Mengenal Nootropic, Obat Pintar yang Bikin Otak Cemerlang

(0)
01 Sep 2020|Azelia Trifiana
Suplemen nootropic dipercaya berkhasiat meningkatkan fungsi otakSuplemen nootropic dipercaya dapat meningkatkan fungsi otak
Nootropic diberi predikat “obat pintar” karena orang yang mengonsumsinya akan merasakan peningkatan fungsi kognitif. Artinya, aspek yang paling berdampak adalah seputar kreativitas, daya ingat, kewaspadaan, dan fungsi kognitif lainnya. Nootropic memberikan manfaat untuk fungsi otak.Tak hanya itu, nootropic juga bisa mengurangi risiko penurunan fungsi kesehatan otak karena penuaan. Ada banyak jenis nootropic, mulai dari kafein hingga minyak ikan.

Jenis nootropic

Sebelum mengonsumsi suplemen nootropic, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk tahu dosis yang tepat. Beberapa jenis suplemen nootropic adalah:

1. Minyak ikan

anak disuapi suplemen minyak ikan
Suplemen minyak ikan mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA), keduanya merupakan jenis asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak. DHA berperan penting dalam menjaga struktur dan fungsi otak. Bahkan 90% lemak omega-3 bisa ditemukan dalam sel-sel otak.Selain itu, mengonsumsi suplemen yang kaya DHA bisa mengasah kemampuan berpikir, daya ingat, dan respons seseorang. Bagi orang yang menderita jenis depresi tertentu, konsumsi EPA juga bisa memperbaiki mood mereka.Idealnya dalam sepekan, konsumsi minyak ikan sebanyak dua kali dari makanan. Namun jika tidak memungkinkan, konsumsi suplemen nootropic berupa minyak ikan juga diperbolehkan.

2. Kafein

perempuan meminum kopi
Jenis nootropic alami juga bisa ditemukan dalam kafein yang ada pada kopi, teh, maupun dark chocolate. Kafein bekerja dengan memberi stimulasi terhadap otak dan sistem saraf pusat sehingga seseorang menjadi lebih berenergi dan waspada.Ada juga penelitian yang menyebut kafein membuat daya ingat seseorang semakin tajam. Namun perlu diingat bahaya minum kopi berlebihan pada tiap orang berbeda-beda. Kenali berapa dosis yang ideal, rata-rata 250 mg setiap hari masih dianggap aman.

3. Ginkgo biloba

minuman ginkgo biloba
Diambil dari ekstrak pohon Ginkgo biloba, suplemen herbal nootropic ini juga populer untuk meningkatkan kemampuan otak. Cara kerjanya adalah dengan melancarkan aliran darah ke otak sehingga daya ingat dan fokus semakin meningkat.Ada juga penelitian yang menyebut suplemen ginkgo biloba membantu mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan. Namun, penelitian seputar hal ini masih terus dikembangkan.

4. Creatine

Berperan penting dalam metabolisme energi tubuh, creatine adalah unsur alami yang bisa ditemukan di otot dan otak manusia. Untuk mendapatkan creatine secara alami, bisa dengan mengonsumsi protein hewani seperti daging sapi, ikan, dan juga telur. Selain itu, suplemen creatine juga mudah ditemukan di pasaran.

5. Rhodiola rosea

Kerap digunakan dalam pengobatan medis Tiongkok, Rhodiola rosea juga dianggap berperan dalam menyehatkan otak. Orang yang mengonsumsi nootropic jenis ini merasa lebih berenergi dan tidak mudah lelah. Hingga kini, penelitian seputar manfaat Rhodiola rosea terhadap kesehatan otak terus dikembangkan.

6. Resveratrol

setandan anggur
Pada buah-buahan dengan kulit berwarna ungu atau merah seperti anggur, raspberry, blueberry, dan lainnya terdapat antioksidan bernama resveratrol. Substansi ini juga bisa ditemukan pada cokelat dan kacang. Menurut penelitian, mengonsumsi suplemen resveratrol dapat mencegah kerusakan pada hippocampus. Ini adalah bagian otak yang berkaitan dengan daya ingat.Pada uji laboratorium terhadap binatang, resveratrol disebut bisa meningkatkan daya ingat dan fungsi otak. Namun, uji coba terhadap manusia masih perlu dikembangkan untuk memastikan manfaat dari resveratrol.

7. Fosfatidilserin

Fosfatidilserin adalah substansi lemak yang ada pada fosfolipid di sel otak manusia. Mengonsumsi suplemen yang mengandung fosfatidilserin dapat mengoptimalkan kesehatan otak. Menurut penelitian, mengonsumsi 100 mg suplemen jenis ini dapat mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan.Beberapa jenis suplemen nootropic di atas bisa ditemukan dari makanan atau suplemen. Ada yang sudah terbukti, banyak juga yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaatnya terhadap kesehatan otak.

Jika memutuskan untuk mengonsumsi suplemen-suplemen di atas, pastikan tahu betul berapa dosis yang diperlukan. Faktor lain seperti kondisi kesehatan, riwayat medis, hingga usia juga berpengaruh terhadap dosis konsumsi suplemen nootropic.
suplemenkesehatan otakhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-nootropic-brain-supplements
Diakses pada 13 Agustus 2020
NIH. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/3114783/
Diakses pada 13 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/features/nootropics-smart-drugs-overview
Diakses pada 13 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait