logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Mengenal Mindful Parenting, Pola Asuh yang Bisa Perkuat Hubungan dengan Anak

open-summary

Dalam mindful parenting, orangtua menerima anak tanpa menghakimi, memberikan perhatian penuh dan tidak membiarkan emosi atau trauma menguasai reaksi.


close-summary

17 Jan 2022

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Mindful parenting adalah pola asuh tanpa menghakimi dan memberikan perhatian penuh pada anak dengan pengaturan emosi yang baik

Mindful parenting bisa mempererat hubungan anak dan orang tua

Table of Content

  • Apa itu mindful parenting?
  • Cara menerapkan mindful parenting
  • Manfaat mindful parenting

Mindful parenting berawal dari konsep mindfulness atau kesadaran penuh yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berbagai situasi di dalam keluarga. Gagasan mengenai hal ini telah muncul sejak 1997.

Advertisement

Mengasuh anak bukan hal yang mudah dan rentan membuat stres. Terlebih jika Anda memiliki anak dengan berkebutuhan khusus. Mengasuh dapat menyebabkan kecemasan, depresi hingga masalah di dalam keluarga jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat.

Mindful parenting dapat membantu mengurangi dan mencegah berbagai masalah tersebut serta membuat Anda menjadi orangtua yang lebih baik.

Apa itu mindful parenting?

Mindfulness adalah cara menjalani hidup di saat sekarang. Artinya, Anda mengenali dengan baik yang sedang dipikirkan saat ini, posisi Anda saat ini, dan yang sedang dirasakan saat ini, baik di dalam maupun luar tubuh. Dengan menjalani mindfulness, Anda akan dilatih untuk melihat dunia secara lebih bijaksana, dengan lebih sedikit penghakiman dan lebih banyak penerimaan.

Mindful parenting adalah pola pengasuhan dimana orangtua menanggapi perilaku atau tindakan anak dengan penuh kesadaran dan tidak hanya sekadar bereaksi secara impulsif.

Dalam menerapkan mindful parenting, orangtua menerima anak tanpa menghakimi, memberikan perhatian penuh dan tidak membiarkan emosi atau trauma menguasai reaksi.

Ini bukan berarti orangtua tidak boleh marah atau frustasi, tetapi reaksi yang ditunjukkan harus penuh pengertian dan kesadaran, bukan hanya sekadar menyalurkan kemarahan yang meledak-ledak. Cara ini dapat memberikan banyak manfaat, terutama memperkuat ikatan antara orangtua dan anak.

Baca Juga: 4 Jenis Parenting yang Bisa Diterapkan Orang Tua

Cara menerapkan mindful parenting

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan mindful parenting adalah:

1. Lebih tenang dalam bertindak

Sebelum bereaksi dengan penuh kemarahan atas segala sesuatu, cobalah memperlambat setiap proses, mundur sejenak dan lakukan evaluasi sebelum berreaksi. Tidak perlu marah jika anak balita Anda masih banyak melakukan kesalahan seperti ingin makan sendiri tetapi acak-acakan atau memilih sendiri pakaian yang tidak serasi.

Sadari bahwa hal itu bukan masalah besar dan merupakan hal yang wajar. Luangkan waktu untuk mengajari mereka dengan sabar dan penuh kasih sayang. Tidak masalah walaupun memakan waktu lebih lama dari yang seharusnya.

2. Perhatikan kebutuhan anak

Mindful parenting berarti memberikan perhatian penuh pada anak. Perhatikan sungguh-sungguh apa yang ingin disampaikan oleh anak dan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Saat Anda memberi tugas atau menetapkan aturan, pastikan itu hal yang mampu dipahami dan dipenuhi oleh mereka.

3. Mengatur stres

Stres dapat menular, maka saat orangtua mengalaminya, anak akan merasakan hal yang sama. Bahkan, sumber stres terbesar pada anak-anak dan remaja adalah kondisi orangtua yang stres.

Oleh karena itu, atur stres agar tidak mempengaruhi tindakan yang Anda lakukan. Meditasi dan latihan pernapasan merupakan bagian tidak terpisahkan dari mindful parenting yang dapat membantu meredakan stres.

BACA JUGA: 9 Fakta Anak Kedua yang Unik dan Menarik untuk Diketahui

4. Menerima kekurangan

Belajar menerima kekurangan adalah salah satu bagian penting dalam mindful parenting. Tidak ada orangtua atau anak yang sempurna. Tetapi saat Anda mampu berdamai dengan ketidaksempurnaan maka Anda akan dapat mulai mengatur emosi dengan lebih baik.

Anda bisa lebih tenang dan lebih hadir untuk anak serta memupuk rasa kasih sayang bagi diri sendiri.

5. Menciptakan rasa aman

Sama halnya dengan stres, jika Anda bersikap tenang maka anak juga akan merasa tenang. Oleh karena itu, berikan respon dengan tetap tenang dalam segala situasi sehingga anak dapat merasa aman. Dengan memberikan lingkungan yang aman, maka anak dapat berkembang dan mempercayai Anda sebagai pemegang kendali.

Baca Juga: 7 Peran Orang Tua dalam Kehidupan Anak

Manfaat mindful parenting

Ada berbagai potensi manfaat bagi orangtua dan anak dalam menerapkan mindful parenting, termasuk:

1. Memperkuat hubungan orangtua-anak

Mindful parenting mendorong orangtua merespon stres dengan lebih baik, dan tidak membuat anak merasa terasing serta lebih diperhatikan. Hal ini lah yang bisa menguatkan hubungan orangtua dan anak.

Pola asuh ini tidak hanya membuat orang tua menjadi lebih lihai dalam mengatur emosi, tetapi juga juga membuat orang tua bisa membimbing anak untuk bisa mengtur emosinya.

2. Mengurangi kecemasan

Mempraktikkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari, telah terbukti bisa menurunkan risiko terjadinya kecemasan. Hal yang sama juga berlaku pada penerapan mindful parenting yang telah dikaitkan dengan penurunan kecemasan dan stres pada orang tua.

3. Mengurangi potensi perlakuan buruk

Perlakuan buruk seperti kekerasan verbal atau fisik juga berpotensi berkurang dengan penerapan mindful parenting. Pola asuh ini bisa menurunkan kejadian pelecehan anak oleh orang tua dan ini akan berpengaruh baik pada perkembangan perilaku anak.

4. Membantu anak mengembangkan diri

Mindful parenting yang dilakukan oleh orangtua juga dapat berdampak baik pada anak. Pola pengasuhan ini memperkenalkan pemahaman dan penerimaan emosi yang berdampak membantu anak-anak mengembangkan keterampilan dalam mengambil keputusan sejak usia sangat muda.

Selain itu, pengasuhan yang sensitif dan suportif pada anak usia dini telah dikaitkan dengan kinerja akademik dan perilaku sosial anak-anak yang baik di kemudian hari.

5. Manfaat potensial lainnya

Selain berbagai manfaat yang telah disebutkan di atas, mindful parenting juga berpotensi memberikan manfaat berupa:

  • Mengurangi agresi
  • Mengurangi gejala hiperaktif
  • Menurunkan perasaan depresi
  • Meningkatkan kepuasan orang tua
  • Meningkatkan komunikasi orang tua dan anak
  • Mengurangi risiko gangguan perilaku pada anak remaja, seperti perilaku agresif atau penyalahgunaan obat terlarang
  • Mempromosikan lebih banyak keterlibatan orangtua secara keseluruhan
  • Membuat orangtua merasa seolah-olah membutuhkan usaha lebih ringan dalam melakukan pengasuhan

Itulah berbagai manfaat dari menerapkan mindful parenting. Anda mungkin membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan penuh kesabaran untuk terbiasa. Seiring waktu Anda akan dapat merasakan manfaat bagi anak dan Anda sebagai orangtua, dari menahan diri sejenak sebelum bereaksi keras terhadap setiap perilaku anak.

Advertisement

test parentingtips parentingtips mendidik anakgaya parenting

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 24 Jam

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved