Mengenal Tipsy, Sinyal untuk Tidak Berlebihan Minum Alkohol


Jika mengonsumsi alkohol berlebihan, fungsi tubuh akan berjalan lebih lambat. Tipsy adalah tanda-tanda awal alkohol mulai berpengaruh pada tubuh.

(0)
25 Oct 2020|Azelia Trifiana
Tipsy adalah sinyal tubuh sebelum Anda masuk ke fase mabukTipsy adalah tanda awal yang memberitahu tubuh mengonsumsi terlalu banyak alkohol
Ketika seseorang mengonsumsi minuman beralkohol, maka alkohol akan masuk ke aliran darah dan berdampak terhadap fungsi tubuh dan otak. Jika mengonsumsi alkohol berlebihan, fungsi tubuh akan berjalan lebih lambat. Tipsy adalah tanda-tanda awal alkohol mulai berpengaruh pada tubuh.Umumnya, seseorang akan mulai merasakan tipsy setelah mengonsumsi 2-3 jenis minuman beralkohol dalam rentang waktu satu jam. Namun, kadar toleransi terhadap alkohol setiap orang berbeda-beda.

Tingkatan mabuk alkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol bisa menyebabkan seseorang mabuk atau hangover, dengan ciri-ciri seperti:
  • Kesulitan mengambil keputusan atau mencerna informasi
  • Koordinasi menurun
  • Detak jantung dan pernapasan menjadi lebih lambat
  • Gangguan penglihatan
  • Merasa sangat mengantuk
  • Kehilangan keseimbangan
Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, akan semakin kuat dampaknya pada tubuh. Tingkatan mabuk alkohol yang sangat parah pun berbahaya karena dapat mengakibatkan kejang, muntah, dehidrasi, gagal ginjal akut, cedera, koma, hingga kematian.Untuk itu, penting mengetahui tingkatan mabuk alkohol agar tahu kapan harus berhenti sebelum masuk ke tahap membahayakan. Tingkatan ini dinilai dari blood alcohol content (BAC) yaitu unit untuk mengukur jumlah alkohol dalam aliran darah seseorang.Tingkatan mabuk alkohol dapat diklasifikasikan dalam 7 fase, yaitu:

1. Sadar (sobriety)

Seseorang berada dalam kondisi sober atau terkena dampak alkohol sangat ringan ketika hanya mengonsumsi satu minuman beralkohol dalam periode satu jam. Kadar alkohol dalam darahnya hanya sekitar 0,01-0,05% saja. Pada tingkatan ini, seseorang masih merasa seperti dirinya sendiri.

2. Euforia/tipsy

Tipsy adalah tanda-tanda awal saat alkohol mulai memberikan efek pada tubuh. Perempuan dan laki-laki memiliki toleransi berbeda akan alkohol, termasuk kapan mulai merasakan tipsy.Contohnya jika laki-laki merasakan tipsy setelah konsumsi 2-3 jenis minuman beralkohol dalam satu jam, perempuan bisa merasakan tipsy setelah mengonsumsi 1-2 jenis saja. Kadar BAC dalam fase ini adalah 0,03-0,12%.Ketika seseorang mengalami tipsy, mereka bisa merasa lebih percaya diri dan berbicara lebih banyak. Selain itu, orang tipsy lebih berani mengambil risiko meski respons motoriknya lebih lambat. Lebih jauh lagi, orang tipsy memiliki rentang fokus dan daya ingat yang lebih singkat.

3. Excitement

Tingkatan mabuk alkohol berikutnya adalah excitement ketika sudah mengonsumsi 3-5 minuman (bagi laki-laki) dan 2-4 minuman (bagi perempuan) dalam waktu satu jam.Kadar BAC dalam tahapan ini adalah 0,09-0,25%. Inilah fase ketika seseorang dikatakan mabuk. Beberapa cirinya adalah:
  • Tidak stabil secara emosi, bisa senang dan sedih bergantian
  • Kehilangan kemampuan koordinasi
  • Kesulitan mengingat sesuatu
  • Tidak bisa mengambil keputusan
  • Penglihatan semakin kabur
  • Kehilangan keseimbangan
  • Merasa lelah dan mengantuk

4. Confusion

Mengonsumsi lebih dari 5 minuman (bagi laki-laki) dan 4 minuman (bagi perempuan) dalam waktu satu jam dapat menyebabkan seseorang masuk ke tahap confusion atau kebingungan.Kadar BAC dalam tahap ini adalah 0,18-0,30%. Ciri-cirinya adalah:
  • Kesulitan berdiri dan berjalan
  • Emosi meluap-luap
  • Sangat bingung akan apa yang terjadi
  • Rentan kehilangan kesadaran
  • Tidak dapat merasakan sakit sehingga risiko cedera kian tingg

5. Stupor

Fase berikutnya membuat seseorang tak lagi bisa merespons terhadap apa yang terjadi di sekitar. Mustahil untuk berdiri bahkan berjalan. Orang dalam tahapan ini bisa pingsan, kejang, atau memiliki kulit pucat dan kebiruan.Lebih jauh lagi, pada fase dengan kadar BAC 0,25-0,40% ini seseorang tak lagi bisa bernapas dengan normal. Refleks muntah atau gag reflex juga tidak bekerja optimal sehingga sangat berbahaya jika tersedak muntah sendiri. Ini adalah tahap seseorang memerlukan penanganan medis darurat.

6. Koma

Tingkatan mabuk alkohol yang lebih parah adalah koma, terjadi ketika fungsi tubuh berfungsi sangat lambat. Seseorang berisiko mengalami kematian pada tahap ini. Sangat penting memberikan penanganan medis darurat saat kadar alkohol dalam darah menyentuh 0,35-0,45%.

7. Kematian

Ketika kadar alkohol dalam darah sudah lebih tinggi dari 0,45%, seseorang bisa meninggal dunia karena mabuk alkohol. Jika sudah menembus tahapan ini, artinya konsumsi alkohol sudah terlampau banyak sehingga tubuh tak bisa lagi memberikan toleransi.

Setiap individu memiliki toleransi yang berbeda saat alkohol masuk ke tubuh masing-masing. Penting untuk tahu tingkatan mabuk alkohol agar tahu kapan harus berhenti dan kapan harus mencari pertolongan medis darurat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar mabuk dan dampaknya terhadap tubuh, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
alkoholhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/what-does-it-feel-like-to-be-drunk
Diakses pada 9 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326345
Diakses pada 9 Oktober 2020
National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism. https://www.niaaa.nih.gov/publications/brochures-and-fact-sheets/alcohol-facts-and-statistics
Diakses pada 9 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait