logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Ketahui Gejala Serangan Panik dan Penyebab-penyebabnya!

open-summary

Serangan panik adalah perasaan takut yang amat sangat dan terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan respon tubuh padahal tidak ada bahaya apapun atau penyebab yang jelas. Gejalanya adalah jantung berdebar, berkeringat dan gemetar.


close-summary

26 Mei 2019

| dr. Joni Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Serangan panik dapat terjadi pada kondisi apa saja bahkan dapat terjadi saat tidur

Serangan Panik dapat terjadi dimana saja, kenali gejalanya dan cara meredekan nya

Table of Content

  • 6 Penyebab Serangan Panik
  • Gejala - gejala serangan panik

Serangan panik adalah perasaan takut yang amat sangat yang terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan respon tubuh padahal tidak ada bahaya apapun atau penyebab yang jelas.

Advertisement

Serangan panik dapat terjadi pada kondisi apa saja, bahkan dapat terjadi saat tidur. Serangan panik dapat hanya terjadi sekali saja semur hidup namun beberapa orang mengalaminya berkali-kali.

Baca Juga

  • 12 Cara Mengatasi Stres yang Tidak Sulit untuk Anda Lakukan
  • Mengenal Histeria dan Gejalanya yang Patut Diwaspadai
  • Generalized Anxiety Disorder Niko Al Hakim Suami Rachel Vennya, Apa Penyebab dan Gejalanya?

6 Penyebab Serangan Panik

Penyebab serangan panik sampai sekarang tidak diketahui secara pasti. Namun terdapat beberapa faktor resiko yang membuat seseorang rentan mengalami serangan panik, antara lain

  • Riwayat serangan panik atau gangguan panik pada keluarga
  • Stres hidup berat seperti kematian atau penyakit orang terdekat
  • Peristiwa traumatis seperti kekerasan seksual, kecelakaan parah, dan sebagainya
  • Perubahan yang besar dalam hidup seseorang seperti perceraian atau bertambahnya anggota keluarga (bayi yang baru lahir)
  • Merokok atau konsumsi kafein yang berlebihan
  • Riwayat kekerasan fisik atau seksual selama masa anak-anak

Gejala - gejala serangan panik

Saat seseorang mengalami serangan panik, ia akan mengalami gejala berikut ini:

  • jantung berdebar-debar dan terasa cepat
  • berkeringat
  • gemetar
  • nyeri dada atau ketidaknyamanan pada area dada
  • sesak napas
  • merasa seperti tersedak atau seperti jalan napas tersumbat
  • perasaan kebas atau kesemutan, terutama di tangan
  • merasa kepanasan atau kedinginan
  • merasa pusing atau tidak seimbang
  • merasa mual
  • merasa bukan diri sendiri
  • merasa seperti kehilangan kendali atau akan menjadi gila
  • merasa takut mati

Ketika anda mengalami gejala serangan panik seperti yang disebutkan di atas, anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk meredakan gejala:

  • Tarik napas panjang dan dalam
  • Sadari anda mengalami serangan panik bukan serangan jantung. Oleh sebab itu, penting mengenali gejala serangan jantung. Ketika anda menyadari bahwa ini bukan serangan jantung, perasaan panik akan pelan-pelan mereda.
  • Selama serangan panik, pejamkan mata anda agar tidak semakin terpicu oleh lingkungan luar yang memperburuk serangan panik
  • Fokuskan perhatian pada satu benda. Beberapa orang terbantu dengan teknik ini agar perhatiannya teralih dari serangan panik.

Gejala serangan panik dan kegawatdaruratan (contoh: serangan jantung) hampir mirip. Namun ada beberapa hal yang dapat membedakan serangan panik dari serangan jantung.

Orang yang mengalami serangan jantung mengalami gejala berikut ini:

  • nyeri dada dan rasa tertekan yang berat dan semakin lama semakin berat di area dada
  • nyeri dada yang menjalar dari area dada ke tangan atau ke leher
  • latihan menarik dapas dalam tidak menghilangkan keluhan
  • aktivitas fisik akan membuat gejala memburuk

Walaupun gejala serangan panik dan serangan jantung dapat dibedakan, kebanyakan orang masih tidak dapat membedakannya. Karena itu bila tidak yakin akan kondisi yang dialami, segeralah ke instalasi gawat darurat rumah sakit.

Serangan panik biasanya berlangsung hanya sebentar yaitu kurang dari sepuluh menit, namun beberapa gejala dapat berlangsung lebih lama. Orang yang pernah mengalami sekali serangan panik beresiko tinggi mengalami serangan panik ulang.

Jika anda mengalami serangan panik, tetap berkonsultasilah dengan dokter karena walaupun bukan kondisi yang berbahaya, namun serangan panik yang berulang dapat semakin memburuk tanpa penanganan yang tepat.

Advertisement

panikgangguan kecemasangangguan kecemasan umumgangguan panik

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved