Mengenal Omphalocele, Kelainan yang Membuat Organ Bayi Tumbuh di Luar Tubuh

(0)
Omfalokel atau omphalocele adalah kondisi cacat lahir yang mengakibatkan usus atau organ perut lain milik bayi berada di luar tubuhOmphalocele merupakan kondisi cacat lahir yang sebenarnya jarang terjadi
Omfalokel atau omphalocele adalah kondisi cacat lahir yang mengakibatkan usus atau organ perut lain milik bayi berada di luar tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh adanya lubang di pusar bayi. Organ perut yang keluar dari dalam tubuh dilapisi oleh selaput transparan bernama peritoneum dan dapat terlihat jelas.

Apa penyebab omphalocele?

Disebabkan adanya cacat dalam dinding perut bayi, omfalokel bermula ketika usus bayi yang masih dalam tahap perkembangan membengkak dan keluar dari lubang tali pusar pada usia kehamilan 6 hingga 10 minggu. Selain usus, organ lain seperti hati, kandung kemih, ovarium, maupun testis juga berkembang di luar tubuh bayi.Memasuki minggu ke-11, usus dan organ lain seharusnya masuk kembali ke dalam perut bayi. Namun, hal tersebut  tidak terjadi pada penderita omphalocele sehingga usus dan organ lain tumbuh di luar perut dengan kondisi tertutup selaput peritoneum. Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab cacat dinding perut pada bayi yang memicu terjadinya omfalokel pada bayi. Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebutkan bahwa ada beberapa kebiasaan buruk yang berisiko membuat bayi lahir dengan kondisi omphalocele.Berikut kebiasaan yang dapat memicu omphalocele pada bayi menurut para peneliti CDC:
  • Mengonsumsi minuman beralkohol selama masa kehamilan
  • Merokok lebih dari satu bungkus per hari selama masa kehamilan
  • Meminum obat antidepresan Selective Serotonin-Reuptake Inhibitors (SSRI) selama masa kehamilan
  • Mengonsumsi makanan secara berlebihan selama masa kehamilan

Tanda dan gejala omphalocele

Omphalocele sudah dapat terdeteksi ketika bayi masih berada dalam kandungan. Jika bayi menderita omfalokel, kondisi ini biasanya dapat terdeteksi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan melalui USG.Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa bayi Anda mengalami omphalocele adalah usus dan organ lain keluar dari lubang yang ada pada tali pusar sehingga membuatnya berada di luar tubuh. Tingkat keparahan omfalokel sendiri dibagi menjadi dua, ringan dan berat.Pada omphalocele ringan, hanya usus yang berada di luar tubuh bayi. Sementara itu, omfalokel berat membuat usus dan organ lain seperti hati atau limpa keluar dari lubang yang ada pada tali pusar bayi.Bayi yang mengalami omfalokel biasanya juga akan mengalami kecacatan lain pada saat lahir. Beberapa cacat lahir yang dapat dialami bayi penderita omphalocele di antaranya:
  • Masalah genetik (kelainan kromosom)
  • Hernia diafragmatika
  • Kelainan jantung
  • Kelainan ginjal
  • Kelainan usus
  • Kelainan paru-paru
  • Beckwith-Wiedemann Syndrome
Kelainan-kelainan tersebut nantinya dapat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang bayi Anda. Maka dari itu, sebisa mungkin jauhilah faktor pemicu omphalocele jika tidak ingin bayi Anda lahir dengan kondisi langka ini.

Tindakan yang bisa diambil saat bayi mengalami omphalocele

Ketika lahir dalam kondisi omfalokel, ada beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan dan keselamatan bayi Anda. Namun, sebelumnya Anda harus memerhatikan faktor-faktor seperti kesehatan dan kemampuan bayi untuk menoleransi obat-obatan.Jika tidak ada masalah, penderita omphalocele ringan nantinya akan dioperasi setelah lahir. Dalam operasi tersebut, dokter akan mengembalikan usus ke dalam perut sebelum kemudian menutup lubang di dinding perut untuk mencegah kerusakan jaringan dan infeksi.Sementara itu, bayi penderita omfalokel berat akan menjalani operasi pembedahan secara bertahap. Operasi tersebut dilakukan secara bertahap karena perut bayi masih terlalu kecil serta belum bisa langsung menampung semua organ sekaligus.Nantinya, organ yang masih berada di luar sementara akan diberi lembaran pelindung steril untuk mencegah terjadinya infeksi. Operasi omfalokel berat sendiri biasanya dilakukan lebih dari satu hari, tergantung seberapa banyak organ yang berada pada luar tubuh bayi.

Sering dikira sama, apa beda omfalokel dengan gastroschisis?

Bagi sebagian orang, omphalocele dan gastroschisis dianggap penyakit yang sama karena usus dan organ tubuh bayi sama-sama berada di luar perut. Meski terlihat mirip, ada sejumlah hal yang dapat menjadi pembeda antara kedua penyakit ini.Apabila usus dan organ yang keluar pada penderita omfalokel terbungkus selaput peritoneum, hal berbeda dialami oleh bayi yang mengalami gastroschisis. Pada penderita gastroschisis, usus dan organ yang keluar tidak terbungkus oleh selaput pelindung.Selain itu, letak lubang yang menjadi tempat keluar usus dan organ kedua penyakit ini juga berbeda. Pada penderita omphalocele, usus dan organ keluar melalui lubang yang ada di pusar. Sementara itu, letak lubang pada bayi yang mengalami gastroschisis biasanya berada pada kanan pusar.

Catatan dari SehatQ

Omphalocele merupakan kondisi yang jarang terjadi di mana usus dan organ lain bayi tumbuh dan berkembang di luar perut. Kondisi ini dapat mengakibatkan kecacatan lain pada bayi Anda. Untuk mengurangi risiko bayi terkena omfalokel, ibu hamil sebaiknya menghindari gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi minuman beralkohol ataupun merokok saat hamil. Selain itu, selalu pantau kondisi kesehatan bayi Anda ke dokter kandungan secara rutin pada masa kehamilan.
tumbuh kembang bayibayicacat lahirtali pusar bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/gastroschisis-vs-omphalocele#outlook
Diakses pada 16 September 2020
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10030-omphalocele/management-and-treatment
Diakses pada 16 September 2020
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/000994.htm
Diakses pada 16 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait