Mengenal Microsleep, Tidur Singkat Secara Mendadak yang Mengancam Nyawa

Microsleep adalah kondisi medis berbahaya, apalagi jika terjadi di jam dan tempat yang salah.
Microsleep adalah periode tidur singkat yang bisa berbahaya jika "salah tempat".

Microsleep adalah periode tidur yang singkat, mungkin berdurasi beberapa detik saja. Namun, microsleep dapat terjadi secara tiba-tiba, tanpa diketahui penderitanya. Itulah sebabnya, microsleep dapat berbahaya dalam beberapa situasi.

Ingatlah, microsleep dapat terjadi di berbagai waktu dan tempat, seperti saat bekerja, di sekolah, atau di depan televisi. Microsleep bisa menjadi sangat berbahaya, bahkan mengancam nyawa, jika terjadi saat sedang berkendara atau sedang menggunakan mesin.

Microsleep dan penyebabnya

Microsleep dapat disebabkan oleh beberapa hal. Untuk Anda yang pernah mengalaminya, memahami penyebab microsleep sangatlah penting. Jika penyebabnya sudah diketahui, Anda jadi tahu pengobatan yang bisa dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa penyebab microsleep:

  • Rasa kantuk yang disebabkan oleh gangguan tidur insomnia
  • Apnea tidur obstruktif (kondisi berhentinya napas saat sedang tertidur)
  • Narkolepsi (gangguan sistem saraf yang mengganggu kendali Anda terhadap tidur)

Beberapa penyebab microsleep di atas tidak bisa diremehkan. Jika dibiarkan begitu saja, beberapa kondisi medis di atas dapat memperparah microsleep. Tentu Anda tidak mau microsleep terjadi di saat situasi genting, kan?

Gejala microsleep yang susah diidentifikasi

Microsleep
Microsleep saat berkendara

Tentu sulit untuk bisa mengetahui gejala microsleep. Sebab, sesaat microsleep menyerang, Anda akan tertidur dalam waktu singkat. Sehingga setelah tersadar, Anda menjadi bingung dengan yang baru saja terjadi.

Namun, para ahli percaya bahwa gejala di bawah ini, seringkali diasosiasikan dengan microsleep:

  • Tidak merespons
  • Tatapan kosong
  • Menjatuhkan kepala
  • Tiba-tiba tersentak
  • Tidak dapat mengingat tentang kejadian 1-2 menit yang lalu
  • Mata berkedip dengan lambat

Tubuh juga bisa memberi “tanda” kalau microsleep akan terjadi, seperti kesulitan membuka mata, sering menguap, tubuh tersentak tiba-tiba, hingga mengedipkan mata berkali-kali untuk tetap terjaga.

Kapan microsleep bisa terjadi?

Microsleep sebenarnya dapat terjadi kapan saja, biasanya di jam-jam tidur Anda. Itulah sebabnya banyak pengendara mobil atau motor yang masih berkendara di malam hari, sering mengalami microsleep. Sebab, di jam yang seharusnya sudah terlelap, mereka malah masih berkendara di luar rumah.

Namun, microsleep juga bisa terjadi jika Anda kurang tidur. Ketahuilah, kondisi kekurangan jam tidur juga memiliki gejala, seperti:

Jika tanda-tanda di atas sudah muncul, dapat diartikan bahwa Anda mengalami kekurangan jam tidur.
Hati-hati, kekurangan tidur seringkali memicu berbagai macam penyakit, seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan serangan jantung!

Bahaya microsleep

Pada situasi tertentu, microsleep dianggap tidak berbahaya. Misalnya, saat Anda sedang menonton televisi di rumah. Mungkin Anda akan hanya merasa bingung dengan yang baru saja terjadi.

Namun, jika microsleep terjadi pada Anda saat sedang berkendara atau menggunakan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi, maka nyawa bisa terancam. Tidak hanya diri Anda yang terancam nyawanya, tapi orang lain juga.

Cara mencegah microsleep

Microsleep
Microsleep saat berkendara

Umumnya, microsleep disebabkan oleh kekurangan tidur. Itulah sebabnya, memperbaiki pola tidur Anda bisa mengurangi risiko microsleep. Mendapatkan jam tidur yang ideal sangatlah penting bagi Anda. Orang dewasa, disarankan untuk tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya.

Selain mendapatkan jam tidur yang teratur, meningkatkan efisiensi tidur juga bisa memperbaiki kualitas tidur Anda. Misalnya dengan cara mematikan musik atau televisi saat sedang tertidur, supaya tidak ada distraksi yang mengganggu kualitas tidur Anda.

Lampu yang berkedip dan terang pun bisa mengganggu efisiensi dan kualitas tidur Anda. Oleh karena itu, matikanlah lampu sebelum tidur.

Sebenarnya, masih banyak lagi cara-cara lain untuk bisa meningkatkan jam dan kualitas tidur Anda. Namun, beberapa cara di atas dianggap paling umum.

Microsleep dan berkendara

Tentu saja, microsleep saat berkendara harus sangat dihindari. Maka dari itu, jangan pernah berkendara saat Anda sedang mengantuk, karena hal ini bisa menyebabkan munculnya microsleep.

Beberapa tanda di bawah ini adalah “lampu merah” yang membuat Anda harus segera menepi dan berhenti berkendara:

  • Salah jalur saat berkendara
  • Menguap berulang kali
  • Lupa jalan
  • Mata “berat”

Sayangilah nyawa Anda dengan berkendara yang baik dan menaati peraturan. Sebab, jika microsleep terjadi, bukan hanya nyawa Anda yang terancam, tapi juga nyawa pengendara atau pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki.

Catatan dari SehatQ:

Microsleep sangat bisa membahayakan nyawa, terutama saat Anda berkendara. Memahami berbagai penyebab dan gejalanya bisa membantu Anda menghindarinya.

Tingkatkanlah jam dan kualitas tidur Anda untuk mencegah datangnya microsleep secara tiba-tiba. Sebab, nyawa Anda dipertaruhkan, apalagi saat sedang berkendara.

Healthline. https://www.healthline.com/health/microsleep
Diakses pada 10 April 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/description-of-microsleep-3015366
Diakses pada 10 April 2020

 

Artikel Terkait