nyeri, dan rasa kencang pada payudara penderita mastitis.Hal ini menunjukkan, curcuminoid berpotensi sebagai antiperadangan yang mampu mengendalikan radang pada kulit dan jaringan lunak.Namun, perlu digarisbawahi, alih-alih menggunakan kunyit yang dihaluskan, penelitian ini menggunakan kunyit yang telah diproses ke dalam bentuk krim curcumin dengan dosis 200 mg. Selain itu, riset ini hanya melibatkan 70 penderita mastitis. Artinya, cakupan penelitian ini tidak begitu besar.

2.  Chamomile

Sebagai obat mastitis, chamomile menghambat peradangan
Cara menyembuhkan mastitis secara alami lainnya dapat dilakukan dengan bunga chamomile. Penelitian yang diterbitkan Molecular Medicine Reports menunjukkan, chamomile terbukti mampu menangani mastitis.Bunga chamomile diketahui mengandung 1-2 alpha-bisabolol. Kandungan ini bekerja sebagai antiinflamasi.Dalam mencegah peradangan, chamomile bekerja dengan cara menghambat prostaglandin, yaitu zat di dalam tubuh yang menyebabkan radang.Selain itu, chamomile juga mempercepat proses pengeringan luka. Bahkan, bunga ini mampu mempercepat pertumbuhan sel kulit baru yang menutupi luka. Penelitian ini memaparkan, pada penyakit mastitis, untuk mengatasinya, chamomile diberikan dalam bentuk topikal, yaitu dioleskan di bagian payudara yang mengalami mastitis.

3. Daun kubis

Daun kubis adalah obat mastitis yang mengatasi payudara bengkak
Daun kubis dipercaya mampu mengurangi pembengkakan pada mastitis. Penelitian yang diterbitkan JBI Library of Systematic Reviews menunjukkan, daun kubis membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan payudara yang mengalami mastitis.Selain itu, daun kubis juga berguna untuk memperpanjang durasi menyusui. Namun, penelitian ini belum menemukan penjelasan lebih lanjut terkait pengaruh daun kubis terhadap pembengkakan payudara dan lamanya menyusui.Terlebih, penelitian hanya melibatkan sedikit penderita mastitis, yakni sebanyak 120 orang. Oleh karena itu, hasil penelitian ini belum mampu menggambarkan seluruh penderita mastitis.

Bagaimana cara menyembuhkan mastitis di rumah?

Di samping pengobatan ke dokter, Anda juga dapat melakukan perawatan di rumah. Pengobatan di rumah yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Sering menyusui

Selain obat mastitis, atasi radang dengan tetap menyusui
Jangan berhenti menyusui dari payudara yang sakit. Meski Anda akan merasakan sakit, menyusui dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Dengan rutin melakukan pengosongan payudara, pembengkakan dan penyumbatan saluran ASI dapat dicegah.Jika ASI terus menumpuk, maka dapat membuat mastitis semakin memburuk. Sebagai pilihan lain, Anda juga dapat menggunakan pompa ASI untuk mengosongkan ASI.Perlu diingat, ASI yang diproduksi dari ibu penderita mastitis tidak berbahaya bagi bayi. Sebab, ASI bersifat antibakteri yang membuat bayi tidak terjangkit infeksi bakteri.

2. Kompres hangat

Selain obat mastitis, kompres hangat redakan nyeri payudara
Selain konsumsi obat mastitis, kompres hangat yang diberikan sebelum dan sesudah menyusui seringkali dapat meredakan rasa sakit akibat mastitis. Selain kompres air hangat, Anda juga dapat melakukan mandi air hangat.

3. Kompres es

Kompres es batu merupakan obat mastitis untuk redakan nyeri
Jika kompres air hangat tak memberikan hasil, cobalah kompres es setelah menyusui. Jangan menggunakan kompres es sebelum menyusui karena dapat memperlambat aliran ASI.

4. Tetap terhidrasi dan cukup nutrisi

Disamping obat mastitis, pastikan konsumsi air mencukupi
Ketika mengalami mastitis, Anda harus tetap terhidrasi dan cukup nutrisi. Dehidrasi dan nutrisi yang buruk dapat menurunkan produksi ASI sehingga memperburuk mastitis yang Anda alami.Oleh sebab itu, minum air kurang lebih 10 gelas sehari, konsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan tambahkan kalori ekstra. Dengan melakukan perawatan di rumah dan berkonsultasi pada dokter, keadaan Anda dapat segera pulih.

Bagaimana cara mencegah mastitis?

Selain melakukan pengobatan mastitis pada ibu menyusui, pencegahan pun diperlukan agar ibu terhindar dari risiko mastitis. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan cara di bawah ini agar mencegah ibu dari radang payudara:

1. Kenakan pakaian longgar

Selain obat mastitis, cegah radang dengan kenakan pakaian longgar
Pakaian ketat mampu menyebabkan saluran susu menjadi tertekan. Hal ini mampu menyebabkan ASI terbendung dan menyumbat di saluran susu. Bahkan, hal ini mampu menimbulkan benjolan yang nyeri dan tampak kemerahan.

2. Cuci tangan dan apapun yang akan menyentuh payudara

Selain dengan obat mastitis, cuci tangan mampu cegah peradangan
Untuk ibu menyusui, hendaknya memerhatikan apapun yang akan menyentuh payudara agar senantiasa higienis. Sebab, jika tidak menjaga kebersihan, bakteri Staphylococcus akan mudah menjangkiti payudara.Oleh karena itu, cuci tangan dengan benar serta cuci alat pompa ASI dengan sabun dan air panas sesaat setelah dipakai.

3. Pijat punggung dan leher

Selain konsumsi obat mastitis, Pijat punggung dan leher untuk rangsang oksitosin
IDAI merekomendasikan memijat punggung dan leher sebelum menyusui agar merangsang hormon oksitosin. Hormon ini berguna untuk membantu mengalirkan ASI ke saluran susu sehingga rasa nyeri pun berkurang.

Catatan dari SehatQ

Obat mastitis berguna untuk mengatasi infeksi bakteri penyebab radang payudara hingga mengurangi rasa nyeri yang muncul sebagai gejala mastitis.Selain itu, cara menyembuhkan mastitis juga bisa dilakukan di rumah, mulai dari rutin memberikan ASI agar tidak menumpuk. Memberi kompres pada payudara yang bermasalah juga berguna untuk mengobati mastitis, terutama untuk mengurangi rasa sakit.Jika Anda mengalami gejala mastitis, konsultasikan segera dengan dokter melalui melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Apabila Anda ingin mendapatkan keperluan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
mastitisibu menyusuipayudaraabses payudara
Healthline. https://www.healthline.com/health/mastitis#treatment
Diakses pada Juli 2019
Emedicine. https://www.emedicinehealth.com/breast_infection/article_em.htm#what_are_the_next_steps_for_breast_infection_treatment
Diakses pada Juli 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1
Diakses pada Juli 2019
European Journal of Breast Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6092150/
Diakses pada 13 November 2020
Oman Medical Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4202229/
Diakses pada 13 November 2020
Molecular Medicine Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2995283/
Diakses pada 13 November 2020
JBI Library of Systematic Reviews. https://journals.lww.com/jbisrir/fulltext/2012/10200/the_effectiveness_of_cabbage_leaf_application.1.aspx?Ppt=Article|jbisrir:2012:10200:00001|10.11124/jbisrir-2012-58|
Diakses pada 13 November 2020
Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/mastitis-pencegahan-dan-penanganan
Diakses pada 13 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait