Gejala stres meliputi mudah gelisah, frustrasi, murung, dan sebagainya
Penyebab stres pada satu orang mungkin akan menjadi sesuatu yang kecil bagi orang lain.

Stres dapat dirasakan oleh semua orang. Hal ini bisa memengaruhi kehidupan kita. Anda dapat memerhatikan gejala stres saat lelah atau sibuk bekerja, mengelola keuangan, atau mendisiplinkan anak. Stres dapat terjadi di mana-mana. Terlalu banyak merasakan stres tentunya bisa membuat Anda sakit, baik secara mental atau fisik.

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikan stres adalah dengan mengetahui gejalanya. Namun, mengetahui gejala stres ternyata lebih sulit daripada yang Anda bayangkan. Ada sebagian orang bisa menerima stres yang dialami, ada pula yang tidak menyadari bahwa dirinya tengah mengalami stres.

Apa itu Stres?

Stres adalah sebuah reaksi tubuh pada situasi yang berbahaya, atau sesuatu yang nyata dan dirasakan. Dalam keadaan terancam, reaksi kimia dalam tubuh membuat Anda bertindak mencegah sesuatu yang akan terjadi. Reaksi ini lebih dikenal sebagai ‘fight or flight’ atau respons terhadap stres. Selama respons ini terjadi, detak jantung akan meningkat, napas juga bertambah, otot mengencang, dan tekanan darah naik. 

Gengguan stres yang terjadi pada setiap orang bisa berbeda-beda. Penyebab stres pada satu orang mungkin akan menjadi sesuatu yang kecil bagi orang lain. Sebagian orang akan terbiasa dan mampu mengatasi stres daripada orang lain. Namun tidak semua stres tergolong buruk. Dalam kadar yang kecil, stres dapat membantu Anda untuk menyelesaikan tugas dan mencegah cedera.

Gejala Stres

Stres dapat memengaruhi segala aspek dalam kehidupan Anda, termasuk emosi, perilaku, kemampuan berpikir, dan kesehatan fisik. Setiap orang akan mengalami gejala stres yang berbeda-beda. Gejala yang sama mungkin akan terlihat samar-samar. Sehingga, penting untuk Anda mendiskusikannya dengan psikolog atau psikiater. Berikut adalah gejala stres yang mungkin Anda pernah rasakan secara sadar atau tidak.

1. Gejala Emosi yang Ditunjukkan

  • Mudah gelisah, frustrasi, dan murung
  • Merasa kewalahan, sulit mengendalikan diri
  • Sulit menenangkan pikiran
  • Merasa kesepian, tidak berharga, dan depresi
  • Menghindari orang lain

2. Gejala Fisik

  • Tidak bersemangat
  • Sakit kepala
  • Sakit perut termasuk diare, sembelit, dan mual
  • Sakit atau adanya nyeri otot
  • Nyeri dada dan detak jantung berdegup cepat
  • Insomnia
  • Sering pilek
  • Hilangnya kemampuan seksual
  • Gugup dan gemetar, telinga berdenging
  • Kaki dan tangan mudah berkeringat
  • Mulut kering
  • Menggertakkan gigi
  • Gejala kognitif
  • Rasa khawatir yang terus menerus
  • Pikiran yang bercabang
  • Pelupa
  • Tidak fokus
  • Suka menghakimi orang secara buruk
  • Menjadi pesimis atau mudah berpikiran negatif

3. Gejala Perilaku

  • Berubahnya nafsu makan, bisa menjadi kurang makan atau makan berlebihan
  • Menunda bahkan menghindari tanggung jawabnya
  • Meningkatnya konsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan
  • Menunjukkan perilaku gugup, seperti menggigit kuku, gelisah, dan sering mondar-mandir

WebMD. https://www.webmd.com/balance/stress-management/stress-symptoms-effects_of-stress-on-the-body
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed