Mengenal Olahraga Polo, Aktivitas Favorit Sosialita Dunia


Olahraga polo dilakukan dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan menggunakan tongkat atau stik sambil menunggangi kuda. Olahraga yang kerap didapuk sebagai olahraga bangsawan ini, berasal dari India.

(0)
22 Apr 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Olahraga polo dilakukan dengan tujuan memasukkan bola ke gawang menggunakan stik sambil menunggang kudaOlahraga polo menggunakan kuda sebagai kendaraannya
Olahraga polo adalah pertandingan antara dua tim yang masing-masing pemainnya menaiki kuda sambil berusaha menggiring bola menggunakan tongkat agar bisa masuk ke gawang lawan. Olahraga ini adalah salah satu yang tertua di dunia.Polo identik sebagai olahraga bangsawan atau kelompok sosialita. Olahraga ini sempat naik daun setelah pangeran Brunei Darussalam, Prince Abdul Mateen tampil sebagai atlet polo di Asian Games yang lalu.Meski olahraga ini terlihat sebagai olahraga yang mewah, kemunculannya sebenarnya lebih sederhana daripada itu. Lebih lanjut, berikut ini serba-serbi olahraga polo.

Sejarah olahraga polo

Polo merupakan salah satu olahraga paling tua di dunia, karena kemunculan paling awalnya tercatat lebih dari 2.000 tahun yang lalu di Persia. Namun sistem permainan yang dikenal saat ini, berasal dari tahun 1800-an di India.Pada tahun tersebut, tentara Inggris yang ditempatkan di India melihat permainan tersebut dimainkan oleh penduduk lokal, lalu mencoba ikut memainkannya dengan modifikasi.Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini kerap dijadikan sebagai salah satu latihan untuk pasukan berkuda tentara Inggris.Sekembalinya pasukan tentara tersebut ke Inggris, dibentuklah organisasi polo dan peraturan resmi pertandingan yang kemudian membuat olahraga ini kian menyebar hingga sekarang.

Pemain dan Sarana serta prasarana olahraga polo

Dalam olahraga polo, ada dua tim yang harus bertanding melawan satu sama lain. Satu tim terdiri dari empat orang dengan empat posisi berbeda. Masing-masing pemain menggunakan nomor di kostumnya sebagai penanda posisi.

• Pemain posisi 1

Posisi pertama dalam olahraga polo dikenal sebagai penyerang, mirip dengan posisi striker pada pertandingan sepak bola. Tugas utama dari pemain posisi satu adalah untuk memasukkan bola ke gawang.Saat bertahan, pemain tersebut memiliki kewajiban untuk mengawasi pemain nomor tiga dari tim lawan.

• Pemain posisi 2

Posisi dua juga merupakan posisi menyerang yang bertugas sebagai pendukung pemain pertama. Posisinya lebih belakang dibanding pemain pertama dan kerap bergantian menjaga pemain nomor tiga tim lawan.

• Pemain posisi 3

Pemain posisi tiga adalah posisi yang biasanya diisi oleh pemain terbaik dalam tim, karena tugasnya adalah menyerang sekaligus bertahan. Pemain ini juga bertugas untuk memukul bola dengan akurat ke depan, agar mudah diraih oleh pemain 1 atau 2.

• Pemain posisi 4

Posisi empat adalah pemain bertahan yang bertugas untuk menjaga gawang tim supaya tidak kebobolan oleh lawan.
Sementara itu, sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk olahraga polo adalah sebagai berikut.
  • Lapangan rumput seluas 300 x 160 yard (sekitar 274 x 146 meter) atau lapangan indoor seluas 300 x 150 kaki (sekitar 91 x 45 meter)
  • Kuda jenis khusus yang dikembangbiakkan untuk olahraga polo bernama polo poni. Setiap pemain harus menyiapkan setidaknya dua kuda setiap pertandingan.
  • Dudukan atau saddle khusus untuk digunakan di atas kuda
  • Pemukul bola (polo stick)
  • Bola polo
  • Helm dan pelindung lutut

Cara bermain olahraga polo

Cara bermain olahraga polo belum begitu familiar bagi banyak orang. Ini Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Tujuan olahraga polo

Tujuan utama permainan polo adalah memasukkan bola ke gawang lawang menggunakan tongkat pemukul sambil menunggangi kuda. Tim yang paling banyak memasukkan bola keluar sebagai pemenang.

2. Lama pertandingan

Pertandingan biasanya berlangsung selama satu atau dua jam dan dibagi ke dalam beberapa babak yang disebut sebagai chukkers.Satu chukkers biasanya berlangsung selama tujuh setengah menit dan dalam satu pertandingan polo, terdapat empat sampai enam chukkers tergantung dari penyelenggara.Olahraga ini dimulai dengan melakukan undian koin. Tim yang memenangkan undian bisa mulai menyerang terlebih dahulu. Posisi gawang akan berubah setiap pergantian chukker.

3. Peraturan olahraga polo

Seperti yang telah disebutkan, tim yang berhasil memasukkan paling banyak bola saat chukker akan keluar sebagai pemenang. Jika chukker selesai namun skor berakhir seri, maka permainan akan ditambah satu chukker dan tim yang memasukkan bola pertama kali akan keluar sebagai pemenang.Jika setelah perpanjangan satu kali masih tidak ada tim yang memasukkan bola, maka jarak antara tiang gawang akan diperlebar dan tim yang pertama kali mencetak angka akan keluar sebagai pemenang. Normalnya, jarak antar tiang jawang adalah 8 yard atau sekitar 7,3 meter.Saat gol tercipta, maka posisi gawang akan kembali ditukar. Bola boleh direbut dengan melakukan riding off. Saat melakukan riding off, pemain dapat mendekatkan posisi kudanya ke kuda lawan.Pemain juga boleh membenturkan badannya ke badan lawan. Cara ini disebut sebagai bump. Untuk menghentikan serangan lawan, pemain juga dapat menahan pergerakan stik polo lawan menggunakan stik polo sendiri.
olahragatips olahraga
Rule of Sport. https://www.rulesofsport.com/sports/polo.html
Diakses pada 13 April 2021
US Polo. https://www.uspolo.org/sport/spectator-guide
Diakses pada 13 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait