logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Titik Rangsang U-Spot, Bagaimana Cara Stimulasinya?

open-summary

Titik rangsang U-spot mungkin belum terlalu dikenal orang, tidak seperti G-spot dan A-spot. Lokasi U-spot berada di lubang uretra yang juga dipenuhi saraf.


close-summary

15 Okt 2021

| Annisa Nur Indah

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Titik rangsang U-spot mungkin belum terlalu dikenal orang, tidak seperti G-spot dan A-spot

U-spot bisa distimulasi menggunakan jari yang bersih

Table of Content

  • Di mana letak U-spot?
  • Apa bedanya U-spot, G-spot, dan A-spot?
  • Bagaimana cara menstimulasi U-spot?
  • Posisi seks yang dapat merangsang U-spot
  • Mungkinkan squirting saat stimulasi U-spot?

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang titik kenikmatan bernama G-spot. Namun ada satu titik yang sering diabaikan yaitu U-spot. 

Advertisement

U-spot atau titik uretra ini adalah tempat keluarnya air seni. Bagi sebagian orang, tempat keluarnya air seni ini memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi, dipenuhi dengan saraf, dan terasa geli jika disentuh. Tak heran banyak yang menjadikan U-spot sebagai titik rangsangan untuk mendapatkan orgasme.

Saraf yang berada di U-spot ini juga mensuplai saraf ke area lain dari alat kelamin sehingga menimbulkan kenikmatan seksual. Merangsang titik kenikmatan di uretra tentunya akan terasa menyenangkan.

Di mana letak U-spot?

Bagi wanita, lubang uretra terletak di vulva, antara klitoris dan lubang vagina. Seperti diketahui, wanita memiliki 3 lubang genitalia, yaitu anus atau lubang pantat, vagina, dan lubang uretra. Uretra dan vagina adalah dua area anatomi yang terpisah. 

Untuk melihat letak U-spot Anda bisa meraba atau bercermin untuk melihat daerah genital Anda. Mulai dengan klitoris di bagian paling atas, lalu ke bawah terdapat lubang pertama yaitu uretra dan di sinilah terdapat titik U-spot. Dilanjutkan dengan lubang kedua adalah vagina, sedangkan lubang paling bawah atau belakang adalah anus.

Sedangkan pada pria, posisi u-spot berada di ujung penis tepatnya lubang yang sama tempat keluarnya air seni dan sperma. Fungsi fisiologis ureter adalah saluran untuk mengeluarkan urine ke luar tubuh lewat proses ekskresi. 

Kandung kemih memiliki reseptor ketika sudah penuh, sehingga merespons sfingter terbuka dan urine pun masuk  ke uretra. 

Uretra pada pria memiliki fungsi lain selain mengeluarkan urine dan U-spot, yaitu sebagai saluran keluarnya air mani saat ejakulasi. 

Karena anatomi pria dan wanita berbeda, panjang uretra juga berbeda. Wanita memiliki uretra jauh lebih pendek daripada pria. Pria memiliki sekitar 20 cm karena harus melintasi panjang penis. Sedangkan pada wanita hanya 4 cm. 

Apa bedanya U-spot, G-spot, dan A-spot?

U-spot, A-spot, dan G-spot sama-sama merupakan titik rangsang, hanya posisinya saja yang berbeda. G-spot dan A-spot berada di dalam vagina. Sedangkan U-spot berada di luar vagina, yaitu di bawah klitoris.

Mereka sama-sama titik rangsang yang jika distimulasi dengan baik dan benar dapat membawa kenikmatan bagi pemiliknya.

Bagaimana cara menstimulasi U-spot?

Lakukan eksplorasi karena tidak semua orang nyaman dengan sensasi stimulasi U-spot, apalagi daerah ini sangat sensitif dan harus dirawat dengan hati-hati. Jangan mencubit, menjepi, menyodok, atau menusuk titik ini. 

Berikut ini ada beberapa cara stimulasi U-spot yang bisa Anda coba untuk mengetahui dab merasakan mana cara yang nyaman bagi Anda:

1. Stimulasi dengan jari

Sentuh pelan-pelan daerah U-spot. Sentuh dengan pola naik turun, kiri kanan, dan searah jarum jam. Pastikan saat menyentuh menggunakan pelumas agar tidak menyebabkan terlalu banyak gesekan dan menyebabkan kulit yang perih akibat gesekan.

Ingat, cuci tangan dulu sebelum menyentuh U-spot. Uretra tidak memiliki mikrobioma pelindung yang sama dengan vagina, sehingga tidak dapat melawan bakteri dengan kekuatan yang sama. Risiko terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) lebih tinggi jika jari Anda kotor saat menstimulasi area ini. 

2. Stimulasi dengan mulut

Anda juga bisa menstimulasi U-spot dengan mulut atau lidah. Caranya dengan menjilat dari lubang vagina ke arah klitoris untuk merangsang pembukaan uretra. Minta pasangan Anda untuk melakukan stimulasi ini.

Namun hati-hati karena mulut penuh dengan bakteri dan stimulasi dengan mulut akan sangat rentan terhadap infeksi saluran kemih. 

3. Stimulasi dengan vibrator

Beberapa orang juga menyukai stimulasi dengan getaran dari vibrator. Karena titik U-spot berukuran kecil, cukup gunakan vibrator mini untuk menstimulasinya. Jangan lupa gunakan pelumas terlebih dahulu karena uretra tidak bisa mengeluarkan pelumas alami layaknya vagina.

Posisi seks yang dapat merangsang U-spot

Untuk stimulasi lebih mudah, Anda bisa melakukan beberapa posisi seks yang menyentuh U-spot, yaitu sebagai berikut:

  • Misionaris dengan topangan

Cobalah topang pinggul dengan bantal saat melakukan posisi misionaris. Posisi ini akan mengangkat panggul dan alat kelamin ke atas sehingga uretra mudah dicapai. Saat penetrasi, klitoris, uretra, dan tudung klitoris pun akan mudah distimulasi.

  • Woman on top

Posisi ini dilakukan jika Anda ingin menggabungkan stimulasi U-spot dengan penetrasi vagina atau anal. Saat penetrasik, stimulasi U-spot dengan jari, boleh menggunakan jari sendiri atau jari pasangan. 

Baca Juga

  • Teknik Blowjob, Apa Saja yang Boleh dan Tidak Dilakukan?
  • Ketahui Berbagai Penyebab Kondom Bocor
  • Didiagnosis Menderita Rahim Kecil, Berbahayakah Bagi Ibu Hamil?

Mungkinkan squirting saat stimulasi U-spot?

Bisa jadi. Ejakulasi vagina atau female orgasme atau squirting adalah nama untuk pelepasan cairan dari uretra selama orgasme. Namun banyak laporan anekdotal berkata bahwa squirting paling sering terjadi terhadap stimulasi G-spot atau stimulasi klitoris, bukan stimulasi U-spot.

Setiap orang memiliki sensitivitas berbeda-beda. Stimulasi U-spot mungkin akan menimbulkan orgasme, tapi mungkin juga malah menimbulkan ketidaknyamanan. 

Ada juga yang beranggapan stimulasi U-spot meningkatkan gairah tapi tidak mengarah pada orgasme. Ada juga yang tidak suka sensasinya sama sekali. Semuanya kembali pada kenyamanan Anda saat melakukannya.

Jangan lupa buang air kecil setelah menstimulasi U-spot atau setelah berhubungan seks. Berkemih membantu membersihkan uretra dari bakteri dan mengurangi risiko infeksi saluran kemih.

Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang U-spot. tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

tips sekshubungan seks

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved