Mengenal Terapi ABA untuk Menangani Autisme


Terapi ABA atau Applied Behavior Analysis disebut sebagai standar emas untuk perawatan autisme. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kemampuan belajar anak dengan gangguan spektrum autisme.

0,0
05 Aug 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Terapi ABA bertujuan meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kemampuan belajar anak dengan gangguan spektrum autismeMetode ABA akan membantu anak autis untuk berkomunikasi dengan orang lain secara efektif
Memahami anak dengan gangguan spektrum autisme tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Orangtua perlu mencari terapi yang tepat bagi anak autis untuk membantunya dalam berkomunikasi. Salah satu terapi yang paling disarankan adalah terapi ABA (Applied Behavior Analysis).Gangguan spektrum autisme sendiri merupakan gangguan pada perkembangan otak dan saraf anak yang memengaruhi cara berkomunikasi dan berperilaku. Biasanya gejala autisme mulai terlihat ketika anak mencapai usia 2 tahun dan diagnosis akan dilakukan oleh dokter.Bila Anda mencurigai anak Anda menderita autisme, jangan ragu untuk membawanya ke dokter. Deteksi dini dan terapi yang tepat akan membantu tumbuh kembang anak autis. 

Apa itu terapi ABA?

Applied Behavior Analysis atau ABA sering disebut sebagai standar emas untuk perawatan autisme. Terapi ABA adalah sistem perawatan berdasarkan teori perilaku yang secara sederhana menyatakan bahwa perilaku yang diinginkan dapat diajarkan melalui sistem penghargaan dan konsekuensi.ABA merupakan terapi yang dapat meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan belajar melalui strategi penguatan. Selain untuk meringankan gangguan spektrum autisme, kadang-kadang ABA juga digunakan pada kondisi seperti:

Cara kerja metode ABA

Terapi ABA melibatkan beberapa fase, pendekatannya disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sang anak. Metode ABA dilakukan dengan tahap-tahap berikut ini:

1. Konsultasi dan penilaian

Konsultasi ABA disebut dengan FBA atau functional behaviour assessment. Terapis biasanya akan bertanya tentang kelebihan dan kemampuan anak, serta hal-hal yang masih merupakan tantangan untuk dilakukan anak. Kemudian terapis akan berinteraksi dengan anak untuk melakukan pengamatan tentang perilaku, tingkat komunikasi, dan keterampilan mereka.Bila perlu, terapis juga akan mengunjungi rumah dan sekolah anak untuk mengetahui bagaimana perilaku anak sehari-hari. Setelah proses assessment, terapis akan menentukan intervensi khusus yang sesuai dengan kebutuhan anak Anda. Ia juga mengintegrasikan strategi tertentu yang perlu orangtua lakukan di rumah kepada anak.

2. Mengembangkan rencana

Terapis anak akan menggunakan pengamatan dari konsultasi awal untuk membuat rencana formal untuk terapi. Rencana ini harus selaras dengan kebutuhan unik anak Anda dan mencakup tujuan perawatan yang konkret.Tujuan ini umumnya berhubungan dengan mengurangi masalah perilaku yang berbahaya, seperti amukan atau melukai diri sendiri, meningkatkan komunikasi serta keterampilan lainnya.Rencana ini mencakup strategi khusus yang digunakan oleh pengasuh, guru, dan terapis untuk mencapai tujuan perawatan. Beberapa intervensi khusus yang dilakukan saat terapi ABA adalah sebagai berikut:
  • Early Intensive Behavioral Intervention (EIBI): direkomendasikan untuk anak-anak di bawah 5 tahun. Intervensi ini melibatkan kurikulum individual yang intensif dirancang untuk mengajarkan komunikasi, interaksi sosial, dan keterampilan fungsional serta adaptif.
  • Discrete Trial Training (DTT): Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan keterampilan melalui penyelesaian tugas terstruktur dan pemberian reward.
  • Pivotal Response Training (PRT): Pelatihan yang memungkinkan anak menentukan sendiri kegiatan belajar yang ingin dilakukan, meskipun terapis juga menawarkan beberapa pilihan berdasarkan keterampilan tertentu.
  • Early Start Denver Model atau ESDM: Intervensi ini melibatkan aktivitas berbasis permainan yang menggabungkan beberapa tujuan sekaligus.
  • Intervensi perilaku verbal: Intervensi yang dapat membantu anak-anak meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

3. Pelatihan bagi pengasuh

Terapi ABA juga melibatkan orangtua dan pengasuh untuk memperkuat perilaku yang diinginkan di luar terapi. Terapis anak akan mengajari guru dan orangtua tentang strategi yang membantu memperkuat pekerjaan yang mereka lakukan dalam terapi. Orangtua, pengasuh, dan guru juga akan belajar cara menghindari jenis pendekatan yang kurang efektif dengan aman, seperti mengalah.

4. Evaluasi

Terapis ABA mencoba mengungkap penyebab perilaku tertentu untuk membantu anak mengubah atau memperbaikinya. Selama melakukan terapi ABA, terapis akan menyesuaikan pendekatan berdasarkan respons intervensi tertentu. Kemudian, terapis akan memantau kemajuan dan menganalisis strategi mana yang berhasil dan di mana anak dapat mengambil manfaat dari berbagai strategi perawatan.

Apa tujuan akhir terapi ABA?

Tujuan terapi sangat bergantung pada kebutuhan anak. Namun metode ABA akan membantu anak autis untuk:
  • Menunjukkan lebih banyak minat pada orang-orang di sekitar
  • Berkomunikasi dengan orang lain secara lebih efektif
  • Belajar meminta hal-hal yang mereka inginkan (mainan atau makanan, dengan jelas dan spesifik)
  • Lebih fokus di sekolah
  • Mengurangi atau menghentikan perilaku menyakiti diri sendiri
  • Mengurangi ledakan emosi
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang terapi ABA, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
gejala autisautisme
Healthline. https://www.healthline.com/health/aba-therapy#cost
Diakses pada 23 Juli 2021.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/aba-therapy#definition
Diakses pada 23 Juli 2021.
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/autism/therapies-guide/aba
Diakses pada 23 Juli 2021.
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/aba-applied-behavioral-analysis-therapy-autism-259913
Diakses pada 23 Juli 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait