Milia pada bayi sering ditemukan di daerah hidung
Bintik putih atau milia pada bayi dapat hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan khusus

Kulit bayi yang mulus dan lembut selalu membuat iri banyak orang. Enak ya jadi bayi, tak perlu pusing memikirkan jerawat dan komedo. Eits, tapi jangan salah, bayi juga memiliki permasalahan kulit. Salah satunya adalah milia pada bayi.

Sekilas mendengar Milia, kita teringat sosok Milea, kekasih Dilan dari buku karya Pidi Baiq yang difilmkan dan menuai sukses. Namun sayangnya, Milia pada bayi tidaklah secantik Milea.

[[artikel-terkait]]

Apakah milia pada bayi berbahaya?

Milia dibagi menjadi dua macam, yaitu Milia primer dan Milia sekunder. Milia primer adalah Milia yang wajar terjadi pada kulit bayi yang sehat. Sebaliknya milia sekunder terjadi akibat penyakit kulit lain pada bayi.

Milia sekunder biasanya disebabkan oleh luka kecil pada kulit bayi yang telah terjadi sebelumnya. Beruntungnya, kebanyakan Milia yang terjadi pada bayi baru lahir adalah Milia primer yang dianggap sebagai sesuatu yang normal dan tidak berbahaya.

Pada bayi baru lahir, Milia biasanya dapat menghilang sendiri dalam beberapa minggu. Karena itu, Milia pada bayi tidak memerlukan penanganan khusus.

Bagaimana bentuk Milia pada bayi?

Milia pada bayi berbentuk seperti bintik-bintik kecil dengan diameter sekitar 1-2 mm berwarna puih kekuningan. Milia pada bayi paling sering ditemukan di area kulit wajah seperti: hidung, sekitar mata, pipi, dagu, dan dahi.

Milia pada bayi juga dapat ditemukan di area kulit lain namun lebih jarang. Misalnya pada kulit area badan, tangan dan kaki, kulit kelamin, dan membran mukosa seperti bagian dalam mulut.

Cara membedakan Milia dengan jerawat pada bayi?

Seringkali orang salah kaprah menganggap Milia sebagai jerawat pada bayi, padahal keduanya berbeda. Sebelum menilik perbedaannya, ada baiknya kita mengetahui apa saja persamaan Milia dan jerawat pada bayi.

Milia dan jerawat pada bayi sama-sama merupakan kondisi kulit yang tidak berbahaya bagi bayi. Biasanya keduanya akan menghilang sendiri tanpa diobati. Selain itu, Milia dan jerawat pada bayi sering ditemukan di wajah.

Walaupun hampir sama, ada beberapa hal yang membedakan Milia dan jerawat pada bayi, yaitu:

1. Penyebab milia dan jerawat pada bayi berbeda

Milia pada bayi terjadi akibat sisa kulit mati terperangkap di permukaan kulit,sedangkan jerawat pada bayi disebabkan karena perubahan hormon pada bayi baru lahir.

2. Waktu terjadinya milia dan jerawat pada bayi berbeda

Milia dapat terjadi bahkan pada bayi saat baru lahir, sedangkan jerawat pada bayi biasanya terjadi dalam 2-3 minggu setelah lahir. Jerawat pada bayi jarang sekali terjadi pada bayi berusia lebih dari 6 minggu.

Jerawat pada bayi yang terjadi pada usia lebih dari 6 minggu biasanya lebih lama menghilang dan pada kasus tertentu dapat berlanjut sampai usia remaja.

3. Warna milia dan jerawat pada bayi berbeda

Milia adalah bintik-bintik berwarna putih atau kekuningan, sementara jerawat pada bayi berupa bintik-bintik merah terang. Jerawat pada bayi biasanya terlihat semakin merah dan radang ketika bayi menangis

Milia pada bayi adalah hal yang lumrah terjadi dan dapat menghilang sendiri tanpa pengobatan khusus. Oleh sebab itu, anda tidak perlu khawatir bila menemukan milia pada bayi anda.

Skinsight. https://www.skinsight.com/skin-conditions/infant/milia
Diakses 27 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/milia#outlook
Diakses 27 April 2019

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/193504-the-differences-between-baby-acne-and-milia/
Diakses 27 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323926.php
https://www.medicalnewstoday.com/articles/323656.php
Diakses 27 April 2019

Womens Healthcare Topics. https://www.womenshealthcaretopics.com/baby_acne.htm
Diakses 27 April 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17868-milia/prevention?view=print
Diakses 27 April 2019

University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=1&contentid=2747
Diakses 27 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed