Mengenal Reverse Psychology atau Psikologi Terbalik dalam Kehidupan Sehari-hari


Reverse psychology biasa digunakan dalam pengasuhan anak atau hubungan sosial antarmanusia lainnya. Penggunaan psikologi terbalik seringkali untuk memanipulasi orang lain.

0,0
01 Sep 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Reverse psychology biasa digunakan dalam pengasuhan anak atau hubungan sosial antarmanusia lainnyaMenerapkan teknik psikologi terbalik bisa berhasil, namun juga bisa gagal
Faktanya, banyak orang yang tidak suka diberi tahu hal apa yang harus dilakukan. Hal inilah yang akhirnya memunculkan reverse psychology atau psikologi terbalik. Teknik ini memaksa orang lain melakukan sesuatu dari yang sebenarnya dimaksudkan.Psikologi terbalik sebenarnya digunakan untuk bisa mengarahkan perilaku orang lain dengan cara yang tepat. Sayangnya, teknik ini justru menjadi taktik untuk memanipulasi orang lain. Teknik psikologi terbalik ini sering digunakan dalam pengasuhan anak atau hubungan antara bawahan-atasan di kantor.

Mengenal reverse psychology

Cambridge English Dictionary memasukkan lema reverse psychology dengan arti metode meyakinkan seseorang untuk melakukan apa yang Anda inginkan dengan meminta mereka melakukan sebaliknya. Dari perintah tersebut, ada harapan orang tersebut tidak setuju dengan Anda dan melakukan yang sebenarnya Anda inginkan.Dengan kata lain, psikologi terbalik ini menjadi sebuah strategi mendapatkan apa yang diinginkan dengan menuntut apa yang sebenarnya Anda tidak inginkan. Orang yang menggunakan strategi ini akan menyembunyikan apa yang mereka maksudkan.Strategi psikologi terbalik paling sering digunakan dalam teknik pemasaran. Selain itu, para orangtua menggunakan manipulasi ini dalam pola asuh anaknya. Namun, tidak jarang strategi psikologi terbalik ini juga dipakai dalam hubungan pertemanan atau percintaan.

Contoh reverse psychology

Dalam kehidupan sehari-hari, psikologi terbalik bisa muncul dalam berbagai kesempatan. Berikut contoh psikologi terbalik yang bisa Anda jumpai:

1. Psikologi terbalik dalam marketing

Banyak strategi marketing yang selalu menampilkan produk terbaik mereka. Pastinya, produk tersebut dibanderol dengan harga yang belasan atau puluhan juta Rupiah. Mereka akan mendengungkan produk tersebut melalui iklan atau review orang tepercaya.Lalu, brand tersebut menelurkan produk lain yang harganya jauh lebih murah. Produk ini pun yang akhirnya diburu oleh para pembeli. Dengan kata lain, merek tersebut memasarkan produk mahalnya untuk menjual produk yang lebih terjangkau.

2. Psikologi terbalik dalam pengasuhan anak

Cara menyuruh hal yang sebaliknya juga sering dilakukan oleh para orangtua. Hal ini kadang cukup ampuh untuk meminta anak-anak melakukan sesuatu yang diinginkan oleh orang tua.Dalam hal ini, orang tua sering kesulitan saat meminta anak untuk makan sayur. Cara yang dilakukan adalah meminta mereka agar tidak mengonsumsi sayuran yang ada karena itu milik orangtuanya. Anak yang penasaran akan langsung memakan sayuran tersebut.

3. Psikologi terbalik dalam belajar-mengajar

Seorang guru pun sering menggunakan strategi ini membuat murid-muridnya menyelesaikan pelajaran dengan baik. Banyak guru melarang anak untuk tidak lebih dulu membaca sebuah buku yang sebenarnya harus mereka baca.Guru tersebut beralasan bahwa buku tersebut sulit dipahami. Perlu pengetahuan lebih banyak untuk bisa mengartikan isi di dalam bukunya. Cara ini biasanya melecut semangat para murid untuk membacanya dan membuktikan bahwa mereka sudah cukup pintar.

4. Psikologi terbalik dalam hubungan percintaan

Salah satu atau semua pihak di dalam sebuah hubungan romantis juga sering memanfaatkan strategi ini untuk meyakinkan pasangannya. Mereka akan mengatakan kepada pasangannya hal-hal yang tidak mungkin mereka lakukan. Tentu saja tujuannya supaya mereka mau melakukan hal tersebut.Sederhananya, seorang akan memandang sebelah mata pasangannya dengan mengatakan mereka tidak bisa membersihkan rumah. Pasangan yang tidak terima dengan anggapan tersebut akan segera bergegas untuk membersihkan rumah tanpa disuruh.

Pro dan kontra reverse psychology

Psikologi terbalik ini juga memiliki dua mata pisau di dalamnya. Anda bisa menemukan keberhasilan sekaligus kegagalan saat menggunakannya.Kabar baiknya, Anda bisa mendapatkan hal yang benar-benar inginkan dari banyak hal. Sebagai seorang sales, Anda bisa menjual lebih banyak produk yang murah dengan memasarkan produk yang mahal. Anak-anak pun jadi mau mengonsumsi makanan bergizi dengan cara memanipulasi pikirannya.Sayangnya, anak-anak penurut malah akan merasa bahwa keterbalikan itulah yang seharusnya mereka lakukan. Saat mereka dilarang untuk tidak memakan sayuran, anak-anak jadi tidak akan memakan sayuran. Lebih parahnya lagi, hal ini bisa berlangsung seumur hidupnya.Untuk itu, ketahuilah mitra tutur saat Anda ingin menggunakan psikolog terbalik ini. Cobalah untuk memodifikasi hal-hal yang dianggap penting untuk mendapatkan maksud dari ucapan Anda.

Catatan dari SehatQ

Reverse psychology mungkin akan berhasil pada beberapa hal. Namun, Anda juga perlu mengetahui sisi buruk dari penggunaanya pada orang lain. Strategi ini jadi kurang efektif saat Anda berhadapan dengan orang yang menuruti semua keterbalikan yang diharapkan tersebut.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar psikologi terbalik, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalgangguan psikologisberpikir positif
Very Well Mind https://www.verywellmind.com/what-is-reverse-psychology-5115635
Diakses pada 18 Agustus 2021
Psychology Today https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-science-influence/201104/do-you-use-reverse-psychology-stop-right-now
Diakses pada 18 Agustus 2021
Better Help https://www.betterhelp.com/advice/psychologists/reverse-psychology-what-is-it-and-does-it-work/
Diakses pada 18 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait