Metastasis adalah penyebaran sel kanker dari satu organ atau jaringan tubuh ke organ atau jaringan tubuh lainnya. Cara mengobati metastase tergantung pada asal mula kanker, hingga usia. Pengobatan ini bisa menghambat perkembangan tapi belum tentu menyembuhkan.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari
16 Sep 2020
Sel kanker dapat berkembang di bagian tubuh lain dan membentuk kanker metastasis
Table of Content
Metastasis adalah penyebaran sel kanker yang telah melepaskan diri dari tumor asli dan kemudian berpindah pada bagian organ atau jaringan tubuh lainnya melalui aliran darah atau pembuluh getah bening. Sel kanker kemudian akan membentuk tumor di area baru yang ditempatinya dan tumbuh menjadi kanker metastasis.
Advertisement
Kanker metastasis merupakan kanker stadium IV atau disebut juga sebagai kanker stadium akhir. Kelenjar getah bening terdekat merupakan area yang umumnya menjadi sasaran kanker metastasis. Sel kanker yang telah menyebar ke bagian lain akan semakin sulit ditangani dan dikendalikan pertumbuhannya.
Ada tiga cara bagaimana metastasis berkembang dalam tubuh penderita kanker, yakni:
Di tempat bersarangnya yang baru, sel kanker metastasis akan menetap kemudian tumbuh sebagai tumor baru di bagian organ tubuh yang berbeda dari kanker asli.
Perlu diingat bahwa semua jenis kanker bisa menyebar. Hanya saja, kecepatan penyebaran metastasis kanker tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis kanker asli, kecepatan perkembangan kanker, kekebalan tubuh penderita, dan faktor-faktor lainnya.
Saat kanker telah menyebar menjadi kanker metastasis, gejalanya tidak dapat ditentukan secara pasti. Gejala kanker metastasis tergantung pada di mana kanker tersebut berkembang. Misalnya, jika kanker tersebut menyebar dan tumbuh di otak maka gejalanya seperti kanker otak, yakni sakit kepala, gangguan bicara, serta gangguan penglihatan.
Apabila kanker metastase kanker tumbuh pada hati, gejala yang muncul adalah penyakit kuning, kelelahan, mual, penurunan nafsu makan, dan gejala lainnya yang berkaitan dengan gangguan hati. Ada kalanya, seorang penderita kanker bahkan tidak menyadari keberadaan kanker hingga kemunculan kanker metastasis.
Saat metastasis terjadi, sel kanker tersebut bisa menyebar ke hampir seluruh bagian tubuh manusia. Beberapa jenis kanker cenderung menyebar pada organ-organ atau bagian tubuh tertentu.
Misalnya pada kanker payudara, metastasis kanker payudara cenderung menyebar pada hati, paru-paru, dinding dada, tulang, dan otak. Pada kanker paru-paru, penyebaran sel cenderung terjadi menuju otak, hati, tulang, dan kelenjar adrenal.
Sementara itu, kanker prostat cenderung menyebar ke bagian tulang dan kanker usus besar biasanya menyebar ke paru-paru dan hati. Walaupun lebih jarang terjadi, sel kanker metastasis juga dapat menyebar ke otot, kulit, serta organ-organ lainnya pada tubuh.
Saat sel kanker paru-paru menyebar dan ditemukan di hati, maka kanker tersebut tidak akan disebut kanker hati. Kanker ini disebut dengan kanker paru-paru metastatik karena berasal dari paru-paru. Selain itu, pengobatan yang diberikan merupakan jenis pengobatan untuk kanker paru-paru.
Baca Juga
Untuk mengobati metastasis, maka semuanya tergantung pada asal mula sel kanker, berapa banyak kanker telah menyebar, lokasi penyebaran, usia, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan. Pengobatan juga tergantung jenis perawatan yang Anda pilih secara pribadi.
Pada kondisi tertentu, pengobatan mungkin dapat menyembuhkan kanker metastasis. Namun umumnya, kanker metastasis tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan.
Oleh karena itu, tujuan pengobatan pada kanker metatasis sering kali untuk menghambat perkembangan kanker metastasis dan mengurangi gejalanya. Jenis pengobatan yang mungkin diberikan meliputi:
Pengobatan tersebut mungkin dilakukan dengan kombinasi atau saling bergantian. Saat satu metode tidak berhasil, Anda dapat beralih pada metode lainnya. Jenis pengobatan metastasis dapat digolongkan menjadi terapi sistemik dan perawatan terapi lokal.
Pengobatan sistemik dapat memengaruhi kondisi seluruh tubuh. Beberapa prosedur yang masuk dalam pengobatan sistemik adalah kemoterapi, terapi target, terapi hormon, dan imunoterapi.
Di sisi lain, perawatan terapi lokal ditujukan untuk area spesifik yang terkena kanker. Prosedur yang masuk dalam pengobatan terapi lokal, yakni pembedahan dan terapi radiasi.
Tidak jarang, kanker metastasis juga muncul ketika kanker sebelumnya telah ditangani. Kanker ini mungkin saja tumbuh dalam hitungan bulan hingga tahun sejak penanganan kanker asalnya selesai dilakukan.
Oleh karena itu, walaupun Anda telah selesai menjalankan perawatan untuk kanker, Anda masih harus terus melakukan pemeriksaan kondisi fisik secara rutin ke dokter. Khususnya pada organ atau jaringan yang pernah terkena kanker.
Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter atau berdiskusi mengenai kanker dan penyakit dalam lainnya, Anda bisa Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
Advertisement
Ditulis oleh Nenti Resna
Referensi
Artikel Terkait
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), meninggal dunia akibat kanker paru-paru stadium 4. Almarhum dikenal tidak merokok dalam hidupnya, namun ada beberapa faktor lain yang meningkatka risiko kanker paru-paru.
8 Jul 2019
Tanaman temu kunci punya manfaat yang baik untuk mengatasi bakteri dan peradangan di dalam tubuh. Mengonsumsinya juga bisa meningkatkan gairah seksual pria.
7 Feb 2023
Tingkat kelangsungan hidup penderita kanker payudara stadium 3 didasari oleh usia, ukuran tumor, respons pengobatan, hingga kesehatan penderitanya.
11 Nov 2021
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. R. H. Rafsanjani
Dijawab oleh dr. Vina Liliana
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved