Mengenal Susu Almond, Salah Satu Pengganti Susu Sapi yang Memiliki Beragam Manfaat

Susu almond memiliki beragam manfaat bagi tubuh yang tidak bisa Anda lewatkan
Susu almond dapat Anda pertimbangkan jika sedang menjalani program diet sehat

Susu tidaklah hanya berasal dari sapi, namun bisa juga berasal dari kacang-kacangan. Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap susu sapi, susu almond dapat menjadi salah satu alternatifnya.

Alergi susu adalah sebuah reaksi dari daya tahan tubuh Anda terhadap salah satu dari banyaknya protein dalam susu yang dihasilkan oleh hewan, yang biasanya adalah sapi. Penyebab utamanya biasanya adalah protein alfa S1-kasein dalam susu sapi.

Apa itu susu almond?

Susu almond adalah susu yang terbuat dari kacang almond yang dicampur dengan air dan disaring untuk menghilangkan zat padatnya. Bisa juga dibuat dari mentega almond yang ditambahkan air.

Rasa kacang sangat dominan ketika Anda meminum susu ini. Susu almond juga punya tekstur creamy yang mirip dengan susu pada umumnya. Susu almond dapat dengan mudah dibeli di supermarket atau dibuat sendiri di rumah.

Kini susu almond memiliki banyak rasa, misalnya cokelat. Namun untuk alasan kesehatan, sangat disarankan untuk mengonsumsi susu almond yang tidak mengandung gula tambahan.

Kandungan nutrisi dalam susu almond juga tergantung dari seberapa banyak kacang almond yang digunakan dalam pembuatannya, seberapa banyak air yang digunakan, dan apakah mengandung tambahan vitamin dan mineral.

Apa saja kandungan nutrisi dalam susu almond?

Pembahasan ini akan dikhususkan pada susu almond yang tidak diberi pemanis atau gula tambahan. Fakta gizi dalam satu gelas susu almond yang berukuran 240 mL adalah sebagai berikut:

  • Karbohidrat

Dalam susu almond tanpa tambahan gula, terdapat satu gram karbohidrat. Karbohidrat ini menghasilkan empat kalori per gram, jadi empat dari 30 kalori dalam susu almond tanpa pemanis berasal dari karbohidrat.

Namun jika Anda membeli susu almond yang sudah diberi pemanis atau perasa tertentu, kadar karbohidrat dan kalorinya tentu meningkat.

Susu almond tanpa pemanis juga memiliki indeks glikemik (GI) sebanyak 25 sehingga menjadikannya minuman rendah glikemik. Sebagai panduan, makanan/minuman dengan GI 55 atau lebih rendah tergolong makanan/minuman rendah glikemik.

  • Lemak

Terdapat 2,5 gram total lemak dalam susu almond tanpa tambahan gula. Setiap gram lemak menyediakan sembilan kalori, sehingga hanya ada lebih dari 20 kalori dari lemak dalam susu almond tanpa pemanis.

Lemak tak jenuh yang banyak terkandung dalam susu almond adalah lemak yang bersifat “baik” karena dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam darah dan baik untuk kesehatan jantung.

  • Protein

Terdapat satu gram protein dalam segelas susu almond, apapun rasa yang Anda beli. Ini merupakan salah satu kelemahan dari konsumsi susu almond, yaitu bukan merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh.

  • Zat gizi mikro

Dalam segelas susu almond terdapat 481 mg kalsium, sekitar 45 persen dari asupan harian yang direkomendasikan jika Anda menjalani diet 2000 kalori per hari. Semua kalsium yang terkandung dalam susu almond merupakan penambahan oleh perusahaan yang memproduksi susu almond.

Berbagai manfaat susu almond bagi kesehatan

Sekurang-kurangnya ada sembilan manfaat susu almond yang berguna bagi kesehatan kita, yaitu:

1. Rendah kalori

Kalori yang terkandung dalam susu almond jauh lebih rendah dibanding susu sapi. Padahal kacang almond diketahui mengandung banyak kalori dan lemak. Namun setelah diproses menjadi susu, hanya terdapat sebagian kecil kalori yang terkandung di dalamnya.

2. Rendah gula

Jika Anda memilih susu almond tanpa pemanis, kadar gula yang terkandung di dalamnya sangatlah sedikit. Inilah yang membuat susu almond baik untuk dikonsumsi orang yang mengidap penyakit diabetes, karena mereka dapat membatasi jumlah asupan karbohidrat mereka.

3. Tinggi vitamin E

Dalam segelas susu almond ukuran 240 mL, sebanyak 20-50% dari kebutuhan vitamin E harian Anda dapat terpenuhi. Sebagai pembandingnya, susu sapi tidak mengandung vitamin E sama sekali.

4. Sumber kalsium yang baik

Susu almond biasanya mengandung sedikit kalsium, namun yang biasanya dijual di supermarket sudah mendapat penambahan kalsium oleh produsen susu almond.

5. Sering diperkaya dengan vitamin D

Sebagian besar susu almond sudah diperkaya dengan vitamin D2, yang disebut juga ergocalciferol. Pada segelas susu almond berukuran 240 mL sudah mengandung 25 persen asupan vitamin D yang direkomendasikan.

6. Bebas dari laktosa

Susu almond bebas dari laktosa, karena itu cocok bagi orang yang memiliki intoleransi laktosa.

7. Bukan produk sapi dan cocok untuk vegan

Beberapa orang menghindari konsumsi susu sapi karena alasan keagamaan, kesehatan, lingkungan, atau gaya hidup (seperti veganisme). Susu almond ini berasal dari bahan nabati, karena itu cocok untuk kelompok orang yang menganut prinsip ini.

8. Rendah fosfor dengan jumlah kalium sedang

Para pengidap penyakit ginjal kronis sering menghindari susu sapi karena tingginya kadar fosfor dan kalium. Namun susu almond mengandung jauh lebih sedikit fosfor dan kalium.

9. Mudah untuk dijadikan menu diet

Susu almond dapat dengan mudah dikonsumsi sebagai pengganti susu sapi. Anda dapat meminumnya begitu saja atau ditambahkan dengan sereal untuk sarapan. Anda juga dapat mencampurkannya ke dalam smoothies atau dijadikan salah satu komposisi dalam resep pancake. Susu almond juga bisa dijadikan es krim atau yogurt.

Kapan perlu mencari alternatif dari susu sapi?

Banyak orang memutuskan untuk beralih dari susu sapi ke susu almond atau susu kacang-kacangan lainnya. Tidak semua orang cocok untuk meminum susu sapi. Berikut adalah beberapa alasan untuk mencari pengganti susu sapi:

1. Anda memiliki alergi terhadap susu sapi

2-3% anak-anak dibawah usia 3 tahun mempunyai alergi terhadap susu sapi. Jika memiliki alergi terhadap susu sapi, beberapa gejala berikut ini dapat saja terjadi; muncul ruam merah pada kulit, muntah, diare, dan anafilaksis berat.

2. Tubuhmu tidak dapat mentoleransi laktosa

Diperkirakan sekitar 75% dari populasi penduduk dunia memiliki intoleransi terhadap laktosa. Laktosa adalah gula yang ditemukan di dalam susu sapi. Kondisi ini terjadi ketika tubuh Anda memiliki kekurangan laktase, enzim yang mencerna laktosa.

3. Anda sedang menjalani program diet

Susu sapi dinilai kurang bagus untuk orang yang sedang menjalani program diet. Misalnya jika Anda adalah seorang vegan, Anda tidak akan mengonsumsi semua produk yang berasal dari hewan, termasuk susu sapi.

4. Adanya potensi risiko kesehatan

Ada orang-orang yang menghindari susu sapi karena khawatir terkontaminasi antibiotik, pestisida, dan hormon.

Bila Anda memang memiliki alergi terhadap susu sapi atau sedang dalam program diet, tak ada salahnya untuk beralih ke susu almond. Apalagi setelah mengetahui kandungan yang ada dalam susu almond dan beragam manfaatnya bagi tubuh, Anda yakin tidak mau mencoba mengganti susu sapi yang biasa Anda konsumsi dengan susu almond?

Healthline. https://www.healthline.com/health/allergies/milk
Diakses pada 10 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/milk-almond-cow-soy-rice
Diakses pada 10 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/almond-milk-health-benefits
Diakses pada 10 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-milk-substitutes
Diakses pada 10 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318612.php
Diakses pada 10 September 2019

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/almond-milk-nutrition-calories-carbs-and-benefits-4164247
Diakses pada 10 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed