Menggunakan Madu untuk Luka, Apakah Aman dan Efektif Menyembuhkan?


Manfaat madu untuk luka memang belum didukung oleh penelitian. Sebelum mengoleskan madu pada luka, Anda disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.

0,0
25 Aug 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
ebelum mengoleskan madu untuk luka, Anda disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokterGunakan jenis madu medical-grade, bukan madu yang biasa dikonsumsi
Menggunakan bahan alami untuk menyembuhkan luka atau penyakit telah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu. Orang-orang percaya bahwa mengobati luka. mulai dari yang ringan hingga yang parah, menggunakan bahan alami akan minim efek samping. Salah satunya adalah madu untuk luka. Madu dipercaya memiliki berbagai kandungan yang dapat meredakan luka dan luka bakar.

Penggunaan madu untuk berbagai luka

Orang telah menggunakan madu selama ribuan tahun lalu untuk berbagai penyembuhan, termasuk luka bakar. Sekarang mungkin kita memiliki banyak pilihan untuk menyembuhkan luka, tapi sebelum ditemukan berbagai macam obat, madu menjadi pilihan pertama untuk luka.Madu memiliki sifat antibakteri dan keseimbangan pH unik yang dapat meningkatkan oksigen dan senyawa penyembuhan luka. Namun, jenis madu yang digunakan untuk penyembuhan luka adalah medical-grade, bukan madu yang biasa dikonsumsi. 

Apakah madu efektif untuk penyembuhan luka?

Madu merupakan zat manis dari sarang lebah. Selain manis dan digunakan sebagai pengganti gula, madu terbukti memiliki komponen bioaktif yang dapat membantu penyembuhan luka. Dilansir dari Journal Wounds, madu menawarkan beberapa manfaat yaitu:
  • pH asam dapat menyembuhkan

Madu memiliki tingkat keasaman atau pH antara 3,2 hingga 4,5. Ketika diaplikasikan pada luka, pH asam mendorong darah untuk melepaskan oksigen yang baik untuk menyembuhkan luka. Tingkat keasaman ini juga mengurangi keberadaan enzim protease yang mengganggu proses penyembuhan luka.
  • Efek osmotik

Efek osmotik atau efek menarik air keluar dari jaringan yang rusak dimiliki gula secara alami. Proses ini dapat mengurangi pembengkakan dan mendorong aliran getah bening untuk menyembuhkan luka. Selain itu, gula juga mengeluarkan air dari sel bakteri yang dapat membantu mencegahnya berkembang biak.
  • Sifat antibakteri

Madu memiliki kandungan antibakteri sehingga dapat melawan bakteri yang biasanya terdapat pada luka, seperti Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan Vancomycin-resistant Enterococci (VRE). 

Madu untuk luka bakar

Selain untuk luka biasa, madu diklaim bisa digunakan untuk luka bakar. Namun manfaat madu untuk luka bakar bisa digunakan untuk tingkat pertama saja. Tujuannya hanyalah untuk mengobati di rumah serta mengurangi rasa sakit dan peradangan saat sembuh. Luka bakar tingkat pertama maksudnya adalah luka bakar ringan yang menimbulkan rasa sakit dan sedikit kemerahan pada lapisan kulit luar.Sebelum menggunakan madu untuk luka bakar, sebaiknya pastikan Anda menggunakan jenis madu medical-grade. Madu medis sudah disterilkan dan mengandung madu dari lebah yang mengumpulkan serbuk sari dari pohon-pohon Australia dan Selandia Baru. Sebuah studi tahun 2014 melaporkan bahwa madu medis bisa digunakan untuk luka bakar tingkat pertama, luka akut dan kronis, lecet, ulkus dekubitus, dan borok kaki.Salah satu jenis madu untuk medis yaitu madu manuka yang mengandung Leptospermum scoparium. Namun penggunaannya tidak boleh sembarangan. Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengaplikasikan madu untuk luka.

Cara menggunakan madu untuk luka

Tekstur madu yang lengket seperti karamel tentu saja menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit. Jika Anda mengalami luka bakar dan akan menggunakan madu untuk penyembuhan, sebaiknya teteskan madu ke kain kasa steril daripada langsung mengoleskannya langsung ke luka. Kemudian, tempelkan kain kassa di atas luka bakar. Atau Anda juga bisa membeli plester yang sudah dilengkapi dengan kandungan madu.Berikut ini beberapa tips mengoleskanmadu untuk luka:
  • Cuci tangan dan gunakan aplikator yang bersih, seperti kasa steril.
  • Teteskan madu ke kapas atau kasa terlebih dahulu kemudian baru tempelkan pada luka. 
  • Pastikan madu melapisi seluruh permukaan luka sebelum ditutup.
  • Gunakan perban oklusif untuk mencegah madu merembes keluar.
  • Cuci tangan setelah membalut luka.

Risiko efek samping penggunaan madu untuk luka

Sama seperti penggunaan obat pada umumnya, madu juga memiliki efek samping. Apalagi pada orang yang memiliki risiko alergi, kandungan serbuk sari lebah akan menimbulkan reaksi. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin akan dialami:
  • Reaksi alergi

Beberapa tanda bahwa Anda mengalami alergi madu yaitu pusing, bengkak, mual, timbul luka bakar pada daerah yang diaplikasikan madu, kesulitan bernapas, dan muntah-muntah. Jika Anda mengalami hal ini, segera bersihkan bagian kulit yang terkena madu dan segera pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
  • Terjadi infeksi

Para peneliti mengingatkan bahwa penggunaan madu mentah untuk luka dapat menyebabkan risiko infeksi. Madu mentah adalah madu yang berasal dari sarang lebah dan tanpa disaring. Meski belum terbukti menyebabkan infeksi, namun Anda tetap perlu berhati-hati jika ingin mengoleskan madu pada luka.
  • Tidak efektif

Bisa jadi madu yang Anda gunakan untuk menyembuhkan luka tidak efektif. Penggunaan yang rutin memang diperlukan untuk melihat manfaatnya. Konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis jika perawatan yang Anda lakukan tidak kunjung membuahkan hasil.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang madu untuk luka tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
luka bakarpenyembuhan lukamadu
Healthline. https://www.healthline.com/health/honey-for-burns#research
Diakses pada 11 Agustus 2021.
Healthline. https://www.healthline.com/health/honey-on-wounds#complications
Diakses pada 11 Agustus 2021.
Derm Net NZ. https://dermnetnz.org/topics/honey/
Diakses pada 11 Agustus 2021.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318298#Manuka-honey-and-bacteria
Diakses pada 11 Agustus 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait