Mengetahui Manfaat Minuman Elektrolit bagi Tubuh dan Sumbernya

(0)
Mengonsumsi minuman elektrolit dapat mengembalikan dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuhMinuman elektrolit bukan hanya berasal dari minuman olahraga (sport drink) saja
Guna menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, meminum air setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga maupun keringat seperti berolahraga menjadi wajib untuk dilakukan. Apalagi, cairan mempunyai peranan penting bagi segala aktivitas yang terjadi dalam tubuh. Selain air putih, salah satu alternatif yang dapat dikonsumsi untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi adalah minuman elektrolit.

Apa itu minuman elektrolit?

Minuman elektrolit merupakan minuman dengan kandungan elektrolit dan mineral yang berperan dalam transpor sumber energi untuk mendukung fungsi penting tubuh. Elektrolit dalam darah berperan untuk mengatur kontraksi otot, tekanan darah, dan menjaga supaya sistem tubuh Anda bekerja dengan baik.Beberapa contoh elektrolit yang ada dalam tubuh, di antaranya:
  • Natrium
  • Klorida
  • Kalium
  • Magnesium
  • Kalsium
Jumlah elektrolit yang tepat dalam tubuh sangatlah penting untuk menunjang kesehatan dan mengoptimalkan kinerja fisik. Ketika kekurangan mineral ini, tubuh akan mengalami dehidrasi. Tidak hanya itu, Anda juga berpotensi untuk mengalami masalah seperti kram dan kejang otot.

Manfaat minuman elektrolit

Selama ini, minuman elektrolit dikenal mempunyai manfaat untuk mengembalikan dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Tidak hanya itu, mengonsumsi minuman elektrolit juga bisa memberikan Anda manfaat-manfaat lain seperti:

1. Membantu mencegah heat stroke

Ketika berada di bawah terik matahari, Anda berpotensi terserang heat stroke. Heat stroke sendiri merupakan kondisi di mana tubuh Anda gagal mengelola panas sehingga kemudian membuat suhu naik ke angka yang berbahaya.Untuk mencegah hal tersebut, sangat penting bagi Anda untuk menjaga tubuh tetap sejuk. Selain menghindari sumber panas, Anda dapat menyejukkan tubuh dengan cara meminum minuman elektrolit.

2. Mengembalikan performa

Bagi atlet, minuman elektrolit seringkali dipakai untuk mengembalikan energi yang hilang setelah latihan atau bertanding. Cara serupa tentunya juga dapat Anda terapkan setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang menguras tenaga dan keringat.Apabila cairan yang hilang tidak diganti secepatnya, kondisi tersebut dapat membuat Anda mengalami penurunan performa, fokus, dan kecepatan. Untuk menggantikan cairan yang hilang, mengonsumsi minuman elektrolit lebih direkomendasikan daripada air putih.

3. Membantu proses rehidrasi saat sakit

Saat Anda sedang mengalami muntah maupun diare, Anda rentan kehilangan cairan tubuh atau dehidrasi. Hal ini terjadi karena ketika Anda muntah atau diare, cairan dan elektrolit ikut keluar dari dalam tubuh.Sebagai langkah mengembalikan cairan tubuh yang hilang akibat masalah tersebut, American Academy of Pediatrics menyarankan untuk mengonsumsi cairan oralit. Mengandung air, karbohidrat, dan elektrolit, larutan ini dapat membantu mengatasi dehidrasi yang terjadi ketika Anda sakit.Meskipun mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, Anda tidak boleh mengonsumsi minuman elektrolit secara berlebihan. Jika jumlah elektrolit dalam tubuh melebihi batas normal, kondisi tersebut akan membuat Anda mengalami masalah pada ginjal.

Selain minuman olahraga, dari mana elektrolit bisa didapatkan?

Kebanyakan orang mengira kalau elektrolit hanya dapat ditemukan pada minuman olahraga (sports drink). Padahal ada beberapa minuman lain yang menjadi sumber elektrolit. Mineral ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi minuman-minuman seperti:

1. Jus semangka

Dalam jus semangka, Anda bisa menemukan kandungan elektrolit seperti kalium, magnesium, kalsium, dan fosfor. Kalium dan magnesium menjadi kandungan elektrolit terbesar di dalam jus semangka (takaran 237 ml) karena memenuhi 6 persen dari kebutuhan harian.Meski begitu, Anda juga perlu menaruh perhatian terhadap tingginya kandungan gula yang terdapat dalam jus semangka. Selain memiliki kandungan gula tinggi, kandungan natrium di dalam minuman ini terbilang rendah.

2. Air kelapa murni

Lebih sehat dari minuman olahraga atau jus, air kelapa menjadi salah satu sumber elektrolit alami yang baik bagi tubuh. Air kelapa mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Tidak hanya itu, rendahnya kandungan gula dalam air kelapa membuatnya lebih sehat jika dibandingkan minuman elektrolit lain.

3. Susu

Susu mengandung elektrolit seperti kalsium, kalium, dan natrium. Selain elektrolit, kandungan karbohidrat dan protein dalam susu bisa membantu meningkatkan perbaikan jaringan otot dan mengembalikan energi Anda setelah berolahraga.

4. Smoothies

Ketika meminum smoothies, Anda bisa menentukan dan mendapatkan pasokan elektrolit dari bahan-bahan yang digunakan. Beberapa bahan smoothies yang mengandung elektrolit adalah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga produk olahan susu.Meskipun begitu, mengonsumsi smoothies tidak disarankan bagi Anda yang hendak melakukan aktivitas atau olahraga berat dalam waktu lama. Tingginya kandungan serat dalam smoothies berpotensi untuk memicu sakit perut yang tentunya dapat mengganggu aktivitas Anda.

5. Larutan oralit

Sering diminum untuk menggantikan cairan yang hilang akibat diare atau muntah, larutan oralit memiliki beragam kandungan elektrolit. Beberapa elektrolit yang ada dalam larutan elektrolit di antaranya natrium, kalium, dan klorida.Dibandingkan minuman olahraga, kandungan gula yang ada dalam larutan oralit jauh lebih sedikit. Jika ingin menghindari pemanis buatan, Anda bisa mengonsumsi larutan oralit tanpa rasa.Selain mengonsumsi minuman-minuman di atas, Anda bisa mendapatkan asupan mineral ini dengan tablet elektrolit. Kebanyakan tablet oralit biasanya mengandung natrium, kalium, magnesium, dan kalsium. Cara mengonsumsinya sangat mudah, Anda cukup memasukkan tablet ke dalam segelas air dan mengaduknya hingga tercampur rata.

Minuman elektrolit vs air putih, mana yang lebih baik?

Melihat manfaat yang diberikan bagi tubuh, Anda mungkin menyimpulkan kalau mengonsumsi minuman elektrolit jauh lebih baik untuk mengatasi dehidrasi dibandingkan air putih. Padahal, hal tersebut tidak benar, namun juga tidak sepenuhnya salah.Minuman elektrolit dan air putih sama-sama baik untuk mengembalikan cairan tubuh, namun fungsinya  tergantung kondisi yang sedang Anda alami. Minuman elektrolit lebih baik dari air putih dalam kondisi-kondisi seperti:
  • Setelah olahraga lebih dari satu jam
  • Mengeluarkan banyak keringat setelah berolahraga
  • Setelah  muntah dan diare
  • Terpapar panas dalam waktu yang lama
Sementara itu, air putih sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Jadi, keduanya sama-sama baik untuk mengembalikan dan menyeimbangkan cairan tubuh, semua bergantung pada kondisi yang sedang Anda alami.

Catatan dari SehatQ

Mengonsumsi minuman elektrolit dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya mengembalikan dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Namun, Anda perlu waspada dengan kandungan gula dalam beberapa minuman elektrolit, khususnya bagi penderita diabetes. Selain itu, mengonsumsi minuman elektrolit secara berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan ginjal Anda.
olahragaair putihdehidrasikekurangan cairan
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/electrolyte-water
Diakses pada 11 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/electrolytes-drinks
Diakses pada 11 September 2020
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/electrolyte-drinks-beneficial-or-not/
Diakses pada 11 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait