Mengenal Sistem Limfatik dan Masing-masing Fungsi Organnya

(0)
Sistem limfatik atau sistem getah bening adalah bagian tubuh yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuhFungsi sistem limfatik adalah melindungi tubuh dari zat asing yang bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh
Sistem limfatik atau dikenal dengan sistem getah bening adalah bagian tubuh yang memegang peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Namun, sistem limfatik juga rentan terhadap gangguan dan penyakit. Apa itu sistem limfatik dan apa fungsi sistem limfatik bagi tubuh? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Apa itu sistem limfatik atau sistem getah bening?

Sistem limfatik atau dikenal pula sebagai sistem getah bening adalah sekumpulan jaringan dan organ yang bekerja untuk mengalirkan limfa atau getah bening di dalam tubuh. Limfa melakukan sirkulasi ke seluruh tubuh mirip dengan cara kerja darah.Sistem limfatik terdiri dari beberapa organ yang memiliki fungsi masing-masing untuk mendukung kekebalan tubuh terhadap penyakit.Sistem getah bening mengumpulkan cairan, zat sisa, dan hal lainnya (seperti virus, bakteri, dan jamur) pada jaringan tubuh, di luar aliran darah.Ketika cairan mengalir, kelenjar getah bening menyaring bakteri, virus, dan zat asing lainnya. Lalu, cairan yang telah tersaring, garam, dan protein dikembalikan ke dalam peredaran darah.

Apa fungsi sistem limfatik?

Beberapa fungsi sistem limfatik bagi tubuh, antara lain:

1. Mengatur keseimbangan cairan tubuh

Salah satu fungsi sistem limfatik adalah membantu mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Sistem limfatik akan mengumpulkan cairan dari jaringan tubuh, lalu mengembalikan kelebihan cairan dan protein ke dalam pembuluh darah.Ada sekitar 90 persen cairan plasma yang mengalir ke jaringan tubuh, kemudian 10 persen sisanya dikembalikan oleh sistem limfatik.Setiap harinya, ada sekitar 2-3 liter cairan yang dikembalikan ke pembuluh darah. Cairan ini termasuk protein yang ukurannya terlalu besar untuk dibawa pembuluh darah.Ketika fungsi sistem limfatik ini tidak dapat berjalan dengan baik, maka dapat berakibat fatal. Pasalnya, jaringan tubuh dapat membengkak, volume darah menurun, dan tekanan darah dapat meningkat.

2. Menyerap sebagian sebagian lemak makanan dalam usus

Fungsi limfatik berikutnya adalah menyerap sebagian lemak makanan dan protein dalam usus untuk dibawa kembali ke aliran darah.

3. Melindungi tubuh dari zat asing yang mengganggu kekebalan tubuh

Fungsi sistem limfatik yang paling utama adalah melindungi tubuh dari zat asing yang dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh.Sistem limfatik menghasilkan dan melepaskan limfosit, yakni sel darah putih khusus, untuk menghancurkan zat asing, seperti bakteri, virus, parasit, atau jamur, yang masuk ke dalam tubuh.

Apa saja organ yang terdapat pada sistem limfatik?

Organ sistem limfatik terdiri dari tonsil, sumsum tulang belakang, limfa, timus, kelenjar getah bening, dan pembuluh getah bening. Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai organ sistem limfatik.

1. Tonsil atau amandel

Tonsil atau dikenal dengan nama amandel adalah bagian dari organ sistem limfatik yang berukuran kecil dan terletak di belakang tenggorokan.Fungsi tonsil yang utama adalah sebagai salah satu pertahanan tubuh dalam memerangi infeksi.Tonsil menghasilkan sel darah putih dan antibodi, serta mampu menyaring virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Organ ini juga berfungsi mencegah masuknya benda asing yang mungkin terhirup ataupun tertelan sebelum masuk ke dalam paru-paru.

2. Kelenjar timus

Kelenjar timus adalah bagian penting dari sistem limfatik dalam tubuh. Salah satu fungsi kelenjar timus yang utama bagi kesehatan adalah memproduksi sel darah putih yang disebut limfosit-T atau sel T yang berfungsi untuk melawan sel penyebab infeksi.Kelenjar timus terletak di tengah rongga dada, tepatnya di belakang tulang dada dan di antara paru-paru.

3. Limpa

Limpa adalah organ sistem limfatik paling besar yang terletak di sisi kiri bawah tulang rusuk dan di atas perut Anda. Limpa bekerja dengan menyaring dan menyimpan darah serta menghasilkan sel darah putih untuk melawan berbagai infeksi penyakit.

4. Kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah struktur jaringan kecil yang bentuknya menyerupai kacang. Ada ratusan kelenjar getah bening pada tubuh manusia.Kelenjar getah bening dapat ditemukan sendiri atau dalam kumpulan yang banyak terdapat pada leher, paha bagian dalam, ketiak, di sekitar usus, dan di antara paru-paru.Kelenjar ini memiliki sel-sel darah putih yang merupakan sel imun yang dapat membantu tubuh melawan infeksi.

5. Pembuluh limfatik atau pembuluh getah bening

Pembuluh limfatik adalah jaringan pembuluh mikro yang terletak di seluruh tubuh. Fungsi pembuluh limfatik adalah membawa cairan limfa atau cairan getah bening.

6. Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang juga merupakan bagian dari organ sistem limfatik yang berfungsi memproduksi sel darah putih, sel darah merah, dan platelet. Sumsum tulang belakang terletak di tulang pinggul dan tulang dada

Berbagai gangguan sistem limfatik

Sistem limfatik tidak dapat berfungsi dengan optimal apabila kelenjar, pembuluh, atau jaringan limfa mengalami penyumbatan, infeksi, peradangan, hingga kanker. Berikut adalah berbagai gangguan sistem limfatik yang dapat terjadi:

1. Limfadenitis

Limfadenitis adalah peradangan yang terjadi pada kelenjar getah bening di dalam tubuh. Akibatnya, muncul nanah di dalam kelenjar getah bening sehingga menyebabkan abses. Kulit di area kelenjar getah bening yang meradang biasanya akan berwarna kemerahan atau bergaris.Berdasarkan lokasinya, limfadenitis dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Limfadenitis lokal. Ini merupakan jenis limfadenitis yang paling umum terjadi. Limfadenitis lokal hanya terjadi pada beberapa kelenjar getah bening yang berdekatan, seperti tonsilitis atau radang amandel.
  • Limfadenitis umum. Kondisi ini terjadi ketika banyak kelenjar getah bening yang mengalami radang akibat penyebaran infeksi melalui aliran darah, atau akibat penyakit lain yang menyebar ke seluruh tubuh. Misalnya, infeksi saluran pernapasan atas dan sepsis.

2. Limfedema

Limfedema adalah suatu kondisi ketika fungsi sistem limfatik tidak dapat berfungsi dengan baik akibat adanya penyumbatan. Pada akhirnya, cairan akan menumpuk sehingga menyebabkan pembengkakan pada lengan atau tungkai.Biasanya, limfedema dapat mengakibatkan kulit di area yang terinfeksi terasa kencang dan keras, serta muncul berbagai masalah kulit. Pada beberapa kasus, cairan dapat bocor melalui kulit.Limfedema dapat terjadi akibat cedera, terapi radiasi, tindakan pembedahan, hingga kondisi medis yang dikenal sebagai limfatik filariasis.

3. Limfoma

Limfoma adalah kanker kelenjar getah bening yang berubah, berkembang, dan menyebar secara tidak terkendali. Adanya sel-sel tumor ganas dapat menghalangi saluran limfatik ke kelenjar getah bening sehingga mengganggu aliran cairan getah bening.Ada dua jenis limfoma, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma nonHodgkin.Sistem limfatik atau sistem kelenjar getah bening sangat penting untuk kekebalan tubuh guna melawan berbagai infeksi dan penyakit. Namun, jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang mungkin berkaitan dengan sistem limfatik, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.
kelenjar getah beninglimfadenopatifungsi organ
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/303087
Diakses pada 17 Juli 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/21199-lymphatic-system
Diakses pada 17 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait