Penyebab Trauma yang Perlu Diketahui pada Penyakit PTSD


Penyebab trauma pada PTSD adalah gangguan kesehatan mental akibat peristiwa buruk di masa lalu. Trauma ini dapat disebabkan karena pelecehan, depresi, atau penyalahgunaan obat.

0,0
08 Apr 2019|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Fridawati
Penyebab trauma pada penyakit PTSD bisa disebabkan oleh pelecehanPenyakit PTSD dapat memberikan dampak buruk bagi penderitanya
Post-traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah masalah kesehatan mental serius yang dialami oleh beberapa orang akibat dari peristiwa mengejutkan, menakutkan, atau berbahaya yang menyebabkan trauma.Setelah mengalami trauma, sering terjadi perjuangan melawan rasa takut, kecemasan, dan kesedihan. Penderitanya akan merasakan sulit tidur dan selalu teringat kenangan buruk yang ada.Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kenangan buruk dan rasa takut itu perlahan memudar pada kebanyakan orang. Hal inilah yang tidak terjadi pada penderita penyakit PTSD. Mereka akan terus mengalaminya dalam jangka waktu yang lama dan kondisinya bertambah buruk.

Bagaimana trauma PTSD memengaruhi seseorang?

Penyakit PTSD akan menyebabkan masalah dalam kehidupan penderitanya, seperti dalam hubungan pekerjaan atau lingkungan sosial lainnya. Namun, menjalani pengobatan secara rutin dan intentsif dapat membuat gejalanya membaik.Penyakit mental ini terjadi karena saat trauma, Anda merespons ancaman tersebut dengan sikap "fight or flight". Hal ini membuat Anda melepaskan hormon stres, adrenalin, dan norepinefrin untuk memberikan energi yang lebih besar.Penyakit PTSD menyebabkan otak Anda terjebak dalam kondisi selalu siaga terhadap bahaya. Setelah situasi berbahaya itu mereda, Anda pun masih tetap waspada karena tubuh terus mengirim sinyal yang mengarah ke gejala penyakit PTSD.Penyakit ini bahkan membuat otak Anda berubah. Area yang mengontrol memori di kepala menjadi lebih kecil. Oleh karena itu, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pengobatan lebih awal.Efek yang ditimbulkan dari penyakit PTSD sangat banyak. Salah satunya adalah kenangan masa lalu yang mengganggu, susah tidur, sulit mengontrol emosi, amarah yang berlebihan, dan merasa cemas. Anda juga akan menghindar dari hal-hal yang mengingatkan Anda pada kejadian yang mirip atau serupa serta kehilangan ketertarikan pada hal yang biasanya Anda sukai.Gejala penyakit PTSD dapat terlihat setelah tiga bulan usai trauma terjadi. Namun, biasanya tidak terlalu terlihat sampai satu tahun berlalu. Tanpa perawatan yang baik, Anda dapat mengidap PTSD hingga tahunan atau bahkan seumur hidup.Anda bisa merasa lebih baik atau lebih buruk setiap waktu. Contohnya, ada sebuah pemberitaan yang memicu kenangan buruk Anda muncul di televisi. Saat menontonnya, kondisi Anda bisa memburuk.

Tanda dan gejala PTSD

Menurut American Psychiatric Association, PTSD memiliki beberapa gejala yang dapat menandainya seperti berikut ini.
  • Mengalami pikiran yang mengganggu seperti ingatan berulang yang tidak disengaja, mimpi menyedihkan, atau kilas balik dari peristiwa traumatis.
  • Menghindari hal yang dapat mengingatkan diri pada peristiwa traumatis, termasuk menghindari orang, tempat, aktivitas, objek, dan situasi yang dapat memicu kenangan menyedihkan.
  • Mengalami perubahan kemampuan kognitif dan suasana hati. Misalnya seperti tidak mampu mengingat beberapa aspek penting dari peristiwa traumatis.
  • Mengalami perubahan gairah dan reaktivitas seperti mudah tersinggung, mudah marah, berperilaku ceroboh, mudah terkejut, sulit konsentrasi, mengalami gangguan tidur, dan lain-lain.

Penyebab trauma PTSD

PTSD memang diketahui disebabkan oleh menyaksikan atau mengalami kejadian yang membuat trauma, dan secara potensial dapat membahayakan nyawa, atau menyebabkan cedera serius, atau kekerasan seksual. Penyebab lainnya yang biasanya dapat menyebabkan PTSD adalah sebagai berikut.
  • Kecelakaan parah
  • Mengalami bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, gempa, dan lain-lain.
  • Tinggal di area perang sebagai korban ataupun tentara.
  • Mengalami pelecehan seksual atau diancam dengan pelecehan seksual.
  • Melihat seseorang terluka atau bahkan terbunuh.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Penyakit PTSD

PTSD pertama kali dijelaskan dalam perang veteran yang disebut sebagai shell shock. Perempuan biasanya berisiko dua kali lipat memiliki penyakit PTSD karena dianggap lebih rentan mengalami kekerasan seksual. Kebanyakan dari mereka juga menyalahkan diri sendiri atas peristiwa yang dialami.Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit PTSD:
  1. Pengalaman traumatis seperti pelecehan
  2. Memiliki masalah kesehatan mental lainnya, seperti depresi
  3. Adanya penyalahgunaan obat
  4. Memiliki kerabat yang mengidap PTSD
  5. Memiliki pekerjaan yang menimbulkan efek trauma (pekerja di bidang kesehatan militer)
  6. Kurang adanya dukungan sosial dari keluarga ataupun teman terdekat
Tidak ada obat kimia yang tepat untuk penyembuhan kondisi ini. Namun, Anda dapat melakukan terapi sebagai tahap perawatan penyembuhan PTSD. Mungkin dokter akan meresepkan obat antidepresan kepada Anda. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa pulih dari PTSD.
ptsdgangguan mentalkesehatan mental
WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/post-traumatic-stress-disorder-ptsd#1
Diakses pada Oktober 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/post-traumatic-stress-disorder/symptoms-causes/syc-20355967
Diakses pada Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait