Mengenal Ringer Laktat, Cairan Infus yang Digunakan Pasien Dehidrasi

(0)
Ringer laktat adalah jenis cairan infus golongan kristaloid yang dapat digunakan oleh pasien dewasa dan anak-anak sebagai sumber elektrolit dan airRinger laktat adalah cairan infus golongan kristaloid untuk pasien dehidrasi
Ada berbagai jenis cairan infus yang diberikan kepada pasien saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Jenis cairan infus yang diberikan tergantung pada kondisi pasien dan tujuan pemberian cairan infus. Salah satu jenis cairan infus yang mungkin diberikan kepada pasien adalah ringer laktat atau RL.

Apa itu ringer laktat?

ringer laktat adalah jenis cairan infus
Ringer laktat biasanya diberikan pada pasien yang dehidrasi
Ringer laktat adalah jenis cairan infus golongan kristaloid yang dapat digunakan oleh pasien dewasa dan anak-anak sebagai sumber elektrolit dan air.Umumnya, ringer laktat (RL) diberikan kepada pasien yang mengalami dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh saat mengalami cedera. Obat infus ini hanya diberikan melalui infus (IV) atau intravena dan bisa didapat melalui resep dokter.Dalam 100 ml obat ringer laktat mengandung:
  • kalsium klorida 0,02 gram
  • kalium klorida 0,03 gram
  • sodium klorida 0,6 gram
  • sodium laktat 0,31 gram
  • air

Apa fungsi ringer laktat?

Ringer laktat bertujuan untuk mengembalikan cairan tubuh pasien yang hilang
Ringer laktat dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang
Ringer laktat banyak digunakan pada pasien yang mengalami kehilangan cairan tubuh atau dehidrasi serta pemberian infus tertentu. Jika dibandingkan dengan cairan infus saline, ringer laktat cenderung tidak menyebabkan risiko kelebihan cairan dalam tubuh.Berikut adalah beberapa fungsi ringer laktat selengkapnya:
  • Mengembalikan cairan tubuh pasien yang hilang
  • Menjaga cairan tubuh pasien rawat inap agar tetap terkendali
  • Mengembalikan cairan tubuh yang hilang setelah perdarahan hebat atau akibat luka parah
  • Menjadi perantara atau media untuk obat-obatan yang dimasukkan ke pembuluh darah
Ringer laktat umum digunakan pada pasien dengan kondisi sepsis, gagal ginjal, dan asidosis respiratorik (kondisi paru-paru tidak dapat mengeluarkan semua karbon dioksida yang diproduksi oleh tubuh akibat kondisi medis tertentu).RL juga dapat diberikan untuk keperluan noninfus, seperti membersihkan luka atau sebagai cairan irigasi untuk membersihkan bakteri selama operasi bedah terbuka.

Berapa dosis ringer laktat yang direkomendasikan?

Larutan ringer laktat hanya untuk penggunaan intravena (infus). Dosis pemberian ringer laktat pada orang dewasa dan anak-anak harus sesuai dengan rekomendasi dokter. Ini juga tergantung pada usia, berat badan, dan kondisi klinis pasien.Perlu diingat bahwa mengganti dosis ringer laktat tanpa petunjuk dan perintah dari dokter sangat tidak dianjurkan.

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan ringer laktat?

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan ringer laktat, yaitu:

1. Obat-obatan dan kondisi medis tertentu

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, baik obat resep, obat tanpa resep, suplemen kesehatan, atau obat herbal. Pasalnya, ada beberapa jenis obat-obatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan ringer laktat. Misalnya:
  • Ceftriaxone (obat antibiotik yang diberikan melalui infus)
  • Mannitol (obat diuretik)
  • Methylprednisone (obat kortikosteroid)
  • Nitroglycerin (obat untuk mengontrol tekanan darah setelah operasi)
  • Nitroprusside (vasodilator)
  • Norepinephrine (obat untuk mengendalikan tekanan darah rendah dan syok)
  • Procainamide (digunakan untuk mengobati ritme jantung abnormal)
  • Propanolol (digunakan untuk mengobati irama jantung yang cepat)
Jika Anda menggunakan obat-obatan di atas, maka biasanya cairan infus saline cenderung lebih aman diberikan.Selain itu, penting pula untuk memberi tahu dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang sedang Anda alami. Sebab, bukan tidak mungkin ringer laktat dapat memicu terjadinya interaksi dengan kondisi medis tersebut.Pada ibu hamil, hingga saat ini belum ada hasil studi yang menyebutkan keamanan penggunaan ringer laktat. Begitu pula pada ibu menyusui. Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk mempertimbangkan manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

2. Alergi

Beri tahu dokter apabila Anda memiliki riwayat alergi terhadap ringer laktat atau kandungan bahan lainnya yang terdapat dalam cairan infus ini.

Efek samping penggunaan infus RL

Umumnya, infus RL cenderung aman digunakan. Namun, penggunaan obat infus ini tetap dapat memicu terjadinya efek samping pada beberapa orang. Efek samping penggunaan infus ringer laktat, antara lain:
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Gatal-gatal
  • Sakit perut
  • Bersin-bersin
  • Ruam
  • Batuk
  • Sulit bernapas
  • Demam
  • Mulut kering
  • Penurunan tekanan darah
  • Detak jantung abnormal
  • Nyeri dada
Pada beberapa pasien dengan kondisi medis tertentu, penggunaan infus RL yang terlalu banyak bisa menimbulkan risiko pembengkakan dan edema. Beberapa kondisi medis yang dimaksud, termasuk:
  • Penyakit ginjal kronis
  • Gagal jantung kongestif
  • Peningkatan volume cairan (hipervolemia)
  • Sirosis hati
Pasien dengan kondisi medis di atas biasanya tidak dapat mengendalikan kelebihan cairan dalam tubuh dengan baik. Maka dari itu, bagi mereka yang mendapat infus RL atau jenis cairan infus lainnya, dokter atau perawat harus melakukan pengecekan pasien secara berkala guna memastikan pasien tidak mengalami kelebihan cairan dalam tubuhnya.Tak hanya itu, dosis ringer laktat yang terlalu banyak diberikan juga dapat memengaruhi kadar elektrolit dalam tubuh seseorang. 

Catatan dari SehatQ

Cairan infus ringer laktat tidak boleh diberikan sembarangan. Penggunaannya pun harus berada di bawah pengawasan dokter. Maka dari itu, penggunaan infus ringer laktat perlu disesuaikan dengan kondisi pasien dan pertimbangan dokter.
dehidrasiinfus
Healthline. https://www.healthline.com/health/lactated-ringers#dose
Diakses pada 8 Juni 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/lactated-ringers-information-3156913
Diakses pada 8 Juni 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/ringers-lactated_ringers_solution-intravenous/article.htm#what_else_should_i_know_about_lactated_ringers_solution
Diakses pada 8 Juni 2020
Drugs. https://www.drugs.com/cdi/intravenous-iv-fluids.html
Diakses pada 8 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait