Mengenal Tanaman Herbal St John's Wort yang Dianggap Bisa Obati Depresi


St John's Wort adalah tumbuhan yang dipercaya bisa mengatasi depresi. Namun, obat herbal ini berpotensi menimbulkan efek samping, seperti sakit perut, diare, hingga disfungsi ereksi.

0,0
26 Aug 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
St John's Wort adalah obat herbal yang berpotensi ampuh redakan gejala depresiSt John's Wort adalah tanaman herbal yang dianggap bisa dijadikan obat depresi.
St John's Wort adalah tanaman obat yang dinilai ampuh meredakan gejala depresi. Tanaman herbal yang memiliki nama ilmiah Hypericum perforatum ini umumnya tersedia dalam bentuk teh, tablet, cairan, hingga obat oles.Namun, apakah manfaat St John's Wort untuk mengatasi gejala depresi sudah terbukti secara ilmiah dan aman untuk digunakan? Mari kita simak dalam penjelasan berikut ini.

Amankah manfaat St John's Wort untuk atasi depresi?

Selama berabad-abad, St John's Wort telah digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi kondisi medis, salah satunya depresi.St John's Wort mengandung berbagai bahan aktif, seperti hypericin, hyperforin, hingga adhyperforin, yang membuatnya dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Bahan-bahan aktif ini dinilai mampu meningkatkan jumlah pembawa pesan kimia di otak, seperti serotonin, dopamin, hingga noradrenalin.Sebuah ulasan yang dipublikasikan di Cochrane menyatakan, St John's Wort dianggap efektif untuk mengatasi depresi mayor.Tidak hanya itu, sebuah analisis dari 27 studi yang dimuat dalam jurnal Systematic Reviews juga menjelaskan bahwa St John's Wort mampu meredakan gejala depresi ringan hingga sedang, dibandingkan dengan plasebo.Riset lain yang dirilis dalam Journal of Affective Disorder menyatakan kalau St John's Wort menunjukkan efek yang sama seperti obat antidepresan untuk mengatasi depresi ringan dan sedang.Meski begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) belum menyetujui penggunaan St John's Wort untuk mengobati depresi atau kondisi medis lainnya.Faktanya, FDA mengklasifikasikan St John's Wort sebagai suplemen makanan, alih-alih sebagai obat. Inilah alasan mengapa FDA belum memastikan keamanan dan efektivitasnya.Selain itu, efek dari St John’s Wort pada tubuh juga belum dimengerti sepenuhnya. Maka dari itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mencoba St John's Wort untuk mengatasi depresi atau penyakit lain.

Manfaat St John's Wort lainnya

Selain mengatasi depresi, St John's Wort juga dinilai ampuh dalam mengatasi kondisi medis lain, di antaranya:
  • Meredakan gejala menopause

Dilansir dari Mayo Clinic, mengonsumsi St John's Wort atau meminumnya bersama dengan black cohosh atau obat herbal lainnya, dianggap mampu meredakan gejala menopause seperti hot flashes.
  • Meredakan gangguan somatik

St John's Wort juga diyakini bisa meningkatkan efektivitas pengobatan gangguan somatik, yakni kondisi medis dimana seseorang memiliki kecemasan yang berlebihan terhadap gejala fisik yang dirasakan seperti nyeri, rasa letih, hingga sesak napas namun tidak ditemukan penyebabnya secara medis.Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan berbagai manfaat St John's Wort di atas.

Efek samping St John's Wort

Mengonsumsi St John's Wort dalam bentuk suplemen dalam jangka pendek dapat memicu sejumlah efek samping, di antaranya:Mengoleskan St John's Wort ke kulit juga bisa menyebabkan ruam. Selain itu, obat herbal ini mampu meningkatkan sensitivitas kulit dan mata terhadap cahaya matahari.Jika Anda mengidap kondisi tertentu, misalnya lupus atau sedang mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan fotosensitivitas (meningkatnya sensitivitas kulit saat terpapar sinar ultraviolet), sebaiknya berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mencoba St John's Wort agar terhindar dari efek sampingnya.Anda juga perlu waspada karena  St John's Wort berpotensi memperparah gejala pada penyakit depresi mayor, alzheimer, bipolar, skizofrenia, hingga gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas atau attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD).

Interaksi St John's Wort dengan obat-obatan

Selain menimbulkan efek samping, St John's Wort diyakini dapat berinteraksi dan mengganggu kinerja obat-obatan tertentu karena dianggap bisa membuat efek obat menjadi lemah atau justru semakin kuat.Obat-obatan yang kinerjanya dapat terganggu akibat St John's Wort, di antaranya:
  • Antibiotik
  • Antidepresan
  • Kontrasepsi oral
  • Imunosupresan
  • Obat pengencer darah
  • Obat penenang
  • Obat untuk gangguan kecemasan
  • Obat untuk mengatasi kanker, penyakit jantung, hingga HIV/AIDS
  • Obat-obatan bebas untuk mengatasi masalah tidur, batuk, dan pilek.
St John's Wort juga bisa berinteraksi dengan obat herbal dan suplemen lainnya. Hindarilah mengonsumsinya jika Anda sedang meminum suplemen yang bisa meningkatkan serotonin, seperti 5-hydroxytryptophan (5-HTP) hingga L-tryptophan.Jangan sembarangan mengonsumsi obat-obatan herbal, termasuk St John’s Wort. Sebab, terdapat beberapa efek samping yang bisa muncul jika dikonsumsi tanpa anjuran dokter.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar obat-obatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
depresiherbalhidup sehat
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/st-johns-wort-a2-89959
Diakses pada 11 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-st-johns-wort/art-20362212
Diakses pada 11 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/is-st-johns-wort-safe-080615#The-benefits-of-St.-Johns-wort
Diakses pada 11 Agustus 2021
Skin Cancer. https://www.skincancer.org/risk-factors/photosensitivity/#:~:text=Photosensitivity%20is%20heightened%20skin%20sensitivity,sunlight%20or%20a%20tanning%20bed.
Diakses pada 11 Agustus 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait