Cara Tangani Infertilitas untuk Bantu Dapatkan Momongan

Penyebab sulit hamil dapat datang dari wanita maupun pria.
Bagi pasangan yang kesulitan mendapatkan momongan, berbagai jenis program hamil dapat Anda coba.

Infertilitas merupakan masalah yang menerpa tidak sedikit pasangan suami istri yang tak kunjung mendapatkan momongan. Kondisi ini diartikan sebagai gangguan sistem reproduksi yang ditandai dengan kegagalan pasangan suami istri untuk mendapatkan kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seks tanpa kontrasepsi. 

Infertilitas dapat disebabkan oleh banyak hal dan penyebabnya berbeda-beda bagi laki-laki dan perempuan. Berikut adalah beberapa penyebab infertilitas yang dibagi berdasarkan gender.

[[artikel-terkait]]

Penyebab Sulit Hamil dari Sisi Pria dan Wanita

Infertilitas dapat disebabkan dari faktor kondisi pria maupun wanita. Apabila infertilitas terjadi pada pria, beberapa hal berikut bisa jadi penyebabnya:

  • Jumlah sperma sedikit
  • Pergerakan sperma yang buruk
  • Sperma abnormal
  • Saluran sperma yang terhambat

Sementara itu, masalah yang sering membuat wanita sulit hamil di antaranya:

  • Ovarium yang tidak menghasilkan sel telur secara teratur
  • Tuba falopi yang tersumbat
  • Masalah di serviks atau rahim Anda

5 Metode Program Hamil yang Bisa Anda Coba

Tergantung dimana permasalahan yang menyebabkan tidak terjadinya kehamilan, ada beberapa metode program hamil yang dapat Anda coba untuk mencapai kehamilan:

1. Obat untuk Membantu Ovulasi

Dokter akan merekomendasikan obat atau suntikan hormon kesuburan untuk mempermudah terjadinya ovulasi. Ada berbagai jenis pilihan obat tergantung anjuran dan saran dokter.

Perlu diingat bahwa pada sebagian wanita peningkatan hormon kesuburan dapat menyebabkan pelepasan lebih dari satu sel telur yang berarti memungkinkan pasangan memiliki bayi kembar atau lebih.

2. Pembedahan Tuba Falopi yang Tersumbat

Apabila saluran tuba tersumbat, sel telur tidak bisa turun ke rahim sehingga tidak dapat terjadi pembuahan sperma. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita yang memiliki kondisi yang biasa disebut endometriosis atau pernah terkena infeksi panggul.

Masalah tuba falopi yang tersumbat mungkin dapat diatasi dengan pembedahan. Dokter akan mencoba ‘membersihkan’ tuba falopi sehingga memperbesar peluang terjadinya kehamilan.

3. Inseminasi Intrauterin/Inseminasi Buatan (IUI)

Prosedur ini cukup populer sebagai pilihan pertama pasangan dalam menangani masalah kesuburan. Inseminasi buatan umumnya dilakukan pada kondisi jumlah sperma yang sedikit atau pergerakan sperma yang kurang baik.

Pada prosedur ini, sperma akan dimasukkan langsung ke rahim melalui bantuan dokter untuk memfasilitasi terjadinya pembuahan. Tujuan utama dari inseminasi buatan adalah untuk menambah jumlah sperma yang dapat masuk ke tuba falopi sehingga kesempatan terjadinya pembuahan dapat meningkat.

4. In Vitro Fertilization (IVF)/Bayi Tabung

Opsi ini biasanya merupakan pilihan yang direkomendasikan dokter apabila prosedur lain yang tidak invasif tidak membuahkan hasil. Prosedur ini mencakup prosedur pengambilan sel telur, kemudian menggabungkan sel telur dan sel sperma di laboratorium.

Setelah terjadi pembuahan, dokter menempatkan embrio ke dalam rahim. IVF merupakan prosedur yang lebih kompleks dan oleh karena itu juga lebih mahal. Dilansir dari laman Moneysmart, harga IVF di Indonesia dimulai dari Rp 20 juta.

5. ICSI (Injeksi Sperma Intracytoplasmic)

Metode ini dilakukan oleh dokter yang menyuntikkan sperma langsung ke dalam telur di laboratorium. Teknik yang dikenal dengan ICSI (injeksi sperma intracytoplasmic) ini akan dilakukan jika jumlah sel sperma si pria sangat sedikit atau pergerakan sperma tidak bagus. Apabila telur yang dibuahi sudah siap, selanjutnya akan dilakukan operasi dengan proses IVF normal untuk memasukkan telur ke dalam rahim si wanita.

Bagi Anda yang ingin melakukan program hamil dengan terapi kesuburan seperti di atas, jangan ragu untuk segera konsultasikan kondisi Anda dan pasangan ke dokter spesialis kandungan. Dengan begitu, Anda akan mengetahui jenis terapi yang paling tepat dan efektif untuk kondisi Anda dan pasangan.

penyebab sulit hamil

WebMD. https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/ss/slideshow-which-treatment-is-for-you
Diakses pada Oktober 2018

World Health Organization. https://www.who.int/reproductivehealth/topics/infertility/definitions/en/
Diakses pada 28 Februari 2019

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/infertility/intrauterine-insemination/
Diakses pada 28 Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed