Mengenal Psyllium, Serat Larut Air yang Berikan Ragam Manfaat Kesehatan

(0)
05 Sep 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Psyllium adalah serat yang berasal dari sekam biji tanaman Piantago ovataPsyllium adalah jenis serat yang memiliki efek laksatif dan menyerap air
Serat merupakan nutrisi yang krusial untuk tubuh. Tak hanya satu saja, serat terdiri atas beberapa jenis yang dapat bekerja dengan cara berbeda. Salah satu jenis serat yang tersedia dalam bentuk suplemen adalah psyllium. Ketahui manfaat konsumsi psyllium bagi tubuh Anda.

Apa itu psyllium?

Psyllium adalah jenis serat yang diolah dari sekam biji tanaman yang disebut Plantago ovata. Serat ini dikenal juga dengan nama ispaghula dan merupakan jenis serat yang larut dalam air. Psyllium juga dikenal karena memiliki efek laksatif.Sebagai serat yang larut dalam air, psyllium dapat menyerap air dan menjelma menjadi bentuk  yang kental. Kemampuannya tersebut membuat psyllium tidak tercerna di dalam usus dan membuatnya berpotensi untuk mengendalikan kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Serat ini juga diyakini berperan dalam pengendalian konstipasi, diare, dan berat badan.Tak sampai di situ saja. Berbeda dengan beberapa jenis serat lain, psyllium umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.Psyllium hadir dalam bentuk suplemen. Suplemen psyllium tersedia dalam bentuk sekam, granula, kapsul, atau bubuk. Anda mungkin juga menemukan psyllium yang dicampurkan dalam produk sereal dan makanan.

Manfaat psyllium untuk kesehatan

Sebagai serat larut air, psyllium menawarkan manfaat berikut ini untuk kesehatan:

1. Mengatasi sembelit

Psyllium merupakan nutrisi yang berperan sebagai laksatif dengan meningkatkan ukuran feses serta meredakan konstipasi atau sembelit. Serat ini awalnya akan berikatan dengan beberapa makanan di lambung dan usus halus. Kemudian, psyllium akan menyerap air di sekitarnya dan meningkatkan ukuran maupun kelembapan feses.Dengan meningkatnya ukuran dan kelembapan tersebut, feses dapat turun dengan lebih mudah dan meredakan sembelit yang “menyiksa”. 

2. Berpotensi untuk meredakan diare

Mengonsumsi psyllium dapat membantu meredakan diare
Psyllium husk dapat membantu atasi diare
Psyllium juga dilaporkan dapat meredakan diare. Manfaat ini diberikan psyllium karena dapat menyerap air, meningkatkan ketebalan feses, dan memperlambat proses turunnya di dalam usus besar. Dalam sebuah riset lama yang dimuat dalam Canadian Oncology Nursing Journal, ditemukan bahwa sekam psyllium atau psyllium husk membantu mengurangi diare pada 30 orang pasien yang menjalani terapi radiasi untuk kanker. 

3. Mengendalikan gula darah

Konsumsi suplemen serat dilaporkan dapat mengendalikan respons glikemik tubuh terhadap makanan, seperti dengan mengendalikan hormon insulin dan kadar gula darah. Manfaat ini utamanya bisa diberikan oleh serat larut air seperti psyllium.Psyllium bekerja lebih efektif untuk mengurangi respons glikemik tersebut dibandingkan jenis serat lain, seperti bran. Pasalnya, psyllium dapat berubah bentuk menjadi gel dan memperlambat pencernaan makanan – yang kemudian juga mengendalikan gula darah. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi suplemen psyllium saat makan dan bukan saat perut kosong.

4. Menyehatkan jantung

Konsumsi suplemen serat larut air dilaporkan dapat mengendalikan kadar kolesterol. Dalam sebuah studi, konsumsi psyllium harian minimal selama enam minggu dilaporkan efektif untuk menurunkan kolesterol pada orang yang memiliki berat badan berlebih. Dengan demikian, Anda bisa mendiskusikan dengan dokter untuk mengonsumsi suplemen psyllium jika memiliki kadar kolesterol tinggi. Konsumsi suplemen ini dapat diiringi dengan pola makan rendah kolesterol dan rendah lemak.Tak hanya kolesterol, psyllium juga membantu mengendalikan faktor risiko penyakit jantung lain seperti gula darah dan level lipid, serta menguatkan otot jantung.

5. Mengontrol berat badan

Selain mengendalikan gula darah dan kolesterol, psyllium juga berpotensi untuk membantu mengontrol berat badan. Pasalnya, kemampuan menyerap air pada serat ini dapat memberikan sensasi kenyang. Dengan begitu, Anda mungkin dapat mengurangi jumlah makanan yang masuk dan mencegah terjadinya surplus kalori.

Efek samping konsumsi suplemen psyllium

Karena dikonsumsi dalam bentuk suplemen, psyllium berisiko menimbulkan efek samping tertentu. Beberapa risiko efek samping psyllium yaitu:
  • Sakit perut dan kram
  • Diare
  • Perut kembung
  • Feses berair
  • Peningkatan frekuensi buang air besar
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
Risiko efek samping tersebut bisa terjadi jika tubuh baru saja diperkenalkan pada suplemen psyllium atau Anda mengonsumsinya melebihi dosis yang tertera. Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen psyllium. Dokter dapat mengarahkan konsumsi optimal suplemen serat ini sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Risiko alergi konsumsi suplemen psyllium

Walau jarang terjadi, suplemen psyllium berisiko menimbulkan reaksi alergi pada beberapa individu. Hubungi dokter dengan segera jika reaksi alergi berikut ini muncul setelah konsumsi suplemen psyllium:
  • Sulit bernapas
  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit
  • Bengkak, terutama di sekitar wajah dan tenggorokan
  • Muntah

Catatan dari SehatQ

Psyllium adalah jenis serat yang memiliki efek laksatif dan menyerap air. Serat ini tersedia dalam bentuk suplemen dan memiliki beberapa manfaat bagi tubuh.
suplemenmakanan sehatmakanan dietserat
Cambridge University Press. https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/effect-of-a-fibre-supplement-compared-to-a-healthy-diet-on-body-composition-lipids-glucose-insulin-and-other-metabolic-syndrome-risk-factors-in-overweight-and-obese-individuals/DDE90317EE5D477C1E0594B6E2B1AA79
Diakses pada 24 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/psyllium-health-benefits
Diakses pada 24 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318707
Diakses pada 24 Agustus 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11894282
Diakses pada 24 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait