Penderita skizofrenia hebefrenik sering menunjukkan perilaku tak bertanggung jawab seperti anak-anak
Penderita skizofrenia hebefrenik sering menunjukkan perilaku tak bertanggung jawab seperti anak-anak

Istilah skizofrenia mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Skizofrenia sendiri merupakan gangguan mental serius yang paling sering terjadi. Salah satu yang akan dibahas kali ini adalah skizofrenia hebefrenik.

Lebih dari 23 juta penduduk di dunia menderita skizofrenia. Kondisi gangguan mental ini lebih banyak menimpa laki-laki ketimbang perempuan, khususnya laki-laki usia muda.

Gejala umum pada penderita Skizofrenia Hebefrenik

Skizofrenia sendiri pada umumnya akan memiliki gejala berikut:

1. Thought echo

Isi pikirannya akan berulang-ulang di dalam kepala. Terkadang penderita merasa ada yang memasukan pikiran ke dalam kepalanya, atau menarik pikirannya dari dalam kepalanya, sampai ada yang merasa pemikirannya disiarkan ke seluruh orang.

2. Waham

Waham merupakan kepercayaan atau keyakinan penderita yang sulit dipatahkan meskipun hal itu bertentangan dengan kenyataan dan tidak memiliki dasar logika.

3. Delusion of control

Waham ini membuat penderita skizofrenia merasa dikontrol oleh seseorang di luar dirinya sendiri.

4. Halusinasi pendengaran

Suara halusinasi yang didengar bisa berupa komentar terhadap perilaku penderita maupun suara yang berasal dan salah satu bagian tubuh.

Mengenali skizofrenia hebefrenik

Salah satu tipe skizofrenia yang ada adalah skizofrenia hebefrenik. Tipe ini dicirikan dengan kelakuan liar atau konyol, emosi yang tidak sesuai, dan waham juga halusinasi yang singkat. Skizofrenia hebefrenik juga disebut skizofrenia disorganisasi.

Tipe skizofrenia ini seringkali menampilkan adanya perubahan perilaku ke arah primitif, kekanak-kanakan, dan tidak terstruktur. Biasanya skizofrenia hebefrenik mulai muncul sebelum usia 25 tahun.

Penderita skizofrenia hebefrenik juga tergolong aktif (tidak diam), tetapi tidak memiliki tujuan dan tidak terstruktur. Gangguan berpikir mereka terlihat jelas dan kontak mereka terhadap realita tergolong buruk.

Gejala skizofrenia hebefrenik

Berikut beberapa gejala yang sering dijumpai pada penderita skizofrenia hebefrenik:

  • Perilaku yang tidak bertanggung jawab menyerupai anak-anak
  • Lebih suka untuk menyendiri
  • Perilaku menunjukkan hampa tujuan dan hampa perasaan
  • Sering cekikikan dan senyum sendiri
  • Tertawa menyeringai
  • Membohongi orang lain untuk gurauan (prank)
  • Mengungkapkan kata-kata yang diulang-ulang
  • Pembicaraan tak menentu dan tidak berhubungan

Kemungkinan seseorang menderita skizofrenia hebefrenik jika didapati beberapa gejala di atas dalam waktu 2-3 bulan.

Skizofrenia tipe ini pun dapat disembuhkan seperti skizofrenia pada umumnya. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mengembalikan kondisi penderita bahkan sampai dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari seperti orang pada umumnya.

Jika Anda menemukan ciri-ciri tersebut pada orang di sekitar Anda, maka segera ajak ke dokter terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cepat bawa penderita jika ia mulai melakukan hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang di sekitarnya.

WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia
Diakses 18 April 2019

Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia III

Kaplan and Sadock's Synopsis of Psychiatry 11th edition

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/schizophrenia/symptoms-causes/syc-20354443
Diakses 18 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed