Tulang pengumpil membantu pergerakan tangan

Selain tulang hasta, tulang yang membentuk lengan bawah lainnya adalah tulang pengumpil. Posisi tulang pengumpil tidak jauh dari tulang hasta karena keduanya bersebelahan dengan satu sama lainnya.

Tulang pengumpil dikenal sebagai salah satu tulang utama pembentuk lengan bawah dan lebih tebal serta pendek daripada tulang hasta. Bersama dengan tulang hasta, tulang pengumpil berperan dalam pergerakan dari lengan bagian bawah.

Mengenal tulang pengumpil

Tulang pengumpil berada di antara sikut dan pergelangan tangan serta berada di samping tulang hasta. Tulang pengumpil disambungkan dengan jaringan berserat tebal yang disebut sebagai interosseous ligament.

Tulang pengumpil merupakan jenis tulang panjang yang memiliki ciri khas kuat dan padat. Bagian depan tulang pengumpil atau diafisis memiliki rongga yang menjadi tempat sumsum tulang berada.

Sementara bagian ujung satunya atau epifisis terbentuk dari jaringan tulang spons yang mengeras seiring bertambahnya usia. Umumnya, tulang pengumpil memiliki panjang 20,32- 26,67 centimeter.

Tidak semua tulang pengumpil memiliki bentuk yang sempurna, beberapa orang memiliki tulang pengumpil yang lebih pendek atau tidak berbentuk yang semestinya. Hal ini bisa dikarenakan suatu kecacatan sejak lahir ataupun karena adanya cedera tertentu.

Apa fungsi tulang pengumpil?

Secara garis besar, tulang pengumpil berfungsi untuk memberikan struktur pada lengan bagian bawah dan membantu pergerakan lengan, tangan, dan pergelangan tangan.

Tulang pengumpil bekerja sama dengan tulang hasta untuk membantu Anda bisa mengangkat barang serta melakukan berbagai hal dengan lengan dan tangan Anda. Tidak hanya itu, tulang pengumpil membantu membentuk persendian dari siku.

Tulang pengumpil juga berperan sebagai penyokong lengan saat Anda sedang merangkak ataupun mengangkat beban, serta menjadi tempat melekatnya beberapa otot lengan bagian bawah.

Cedera pada tulang pengumpil

Dibandingkan dengan tulang hasta, tulang pengumpil lebih mungkin untuk mengalami keretakan. Oleh karenanya, keretakan tulang adalah salah satu cedera yang umum pada tulang pengumpil.

Saat seseorang terjatuh, mereka akan lebih cenderung menahan berat badannya dengan tangan bagian bawah yang membuat tulang pengumpil mendapatkan tekanan yang lebih besar daripada tulang hasta.

Rasa sakit merupakan tanda utama dari adanya keretakan pada tulang pengumpil. Rasa nyeri tersebut bisa dirasakan pada:

  • Lengan bawah.
  • Sikut.
  • pergelangan tangan.

Ada juga gejala yang timbul seperti:

  • Memar.
  • Kebas.
  • Bengkak.
  • Adanya tulang yang menonjol.
  • Suara gemeretak.
  • Rasa lunak pada daerah lengan bawah.

Jatuh dengan lengan yang terlentang juga meningkatkan risiko mengalami retak di ujung tulang pengumpil yang dekat dengan sikut. Keretakan jenis ini sangat sering terjadi pada kaum lansia yang terjatuh.

Berbeda dengan kaum lansia, anak-anak lebih condong untuk mengalami keretakan, dan bukan patah, atau kondisi saat patah tulang tidak membuat tulang terbelah menjadi dua bagian.

Hal ini karena anak-anak masih memiliki tulang pengumpil yang belum berkembang secara sempurna, sehingga lebih lentur dari tulang pengumpil orang dewasa. Namun, remaja lebih mungkin untuk mengalami keretakan pada lempeng pertumbuhan yang berpotensi menimbulkan kecacatan permanen.

Meskipun keretakan tulang pengumpil tidak membahayakan nyawa, tetapi Anda tetap perlu membawa orang yang mengalami keretakan tulang pengumpil ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/radius-bone#1
Diakses pada 10 Desember 2019

Verywell Health. verywellhealth.com/radius-anatomy-4587596#function
Diakses pada 10 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed