logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Ensiklopedia

Mengenal Neuroplastisitas dan Cara Otak untuk Berubah secara Struktural

open-summary

Neuroplastisitas adalah kemampuan otak melakukan perubahan dan adaptasi ketika ada koneksi baru pada saraf. Perubahan ini terjadi saat seseorang mengalami pengalaman baru dalam kehidupan sehari-harinya.


close-summary

11 Agt 2021

| Ade Irawan

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Neuroplastisitas adalah kemampuan otak melakukan perubahan dan adaptasi ketika ada koneksi baru pada saraf

Neuroplastisitas dapat meningkatkan kemampuan kognitif

Table of Content

  • Mengenal neuroplastisitas
  • Manfaat neuroplastisitas
  • Cara merangsang kembali sel-sel otak
  • Catatan dari SehatQ

Otak manusia memiliki kemampuan yang sangat hebat. Organ ini bisa berubah dan menyesuaikan diri dengan hal-hal baru. Kemampuan ini disebut dengan neuroplastisitas atau neuroplasticity.

Advertisement

Neuroplastisitas memungkinkan neuron untuk mengatur ulang dan membentuk koneksi saraf baru. Pengaturan ulang ini bisa terjadi saat seseorang mengalami pengalaman baru dalam hidupnya. Bisa juga karena perubahan yang dirasakan oleh orang tersebut.

Mengenal neuroplastisitas

Dalam otak manusia, terdapat 86 miliar neuron (sel saraf) yang memiliki kapasitas yang luar biasa. Mereka bisa menciptakan koneksi baru dan kembali terhubung dengan sendirinya. Konsep tentang kemampuan otak ini disebut neuroplastisitas.

Kemampuan melakukan organisasi ulang pada saraf otak dapat terjadi dengan catatan bahwa akson atau ujung saraf tidak rusak. Akson yang tidak rusak bisa saling terhubung dengan akson lain yang juga tidak rusak. Lalu, saraf-saraf ini akan membentuk jalur baru guna mencapai fungsi yang dibutuhkan.

Dengan neuroplastisitas, saraf otak juga bisa bekerja sama untuk mengambil alih peranan yang rusak. Untuk membentuk kembali, perlu ada rangsangan pada saraf-saraf otak tersebut. Rangsangan ini bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas.

Ada dua jenis neuroplastisitas:

  • Plastisitas fungsional

Hal ini memungkinkan otak untuk memindahkan fungsi dari area otak yang rusak ke area lain yang tidak rusak.

  • Plastisitas struktural

Otak memiliki kemampuan untuk mengubah struktur fisiknya dari hasil pembelajaran atas pengalaman yang dialami.

Manfaat neuroplastisitas

Kehebatan otak yang satu ini pun memungkinkan manusia bisa berubah dan beradaptasi dengan baik. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan:

  • Bisa mempelajari hal-hal baru
  • Mampu meningkatkan kemampuan kognitif
  • Mengalami penyembuhan dari stroke dan cedera otak lainnya
  • Memperkuat area otak yang fungsinya sudah hilang atau menurun
  • Melakukan perbaikan untuk meningkatkan kesehatan otak

Cara merangsang kembali sel-sel otak

Menurut studi, otak bisa dirangsang kembali dengan melakukan berbagai aktivitas. Berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk merangsang kembali sel otak.

1. Bermain video game

Hobi yang satu ini sudah diakui manfaatnya oleh penelitian. Anda bisa bisa mendapatkan banyak pelatihan sensor motorik, pemecahan masalah, hingga membangun kerja sama dengan orang lain. Beda jenis game akan membawa manfaat yang berbeda juga. Lebih baiknya Anda bisa bermain video game selama 16 jam untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Belajar bahasa asing

Memiliki keahlian untuk menggunakan bahasa asing tentu sangat menyenangkan. Anda bisa terkoneksi dengan penutur asli tanpa perlu terhalang masalah bahasa. Selain itu, bahasa juga akan merangsang saraf-saraf di otak untuk membuat jalur baru.

3. Bermain musik

Musik pun punya banyak manfaat. Musik yang tepat akan membantu meningkatkan mood serta konsentrasi. Selain itu, musik pun bisa membuat Anda mengingat informasi baru dengan lebih mudah.

4. Jalan-jalan

Masa pandemi ini mungkin Anda akan sulit bepergian jauh hanya untuk berlibur. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa jalan-jalan. Cobalah mencari pemandangan baru sambil menyapa orang-orang di sekitar. Anda bisa mulai dengan berkeliling tempat tinggal sambil melihat sekeliling. Namun, jangan lupa pakai masker.

5. Membuat prakarya

Kesenian juga sangat bagus untuk menjaga kesehatan otak. Selain musik, Anda bisa mencoba melukis atau menggambar. Tidak perlu khawatir jika Anda tidak memiliki keahlian tersebut. Jika terus dilakukan, Anda akan tahu caranya memegang kuas.

6. Berolahraga

Otak merupakan organ yang paling diuntungkan saat Anda berolahraga secara teratur. Secara tidak sadar, Anda akan menghafal beberapa gerakan saat berolahraga. Olahraga pun akan membawa suasana hati yang lebih senang. Di samping itu, olahraga juga membuat Anda bisa tidur nyenyak di malam hari.

Catatan dari SehatQ

Pengetahuan tentang neuroplastisitas bisa sangat berguna supaya Anda bisa terus merangsang otak setiap harinya. Melakukan hal-hal menyenangkan seperti bermain game dan berolahraga tentu perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan otak.

Untuk berdiskusi lebih lanjut neuroplastisitas, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan otaksistem saraf

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved