logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Mengenali Gejala Depresi dan Cara Mendampingi Orang yang Mengalaminya

open-summary

Gejala depresi bisa timbul akibat banyak faktor yang terkait dengan kehidupan seseorang. Tanda-tanda depresi ini bukan sekadar rasa sedih yang berlebihan dan gangguan tidur saja.


close-summary

3.25

(4)

9 Mar 2021

| Ade Irawan

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Gejala depresi bisa timbul akibat banyak faktor yang terkait dengan kehidupan seseorang

Tanda stres dan depresi yang umum adalah merasa diri sendiri tidak berharga

Table of Content

  • Faktor yang menyebabkan muncul gejala depresi
  • Mengenali gejala depresi yang mungkin muncul
  • Cara membantu orang yang menunjukkan gejala depresi
  • Catatan dari SehatQ

Depresi kadang disalahartikan dengan perasaan sedih atau tidak bahagia. Namun, depresi bisa lebih dari itu. Gejala depresi bisa diketahui dengan berbagai hal, seperti kehilangan minat pada sesuatu hingga mengalami gangguan tidur.

Advertisement

Faktor yang menyebabkan muncul gejala depresi

Setiap orang berpotensi mengalami depresi. Mungkin penyebabnya saja yang berbeda. Beberapa faktor risiko yang bisa memunculkan tanda-tanda depresi yaitu:

  • Faktor keturunan
  • Kematian atau kehilangan orang yang disayang
  • Mengalami konflik
  • Mengalami pelecehan seksual
  • Mendapatkan kekerasan fisik
  • Tekanan pekerjaan
  • Kehilangan pekerjaan atau penghasilan
  • Pernikahan yang tidak diinginkan
  • Melahirkan
  • Perceraian
  • Pensiun dan tidak lagi memiliki kesibukan

Mengenali gejala depresi yang mungkin muncul

Berikut tanda depresi yang bisa saja muncul saat seseorang mengalami berbagai momen dalam hidupnya:

1. Tidak lagi bersemangat mengerjakan sesuatu

Salah satu gejala depresi adalah menyendiri dan tidak mau bertemu orang lain
Orang yang mengalami depresi malas berinteraksi dengan orang lain

Depresi akan menghilangkan segala kesenangan seseorang dalam melakukan sesuatu, termasuk hobi dan aktivitas favorit lain. Depresi juga memengaruhi kehidupan seksual, yaitu turunnya gairah bercinta bahkan berujung impotensi pada pria. Selain itu, penderita depresi lebih ingin menyendiri dan tidak berminat untuk berinteraksi dengan orang lain.

2. Merasa tidak memiliki harapan

Tanda stres dan depresi yang lebih umum adalah merasa diri sendiri tidak berharga atau selalu merasa bersalah. Hal ini akan membuat seseorang tidak lagi memiliki harapan untuk mengembangkan diri atau sekadar melakukan sesuatu yang baru.

3. Mengalami gangguan tidur

Depresi akan membuat seseorang bisa tidur berlebihan atau malah kesulitan untuk tidur di malam hari. Dua hal ini akan membuat Anda kelelahan dan kekurangan energi keesokan harinya.

4. Kecemasan berlebih

Tanda depresi yang bisa dilihat dengan lebih jelas adalah perasaan gugup, gelisah, panik, dan napas yang cepat. Kerja jantung pun akan lebih cepat dan tubuh mengeluarkan keringat berlebih. Selain itu, orang yang depresi akan kesulitan untuk fokus atau berpikiran jernih.

5. Mudah marah

Depresi akan membuat seseorang jadi mudah tersinggung dan mengeluarkan amarah yang tidak semestinya. Mereka yang depresi juga akan mencari pelarian dengan menyalahgunakan obat terlarang hingga perilaku berbahaya lainnya.

6. Perubahan nafsu makan dan berat badan

Orang yang depresi bisa menyebabkan perubahan kebiasaan makan sehari-hari. Bisa saja seseorang makan terlalu banyak hingga membuat tubuhnya lebih gemuk. Namun, ada juga orang yang kehilangan nafsu makannya hingga mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis dalam waktu singkat.

7. Perubahan mood yang tiba-tiba

Depresi bisa menyebabkan perubahan suasana hati menjadi sangat tidak menentu. Orang yang mengalami depresi tidak dapat mengontrol perubahan mood yang mendadak ini.. Setelah meluapkan amarah, penderita depresi bisa menangis sejadi-jadinya.

8. Ingin bunuh diri

Tanda stres dan depresi yang paling berbahaya adalah percobaan bunuh diri. Pada tahun 2013, tercatat ada lebih dari 42.000 masyarakat Amerika meninggal akibat bunuh diri. Orang yang bunuh diri biasanya menunjukkan tanda-tanda lebih dulu. Untuk itu, ada baiknya semua orang mengenali tanda-tanda yang ditunjukkan orang yang depresi.

Cara membantu orang yang menunjukkan gejala depresi

Mengetahui orang terdekat Anda mengalami depresi merupakan satu langkah baik sebelum bisa membantunya. Setelah melihat tanda-tanda munculnya depresi, ini beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Berada di sampingnya selalu

Alih-alih menasihati penderita depresi, cobalah untuk menjadi pendengar yang baik. Mungkin awalnya akan sangat sulit karena mereka cenderung menutup diri. Namun, cobalah untuk selalu ada di dekatnya.

  • Melakukan aktivitas bersama

Sederhananya, Anda bisa mengajak orang tersebut untuk makan atau menonton film bersama. Jika sudah terbiasa, cobalah untuk mengajaknya berolahraga di luar ruangan dan berinteraksi dengan orang lain.

  • Temani saat bertemu dengan spesialis

Menerima masukan atau tindakan dari para ahli merupakan cara terbaik untuk membantu mereka kembali ceria. Tugas Anda hanya menemaninya setiap kali melakukan kunjungan. Percayalah, itu akan membuat perbedaan besar untuk mereka.

  • Tetap jaga diri Anda

Anda bisa membantu orang terdekat dalam menghadapi depresi, tapi jangan lupakan untuk menjaga diri sendiri. Berikan batasan dalam membantunya untuk menghindari kelelahan fisik dan mental. Jangan sampai Anda mengorbankan rutinitas Anda demi mendampingi penderita depresi. Lebih baik segera mencari bantuan ahli untuk memberikan penanganan yang tepat.

Baca Juga

  • Social Rejection Beri Dampak Buruk bagi Kesehatan, Bagaimana Cara Mengatasinya?
  • Mengenal High Functioning Anxiety dan Gejalanya
  • Manfaat Meditasi Metta Bhavana dan Cara Melakukannya dengan Benar

Catatan dari SehatQ

Gejala depresi bisa muncul bukan hanya dari momen buruk yang dialami seseorang. Momen baik seperti pernikahan dan melahirkan juga bisa berujung pada munculnya depresi. Kenali tanda-tanda depresi yang muncul pada seseorang karena hal itu bisa membantu Anda untuk mencegahnya semakin memburuk.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar depresi dan gejalanya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

depresipenyebab depresigangguan tidurgangguan kecemasan

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved