Penyakit hepatitis merupakan peradangan yang terjadi pada organ hati dan dapat menjadi penyakit hati kronis
Peradangan pada organ hati menyebabkan penyakit hepatitis

Penyakit hepatitis merupakan salah satu penyakit yang cukup ditakuti dalam masyarakat. Meskipun demikian tidak semua masyarakat mengenal penyakit hepatitis secara menyeluruh.

Sebagian besar masyarakat mungkin hanya mengetahui bahwa hepatitis berkaitan dengan gangguan pada organ hati dan memiliki berbagai tipe. Namun, apa yang menyebabkan penyakit hepatitis sangat berbahaya?

[[artikel-terkait]]

Tipe-tipe penyakit hepatitis

Terdapat berbagai macam tipe penyakit hepatitis dengan bentuk penularan dan dampak yang berbeda-beda pula, berikut adalah tipe-tipe penyakit hepatitis yang ada di dunia:

  • Penyakit hepatitis A

Penyakit hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A dan biasanya jenis hepatitis ini tidak menimbulkan efek jangka panjang.

Penyakit hepatitis A dapat ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan feses dari penderita hepatitis A. Namun, penyakit hepatitis A dapat dicegah dengan vaksinasi.

  • Penyakit hepatitis B

Penyakit hepatitis B diakibatkan oleh infeksi virus hepatitis B dan berpotensi untuk menimbulkan kanker hati dan sirosis hati yang dapat berujung pada kematian.

Penularan penyakit hepatitis B dapat melalui cairan tubuh penderita, seperti darah, cairan dari alat kelamin, dan sebagainya. Serupa dengan penyakit hepatitis A, penyakit hepatitis B dapat dicegah dengan vaksinasi.

  • Penyakit hepatitis C

Infeksi dari virus Hepatitis C dapat menyebabkan penyakit hepatitis C. Terkadang penderita dari virus hepatitis C tidak menyadari dirinya terinfeksi virus hepatitis C. Penyakit hepatitis C dapat mengakibatkan sirosis hati.

Virus hepatitis C menular melalui cairan tubuh dan umumnya menular melalui darah. Berbeda dengan penyakit hepatitis A dan B, penyakit hepatitis C belum ada vaksinnya.

  • Penyakit hepatitis D

Penyakit hepatitis D jarang terjadi dan virus hepatitis D hanya bisa berkembang jika terdapat virus hepatitis B dalam tubuh penderita. Oleh karenanya, penyakit hepatitis D dapat dicegah dengan vaksin penyakit hepatitis B.

Penyakit hepatitis D ditularkan melalui kontak dengan darah penderita hepatitis D dan merupakan penyakit hati yang serius.

  • Penyakit hepatitis E

Penyakit Hepatitis E merupakan infeksi virus hepatitis E. Penyakit hepatitis E umumnya ditemukan pada daerah-daerah dengan kebersihan yang kurang dan menular melalui konsumsi air yang terkontaminasi dengan virus hepatitis E.

Biasanya, penyakit hepatitis E dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 4-6 minggu. Namun, terkadang penyakit hepatitis E dapat berkembang menjadi gagal hati akut yang dapat berakibat kematian.

  • Penyakit hepatitis karena alkohol

Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh alkohol tidak menular dan diakibatkan oleh konsumsi alkohol yang merusak sel-sel hati. Kerusakan hati tersebut dapat memicu sirosis hati ataupun kegagalan pada organ hati.

Tidak hanya alkohol, konsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama atau terpapar dengan racun juga dapat menyebabkan penyakit hepatitis.

  • Penyakit hepatitis autoimun

Pada kasus tertentu, sistem imun tubuh menganggap organ hati sebagai ancaman dan menyerang organ hati. Hal ini mengakibatkan peradangan pada hati yang dapat memicu kerusakan organ hati.

Kemungkinan penyebabnya adalah karena faktor keturunan atau karena adanya infeksi sebelum penyakit hepatitis terjadi.

Penyakit hepatitis secara umum

Penyakit hepatitis merupakan peradangan yang terjadi pada organ hati. Hepatitis dapat mengakibatkan penyakit hati yang kronis yang pada akhirnya dapat mengakibatkan organ hati tidak dapat berfungsi secara normal.

Hepatitis dapat menyebabkan gagal ginjal, gangguan pendarahan, kanker hati, penumpukan racun dalam tubuh yang menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal, peningkatan tekanan darah pada hati (hipertensi portal), penumpukan cairan pada perut (asites), dan kematian.

Pada awalnya penderita hepatitis mungkin tidak merasakan gejala apa-apa sampai terdapat kerusakan pada organ hati.

Pencegahan penyakit hepatitis

Penyakit hepatitis A dan E dapat dicegah dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman. Pencegahan penyakit hepatitis B, C, dan D dapat dilakukan dengan tidak menggunakan jarum suntik, alat cukur, dan sikat gigi dengan orang lain.

Anda juga dapat mencegah penyakit hepatitis B dan C dengan menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Selain itu, penyakit hepatitis A dan B dapat dicegah dengan vaksinasi.

Kenali gejala penyakit hepatitis

Penyakit hepatitis B dan C memang tidak menimbulkan gejala apapun dan baru disadari saat kerusakan pada organ hati sudah terjadi. Namun tipe penyakit hepatitis lainnya tetap dapat memperlihatkan gejala tertentu. Berikut adalah gejala penyakit hepatitis yang dapat dialami:

  • Urine yang bewarna gelap
  • Rasa lelah
  • Kulit dan mata yang berwarna kuning (jaundice)
  • Tinja yang berwarna pucat
  • Gejala-gejala seperti flu
  • Penurunana berat badan yang tidak diketahui penyebabnya
  • Sakit perut

Bila Anda atau kerabat mengalami gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel Terkait

Banner Telemed