Mengenal Nyamuk Aedes Aegypti, Si Penyebar Penyakit

Nyamuk aedes aegypti merupakan salah satu serangga yang menyebarkan penyakit melalui gigitannya
Gigitan nyamuk aedes aegypti dapat menularkan berbagai penyakit, seperti demam berdarah dan penyakit Zika

Tidak semua nyamuk adalah sumber penyakit bagi manusia. Beberapa nyamuk tertentu, seperti nyamuk aedes aegypti, berpotensi untuk menyebarkan virus yang dapat memunculkan berbagai penyakit pada manusia.

Nyamuk aedes aegypti dikenal sebagai jenis nyamuk yang menyebabkan penyakit demam berdarah, tetapi sebenarnya nyamuk aedes aegypti juga salah satu penyebar virus Zika, chikungunya, dan berbagai macam virus lainnya.

Namun, tahukah Anda bahwa nyamuk aedes aegypti tidak serta-merta memiliki virus penyebar penyakit dalam tubuhnya?

Mengenal nyamuk aedes aegypti

Nyamuk aedes aegypti hidup di tempat yang beriklim tropis, subtropis, dan pada daerah yang bersuhu sedang. Nyamuk aedes aegypti tinggal dekat dengan manusia dan lebih condong untuk menghisap darah manusia.

Awalnya, nyamuk aedes aegypti berasal dari Afrika dan menyebar di daerah subtropis dan tropis akibat dari migrasi dan urbanisasi manusia.

Uniknya, hanya nyamuk aedes aegypti betina saja yang menyebarkan virus penyebab penyakit karena nyamuk aedes aegypti betina memerlukan darah untuk produksi sel telur, sedangkan nyamuk jantan hanya memerlukan glukosa untuk hidup.

Akan tetapi, tidak semua nyamuk aedes aegypti betina memiliki virus dalam tubuhnya. Virus baru bisa berkembang biak di dalam tubuh nyamuk aedes aegypti ketika nyamuk tersebut menggigit manusia yang terinfeksi virus tertentu.

Saat virus sudah memasuki tubuh nyamuk aedes, virus akan menginfeksi perut bagian tengah nyamuk dan menular ke bagian kelenjar air liur dalam jangka waktu 8-12 hari. Pada jangka waktu ini, nyamuk aedes aegypti dapat menularkan virus ketika menggigit manusia.

Nyamuk aedes aegypti yang belum dewasa umumnya dapat ditemukan di dalam ruangan dan di tempat yang dipenuhi air, seperti tempat penyimpanan air dan sebagainya. Nyamuk aedes aegypti yang sudah dewasa dapat ditemukan di sekitar perumahan dan terbang dalam radius 400 meter.

Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk aedes aegypti

Nyamuk aedes aegypti terkenal sebagai media penyebaran dari virus demam berdarah. Namun tidak hanya virus demam berdarah, nyamuk aedes aegypti juga dapat menularkan beragam virus, berikut adalah beberapa penyakit yang dapat disebarkan oleh nyamuk aedes aegypti:

  • Penyakit demam berdarah

Nyamuk aedes aegypti identik sebagai pelaku dari penyakit demam berdarah. Saat seseorang digigit nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi virus demam berdarah, maka gejala demam berdarah akan muncul dalam 4-7 hari setelahnya.

Virus demam berdarah umumnya menimbulkan gejala berupa ruam, demam tinggi, serta nyeri persendian dan otot. Namun, gejala lain yang dapat timbul adalah sakit di belakang mata, membengkaknya kelenjar getah bening, nyeri tulang, mual, muntah, dan sakit kepala.

Penyakit demam berdarah yang makin parah dapat memicu kerusakan dan pecahnya pembuluh darah, serta mampu mengancam nyawa. Pada derajat yang belum berat, penanganan demam berdarah hanya terapi suportif berupa cairan untuk mempertahankan keseimbangan dalam tubuh serta obat antidemam.

Vaksin demam berdarah sebaga upaya pencegahan sudah ada untuk dewasa dan anak usia di atas 9 tahun. Tanyakan ke dokter Anda apakah vaksin ini dapat Anda peroleh.

  • Penyakit Zika

Penyakit zika utamanya disebarkan melalui nyamuk aedes aegypti, tetapi penyakit Zika kemungkinan dapat juga ditularkan melalui hubungan seksual. Virus Zika tidak menimbulkan infeksi yang membahayakan.

Namun, infeksi virus Zika dapat berakibat fatal bagi wanita yang sedang hamil. Infeksi virus Zika berisiko menyebabkan kecacatan pada janin, seperti mikrosefalus atau kepala bayi yang berukuran kecil di bawah normal.

Saat terinfeksi virus Zika melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, orang yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala apapun. Gejala yang timbul juga tidak terlalu parah dan dapat hilang sekitar dua sampai tujuh hari.

Gejala yang umumnya dirasakan adalah demam, nyeri persendian dan otot, ruam, mata merah, gatal-gatal, sakit di belakang mata dan punggung bagian bawah, serta sakit kepala.

  • Penyakit chikungunya

Virus chikungunya adalah salah satu penyakit yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti. Gejala utama dari penyakit chikungunya adalah nyeri persendian dan demam.

Namun, terdapat beberapa gejala lainnya, seperti ruam, nyeri otot dan persendian, serta sakit kepala. Sampai saat ini, belum terdapat vaksin ataupun pengobatan khusus untuk virus chikungunya.

Mencegah gigitan nyamuk aedes aegypti

Nyamuk aedes aegypti merupakan nyamuk yang menularkan berbagai virus yang berbahaya bagi manusia, tetapi hal tersebut tidak berarti Anda tidak dapat mencegah gigitan nyamuk aedes aegypti. Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mencegah gigitan nyamuk aedes aegypti, seperti:

  • Menggunakan semprotan atau losion pembasmi serangga yang efektif dan aman untuk wanita yang sedang hamil dan menyusui
  • Menggunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang
  • Memasang kawat nyamuk di pintu dan jendela
  • Memperbaiki lubang-lubang pada kawat nyamuk
  • Menguras bak mandi dan tempat penampungan air seminggu sekali
  • Buang benda-benda yang dapat menampung air dan bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk, seperti ban bekas, ember bekas, dan sebagainya.
  • Gunakan pendingin ruangan di kamar
  • Memasang kelambu di atas tempat tidur

Catatan dari SehatQ

Nyamuk aedes aegypti umumnya tinggal di daerah subtropis dan tropis, serta berkembang biak di tempat yang tergenang air, seperti tempat penampungan air, dan sebagainya.

Nyamuk aedes aegypti tidak hanya menyebarkan penyakit demam berdarah, tetapi juga penyakit zika, chikungunya, dan sebagainya. Anda dapat mencegah gigitan nyamuk aedes aegypti dengan:

  • Menggunakan semprotan atau lotion antiserangga
  • Menggunakan pakaian dan celana yang panjang serta tertutup
  • Memasang rak nyamuk pada pintu dan jendela
  • Menguras tempat penampungan air seminggu sekali
  • Membuang benda-benda yang dapat menampung air yang sudah tidak digunakan
  • Memasang kelambu di atas tempat tidur

Apabila Anda mengalami kesulitan dalam menanggulangi nyamuk di lingkungan Anda, cobalah untuk menghubungi ahli yang sudah profesional dalam membasmi nyamuk dan serangga. Konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami gejala demam dan nyeri persendian setelah digigit nyamuk.

CDC. https://www.cdc.gov/dengue/prevention/prevent-mosquito-bites.html
Diakses pada 27 September 2019

CDC. https://www.cdc.gov/zika/vector/range.html
Diakses pada 27 September 2019

CDC. https://www.cdc.gov/chikungunya/index.html
Diakses pada 27 September 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078
Diakses pada 27 September 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/zika/
Diakses pada 27 September 2019

WHO. https://www.who.int/denguecontrol/mosquito/en/
Diakses pada 27 September 2019

World Mosquito Program. http://www.eliminatedengue.com/our-research/aedes-aegypti
Diakses pada 27 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed