logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Mengetahui Manfaat Minuman Elektrolit bagi Tubuh dan Sumber Terbaiknya

open-summary

Minuman elektrolit bisa bersumber dari jus buah, hingga oralit. Minuman yang mengandung elektrolit ini bermanfaat untuk mencegah dehidrasi dan meningkatkan stamina.


close-summary

5

(1)

28 Sep 2020

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Minuman elektrolit dapat mengembalikan cairan tubuh

Minuman elektrolit bukan hanya berasal dari minuman olahraga (sport drink) saja

Table of Content

  • Apa itu minuman elektrolit?
  • Manfaat minuman elektrolit
  • Sumber elektrolit selain dari minuman olahraga
  • Minuman elektrolit vs air putih, mana yang lebih baik?
  • Catatan dari SehatQ

Minum air elektrolit bisa jadi salah satu solusi tercepat untuk kembalikan cairan tubuh setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga, seperti berolahraga. 

Advertisement

Contoh minuman elektrolit yang bisa dikonsumsi ada dari yang alami hingga dari minuman olahraga. 

Apa itu minuman elektrolit?

Minuman elektrolit adalah minuman dengan kandungan elektrolit dan mineral yang berperan dalam transpor sumber energi untuk mendukung fungsi penting tubuh.

Elektrolit dalam darah berperan untuk mengatur kontraksi otot, tekanan darah, dan menjaga supaya sistem tubuh Anda bekerja dengan baik.

Dikutip dari Medlineplus, beberapa contoh elektrolit yang ada dalam tubuh, di antaranya:

  • Natrium
  • Klorida
  • Kalium
  • Magnesium
  • Kalsium

Jumlah elektrolit yang tepat dalam tubuh sangatlah penting untuk menunjang kesehatan dan mengoptimalkan kinerja fisik. Ketika kekurangan mineral ini, tubuh akan mengalami dehidrasi. Tidak hanya itu, Anda juga berpotensi untuk mengalami masalah seperti kram dan kejang otot.

Baca juga: Jangan Remehkan, Ini Tanda-Tanda Tubuh Alami Gangguan Elektrolit

Manfaat minuman elektrolit

Selama ini, minuman sumber elektrolit dikenal mempunyai manfaat untuk mengembalikan dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Tidak hanya itu, mengonsumsi minuman elektrolit juga bisa memberikan Anda manfaat-manfaat lain seperti:

1. Membantu mencegah heat stroke

Ketika berada di bawah terik matahari, Anda berpotensi terserang heat stroke.

Heat stroke sendiri merupakan kondisi di mana tubuh Anda gagal mengelola panas sehingga kemudian membuat suhu naik ke angka yang berbahaya.

Untuk mencegah hal tersebut, sangat penting bagi Anda untuk membuat tubuh tetap sejuk.

Selain menghindari sumber panas, Anda dapat menyejukkan tubuh dengan cara minum minuman sumber elektrolit

2. Mengembalikan performa

Bagi atlet, air elektrolit seringkali dipakai untuk mengembalikan energi yang hilang setelah latihan atau bertanding.

Cara serupa tentunya juga dapat Anda terapkan setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang menguras tenaga dan keringat.

Apabila cairan yang hilang tidak diganti secepatnya, kondisi tersebut dapat membuat Anda mengalami penurunan performa, fokus, dan kecepatan.

Untuk menggantikan cairan yang hilang, mengonsumsi minuman sumber elektrolit lebih direkomendasikan daripada air putih.

3. Membantu proses rehidrasi saat sakit

Saat Anda sedang sakit, Anda rentan kehilangan cairan tubuh atau dehidrasi. Hal ini bisa terjadi karena efek muntah, berkeringat deras, atau bolak-balik buang air yang menyebabkan cairan dan elektrolit ikut keluar dari dalam tubuh.

Sebagai langkah mengembalikan cairan tubuh yang hilang akibat masalah tersebut, American Academy of Pediatrics menyarankan untuk mengonsumsi cairan oralit.

Air elektrolit mengandung air, karbohidrat, dan mineral yang dapat membantu mengatasi dehidrasi ketika Anda sakit.

4. Bantu pulihkan diare

Mengonsumsi cairan elektrolit bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk penyembuhan diare.

Sebab, masalah buang-buang air saat Anda mengalami diare dapat menyebabkan dehidrasi jika terjadi berlarut.

Anda bisa minum air kelapa sebagai minuman elektrolit alami, atau buat sendiri air elektrolit yang biasa dikenal dengan sebutan oralit.

Untuk bantu penyembuhan diare, anak-anak di atas 2 tahun dan orang dewasa disarankan minum setidaknya 1 cangkir air oralit.

Agar lebih aman, sebaiknya tanyakan lebih lanjut kepada dokter mengenai dosis tepatnya.

Larutan oralit juga bisa Anda beli di toko-toko obat dan apotek.

Baca Juga

  • 13 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Apakah Mungkin?
  • Ikuti 8 Gerakan Olahraga Ini agar Kaki Jenjang dan Ramping
  • Jangan Malas Latihan Peregangan, Ini Gunanya untuk Tubuh

Sumber elektrolit selain dari minuman olahraga

Kebanyakan orang mengira kalau elektrolit hanya dapat ditemukan pada minuman olahraga (sports drink).

Padahal ada beberapa minuman lain yang menjadi sumber cairan elektrolit. Mineral ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit, seperti:

1. Jus semangka

Minuman pengganti elektrolit tubuh yang alami salah satunya adalah buah semangka.

Dalam jus semangka, Anda bisa menemukan kandungan elektrolit seperti kalium, magnesium, kalsium, dan fosfor.

Kalium dan magnesium menjadi kandungan elektrolit terbesar di dalam jus semangka (takaran 237 ml) karena memenuhi 6 persen dari kebutuhan harian.

Meski begitu, Anda juga perlu menaruh perhatian terhadap tingginya kandungan gula yang terdapat dalam jus semangka.

Selain memiliki kandungan gula tinggi, kandungan natrium di dalam minuman ini terbilang rendah.

2. Air kelapa murni

Lebih sehat dari minuman olahraga atau jus, air kelapa menjadi salah satu minuman elektrolit alami yang baik bagi tubuh.

Air kelapa mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium.

Tidak hanya itu, rendahnya kandungan gula dalam air kelapa membuatnya lebih sehat jika dibandingkan minuman elektrolit lain.

3. Susu

Susu mengandung elektrolit seperti kalsium, kalium, dan natrium.

Selain elektrolit, kandungan karbohidrat dan protein dalam susu bisa membantu meningkatkan perbaikan jaringan otot dan mengembalikan energi Anda setelah berolahraga.

4. Smoothies

Ketika minum smoothies, Anda bisa menentukan dan mendapatkan pasokan elektrolit dari bahan-bahan yang digunakan.

Beberapa bahan smoothies yang mengandung elektrolit adalah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga produk olahan susu.

Meskipun begitu, mengonsumsi smoothies tidak disarankan bagi Anda yang hendak melakukan aktivitas atau olahraga berat dalam waktu lama.

Tingginya kandungan serat dalam smoothies berpotensi untuk memicu sakit perut yang tentunya dapat mengganggu aktivitas Anda.

5. Larutan oralit

Sering diminum untuk menggantikan cairan yang hilang akibat diare atau muntah, larutan oralit memiliki beragam kandungan elektrolit.

Beberapa elektrolit yang ada dalam larutan elektrolit di antaranya natrium, kalium, dan klorida.

Dibandingkan minuman olahraga, kandungan gula yang ada dalam larutan oralit jauh lebih sedikit.

Jika ingin menghindari pemanis buatan, Anda bisa mengonsumsi larutan oralit tanpa rasa.

Ada juga versi tablet oralit yang diracik layaknya tablet vitamin effervescent. Cara mengonsumsinya sangat mudah, Anda cukup memasukkan tablet ke dalam segelas air dan mengaduknya hingga tercampur rata.

Baca juga: Jenis Minuman Sehat Selain Air Putih untuk Mencagah Tubuh Terserang Penyakit

Minuman elektrolit vs air putih, mana yang lebih baik?

Melihat manfaat yang diberikan bagi tubuh, Anda mungkin menyimpulkan kalau mengonsumsi minuman elektrolit jauh lebih baik untuk mengatasi dehidrasi dibandingkan air putih.

Padahal, hal tersebut tidak selalu benar.

Minuman sumber elektrolit dan air putih sama-sama baik untuk mengembalikan cairan tubuh, namun fungsinya  tergantung kondisi yang sedang Anda alami.

Minuman elektrolit lebih baik dari air putih dalam kondisi-kondisi seperti:

  • Setelah olahraga lebih dari satu jam
  • Mengeluarkan banyak keringat setelah berolahraga
  • Setelah  muntah dan diare
  • Terpapar panas dalam waktu yang lama

Sementara itu, air putih sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Jadi, keduanya sama-sama baik untuk mengembalikan dan menyeimbangkan cairan tubuh, semua bergantung pada kondisi yang sedang Anda alami.

Catatan dari SehatQ

Meski mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, Anda tidak boleh mengonsumsi minuman elektrolit secara berlebihan.

Jika jumlah elektrolit dalam tubuh melebihi batas normal, kondisi tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan ginjal Anda.

Anda juga perlu waspada dengan kandungan gula dalam beberapa minuman sumber elektrolit, khususnya bagi penderita diabetes. 

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar jenis minuman kesehatan lainnya, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

olahragaair putihdehidrasikekurangan cairan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved