Mengenal Si Pengecap Rasa, Ini Bagian-bagian Lidah dan Fungsinya

Bagian-bagian lidah dan fungsinya perlu dikenali secara lengkap
Terlihat sederhana, bagian-bagian lidah dan fungsinya ternyata cukup kompleks

Selama ini, kita tahu bahwa lidah adalah indra pengecap. Organ tubuh ini berperan penting untuk membantu kita menyadari rasa apapun yang masuk ke mulut kita. Namun, fungsi lidah sebenarnya tidak hanya itu. Bagian-bagian lidah yang ada, memungkinkan organ ini menjalankan fungsi lain, seperti menjadi bagian dari sistem pencernaan hingga pernapasan.

Meski seluruh bagian lidah terlihat seragam, organ ini sebenarnya masih bisa dikelompokkan lagi menjadi beberapa bagian. Lebih lanjut, berikut ini penjelasan seputar lidah dari sisi anatomisnya.

Pejelasan seputar anatomi lidah

Lidah adalah organ yang sebagian besarnya terdiri dari otot dan dilapisi oleh jaringan lembap berwarna merah muda yang disebut dengan mukosa. Di permukaan lidah, terdapat struktur yang berbentuk seperti rambut-rambut halus bernama papila.

Papila inilah yang membuat lidah terasa sedikit kasar saat disentuh. Di atas papila, terdapat ribuan sel pengecap serupa saraf yang menghubungkan saraf di lidah dengan reseptor di otak.

Lidah bisa berada tenang di tempatnya, karena ada jaringan dan mukosa yang menempel ke rongga mulut. Angkatlah lidah Anda. Di situ akan terlihat struktur seperti tali bernama frenulum lingualis yang menghubungkan lidah dengan dasar mulut. Sedangkan di bagian belakang mulut, lidah menempel dengan tulang hyoid.

Ukuran rata-rata lidah laki-laki adalah 8,5 cm sedangkan lidah perempuan 7,9 cm. Tercatat, ukuran lidah manusia terpanjang mencapai 10,1 cm.

Gambar bagian-bagian lidah
Gambar bagian-bagian lidah secara lengkap (sumber foto: kenhub.com)

Bagian-bagian lidah secara garis besar

Secara garis besar, bagian-bagian lidah bisa dikelompokkan menjadi lima area, yaitu:

• Dasar lidah

Dasar lidah terletak di bagian sepertiga belakang. Bagian lidah ini terletak di mulut bagian belakang yang dekat dengan tenggorokan. Berbeda dari bagian lidah lain, dasar lidah tidak bisa digerakkan secara bebas. Bagian inilah yang menempel dengan tulang hyoid dan tulang rahang bawah.

• Badan lidah

Lalu, dua per tiga bagian lidah lain, disebut dengan badan lidah. Bagian ini bisa digerakkan secara bebas dan bertanggung jawab atas beberapa fungsi lidah.

• Ujung lidah

Sesuai namanya, ujung lidah adalah bagian lidah paling depan, dekat dengan bagian belakang gigi seri. Sama seperti badan lidah, ujung lidah juga bisa digerakkan dengan bebas.

• Dorsum lidah

Bagian ini terletak di antara dasar dan badan lidah. Dorsum lidah adalah bagian yang permukaannya terlihat sedikit lebih naik dari badan lidah. Di bagian ini, terdapat garis cekungan berbentuk seperti huruf V yang disebut sulkus terminalis.

• Bawah lidah

Bawah lidah adalah bagian yang terlihat saat Anda mengangkat lidah. Di bagian ini, pembuluh vena telihat jelas berwarna ungu kebiruan. Bawah lidah juga terkadang berfungsi sebagai tempat pemberian obat. Sebab untuk jenis obat tertentu, penyerapannya terjadi lebih cepat apabila diletakkan di bagian ini pada lidah.

Tipe-tipe papila lidah

Bagian lidah selanjutnya adalah papila. Struktur yang terlihat seperti rambut-rambut halus ini, dapat dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masingnya memiliki bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda.

• Papila sirkumvalata

Papila sirkumvalata berukuran lebih besar dari papila lainnya, tapi bentuknya cenderung lebih datar. Papila ini berada di dua per tiga belakang lidah.

• Papila filiformis

Papila filiformis terletak sejajar dengan sulkus teminalis dan berbentuk panjang serta berjumlah cukup banyak. Papila jenis ini memiliki ujung saraf yang sensitif terhadap sentuhan.

• Papila foliata

Papila foliata terletak di sebalah kiri dan kanan lidah. Jumlah papila ini tidak banyak dan ukurannya pun tidak besar. Namun, mereka tetap memiliki reseptor rasa yang berguna dalam proses pengecapan.

• Papila fungiformis

Papila fungiformis adalah papila yang berbentuk seperti jamur dan tersebar di antara papila filiformis. Seringkali, papila jenis ini terlihat sebagai bercak merah di lidah. Papila ini paling banyak ditemukan di ujung dan samping lidah.

Gambar bagian-bagian otot lidah
Gambar bagian-bagian otot lidah (sumber foto: kenhub.com)

Otot-otot yang ada di lidah

Secara garis besar, otot yang terdapat pada lidah dibagi menjadi dua, yaitu otot intrinsik dan otot ekstrinsik. Otot intrinsik adalah otot yang membentuk lidah, sedangkan otot ekstrinsik mengaitkan lidah ke struktur sekitarnya dan berperan dalam menentukan posisi lidah.

• Otot intrinsik lidah

Otot-otot yang membentuk lidah disebut sebagai otot intrinsik. Kelompok ini dapat dibagi lagi menjadi empat jenis otot, sebagai berikut ini:

  • Longitudinal superior

    Otot inilah yang memungkinkan ujung lidah menekuk. Otot ini juga berperan saat Anda melipat lidah keatas.
  • Longitudinal inferior

    Otot ini yang berperan saat Anda menekuk otot ke bawah dan memperpendek maupun memperpanjang lidah.
  • Transversal

    Otot transversal lidah adalah otot yang berperan saat Anda menjulurkan lidah dan membuatnya menjadi lebih panjang dan sempit.

  • Vertikal

    Otot vertikal lidah berperan saat lidah bergerak melebar di dalam mulut, sehingga mendorong bagian belakang gigi.

• Otot ekstrinsik lidah

Sementara itu otot ekstrinsik lidah juga dapat dibagi menjadi empat bagian seperti di bawah ini:

  • Genioglossus

    Otot ini berbentuk seperti kipas dan merupakan penyusun sebagian besar bagian lidah. Otot ini memungkinkan lidah bergerak lebih ke dalam, menjulur keluar, atau melakukannya secara bergantian dalam waktu yang cepat.

  • Hyoglossus

    Otot hyoglossus berbentuk tipis dan berfungsi untuk menarik lidah kembali ke dalam rongga mulut.

  • Styloglossus

    Bersama dengan otot hyoglossus, styloglossus berperan dalam menarik lidah ke belakang, sehingga proses menelan bisa berjalan dengan lancar.

  • Palatoglossus

    Otot ini berfungsi untuk mengangkat lidah bagian belakang.

Fungsi lidah untuk tubuh

Tidak hanya sebagai indra pengecap, lidah juga berperan penting dalam proses menelan, pengunyahan, dan kemampuan bicara. Berikut ini penjelasannya.

1. Mengecap rasa

Permukaan lidah terdiri dari begitu banyak sel pengecap dan ujung saraf yang memungkinkan kita mengenali berbagai rasa, baik yang enak maupun tidak enak. Kemampuan mengecap rasa ini juga bisa dibilang melindungi tubuh kita dari berbagai kemungkinan berbahaya.

Sebab dengan kemampuan ini, kita bisa mengenali makanan yang sudah basi atau makanan beracun, karena rasanya berbeda dari biasanya.

2. Untuk makan dan minum

Lidah adalah organ yang lentur dan bisa digerakkan ke berbagai arah. Hal ini membuatnya berguna saat kita sedang makan dan minum. Sebab, organ ini akan membantu mengisap, mengubah makanan padat menjadi lembut agar lebih mudah ditelan, dan memulai proses menelan sebelum selanjutnya lanjut masuk ke kerongkongan.

3. Membantu proses menghisap

Pada bayi, lidah berperan sangat penting dalam proses menyusu. Organ ini bekerja layaknya mesin pompa yang menekan puting untuk mengeluarkan susu. Tekanan yang dihasilkan lidah ini yang akan merangsang air susu untuk keluar dari payudara.

4. Membantu proses pengunyahan

Saat kita mengunyah makanan, lidah bersama dengan pipi bagian dalam akan bekerja sama menggerakkan makanan ke permukaan kunyah gigi. Lalu, lidah akan menekan makanan yang sudah dikunyah ke langit-langit mulut sehingga siap untuk ditelan.

Pergerakan lidah di dalam rongga mulut saat mengunyah juga merangsang keluarnya air liur, sehingga makanan lebih mudah ditelan.

5. Bagian dari sistem pertahanan tubuh

Ujung lidah merupakan bagian tubuh yang paling sensitif terhadap sentuhan. Sensitivitas inilah yang membuat lidah bisa melindungi tubuh dari berbagai gangguan.

Itulah alasannya, saat ada kerikil kecil atau duri ikan yang tidak sengaja masuk ke rongga mulut, rasanya akan sangat mengganggu, padahal ukurannya tidak seberapa. Sebab, lidah sangat sensitif terhadap sentuhan.

6. Membantu berbicara

Untuk bisa mengasilkan suara yang bermakna, lidah, bibir, dan gigi perlu bekerja sama dengan baik. Dalam proses bicara, lidah memang merupakan salah satu organ terpenting.

Bahkan, organ ini bisa membantu menghasilkan lebih dari 90 kata per menit dengan lebih dari 20 gerakan berbeda. Lidah juga merupakan organ utama dalam pengucapan huruf T, D, L, dan R.

Meski terlihat sederhana dari luar, bagian-bagian lidah dan fungsinya tidaklah dapat diremehkan. Sehingga, selalu jaga kesehatannya dan jangan lupa untuk rutin membersihkan permukaan lidah saat sikat gigi.

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/tongue-anatomy-4774957
Diakses pada 11 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279407/
Diakses pada 11 Februari 2020

Live Science. https://www.livescience.com/52362-tongue.html
Diakses pada 11 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/picture-of-the-tongue#1
Diakses pada 11 Februari 2020

Artikel Terkait