Mengintip Kandungan Kalori dan Gula Makanan Ringan dalam Parsel Natal

(0)
25 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Agar terhindar dari kelebihan gula dan kalori, mari kenali makanan-makanan parsel Natal ini.Parsel Natal biasanya mengandung makanan manis, kenali dulu kandungan gula dan kalorinya.
Saat Natal tiba, makanan-makanan manis akan menggoda Anda dengan segudang kelezatannya. Sederetan camilan dan minuman manis yang tersusun dalam parsel Natal, tentunya sulit untuk ditolak.Sebelum menikmatinya, ada baiknya Anda mengetahui kandungan kalori dan gula yang terkandung di dalam makanan atau minuman ringan parsel Natal. Jadi, Anda bisa terhindar dari kelebihan kalori atau gula.Parsel Natal dan kalori serta gula di dalamnyaParsel Natal identik dengan makanan dan minuman ringan dalam kemasan, yang manis. Beberapa makanan dan minuman ringan di bawah ini, biasanya masuk dalam daftar parsel Natal. Mari ketahui kandungan kalori dan gulanya.
Infografis parsel natal
Beberapa makanan dan minuman ringan di atas, memang sangat menggoda. Namun, mengingat jumlah kandungan kalori dan gulanya, ada baiknya Anda tidak terlalu berlebihan mengonsumsinya. Sebab, bahaya kelebihan kalori dan gula, bisa mengintai di kemudian hari.

Bahaya gula dan kalori berlebih

Kalori bukanlah hal yang harus ditakuti. Faktanya, tubuh Anda membutuhkan kalori, untuk diubah menjadi energi. Namun, mengonsumsinya berlebihan, bisa meningkatkan berat badan. Apalagi jika Anda jarang berolahraga.Sebagian besar makanan dan minuman pasti mengandung kalori, yang memang diperlukan tubuh untuk tetap berfungsi dengan baik. “Yang salah adalah ketika kalori yang masuk berlebihan, dan akhirnya menumpuk,” kata medical editor SehatQ, dr. Anandika Pawitri.Sama halnya dengan gula. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terus-menerus, gula akan menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh.Dr. Anandika mengungkapkan, mengonsumsi gula berlebih akan menimbulkan efek langsung pada metabolisme tubuh. Jika tubuh menerima asupan gula berlebihan dalam jangka waktu yang lama, maka resistensi hormon insulin akan terjadi.“Hormonnya malas bekerja karena terlalu sering digunakan,” kata dr. Anandika menambahkan.
Jika kadar kalori dan gula di dalam tubuh sudah tinggi, maka akan timbul berbagai penyakit yang mengancam jiwa, seperti serangan jantung, diabetes tipe 2, obesitas, penumpukan lemak di perut, hingga stroke.
Beberapa hal di bawah ini, juga bisa terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak kalori dan gula:
  • Penyakit jantung

Meningkatnya berat badan adalah salah satu efek kalori berlebihan. Memang, tubuh Anda membutuhkan kalori untuk bisa berfungsi. Namun, ketika jumlah kalori yang masuk berlebihan, tubuh akan menyimpan kalori yang berlebih itu dalam bentuk lemak.Selain itu, kalori yang “tidak terpakai” tersebut, akan disimpan tubuh dalam bentuk trigliserida, yang ketika kadarnya sudah tinggi, bisa menimbulkan penyakit jantung. Trigliserida juga bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.
  • Obesitas

Saat berat badan sudah meningkat akibat kalori dalam tubuh yang berlebihan, obesitas bisa muncul. Selain itu, obesitas juga bisa menimbulkan penyakit hati berlemak, kanker, hingga tekanan darah tinggi.Sendi akan tertekan karena berat badan meningkat. Lemak ekstra di leher, bisa menyebabkan Anda sulit bernapas, bahkan menimbulkan kondisi medis sleep apnea, yang membuat napas Anda sering berhenti saat tidur.
  • Depresi

Penelitian membuktikan, obesitas akibat kalori berlebihan, dapat memicu depresi. Banyak studi yang menunjukkan, penderita obesitas 25% lebih berisiko merasakan depresi, dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Selain itu, obesitas juga bisa membuat seseorang tidak percaya diri.

Rekomendasi kalori harian untuk pria dan wanita

Tanpa kalori yang cukup, tubuh Anda tidak akan mendapatkan energi untuk beraktivitas sehari-hari. Selain itu, tubuh juga membutuhkan kalori untuk bisa beraktivitas, supaya jantung tetap berdetak dan paru-paru tetap bernapas.Perlu diketahui, kebutuhan kalori per hari dari pria dan wanita berbeda-beda. Selain itu, aktivitas yang dikerjakan, juga memengaruhi kebutuhan kalori, yang harus dikonsumsi setiap harinya.
Berikut ini adalah rekomendasi kalori untuk pria dan juga wanita:

Kebutuhan kalori pria setiap harinya

  • 18-30 tahun: 2.400-3.000 kalori
  • 31-40 tahun: 2.400-2.800 kalori
  • 41-50 tahun: 2.200-2.800 kalori
  • 51-60 tahun: 2.100-2.600 kalori
  • 61-70 tahun: 2.000-2.600 kalori
  • 71 tahun ke atas: 2.000-2.400 kalori

Kebutuhan kalori wanita setiap harinya

  • 18-30 tahun: 1.800-2.400 kalori
  • 31-40 tahun: 1.800-2.200 kalori
  • 41-50 tahun: 1.800-2.200 kalori
  • 51-60 tahun: 1.600-2.200 kalori
  • 61-70 tahun: 1.600-2.200 kalori
  • 71 tahun ke atas: 1.600-2.000 kalori
Agar terhindar dari berbagai macam penyakit, ada baiknya betul-betul memahami, kebutuhan kalori harian Anda. Kalori sangat dibutuhkan, apalagi jika aktivitas Anda menumpuk. Seimbangkan juga kalori yang Anda konsumsi dan gunakan, dengan berolahraga secara rutin., apalagi menjelang datangnya parsel Natal menggoda.Sebelum menyantap berbagai macam makanan bergula di dalamnya, lihat dulu jumlah kalori dan gulanya, sebagai antisipasi.Jika merasakan gejala-gejala dari kelebihan kalori, seperti berat badan meningkat, ada baiknya Anda menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter, untuk mengetahui cara terbaik yang bisa dilakukan agar badan tetap sehat.
makanan tidak sehatobesitashidup sehat
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/calorie.html
Diakses pada 20 Desember 2019
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/478687-the-effects-of-too-many-calories/
Diakses pada 20 Desember 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/depression/depression-and-obesity.aspx
Diakses pada 20 Desember 2019
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/how-many-calories-do-i-eat-every-day-3496387
Diakses pada 20 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait