Mengenal Maskne, Jerawat yang Muncul Akibat Memakai Masker

(0)
18 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Maskne adalah jerawat yang muncul di area yang tertutup oleh maskerMaskne dapat muncul karena masker menjebak kotoran dan minyak di pori-pori
Di masa pandemi ini, masker menjadi hal yang wajib dipakai saat beraktivitas di luar rumah. Masker dapat mencegah penularan virus melalui tetesan liur sehingga melindungi Anda dari berbagai penyakit, termasuk Covid-19 yang tengah menjadi pandemi di seluruh dunia.Namun bagi sebagian orang, sering menggunakan masker justru bisa menimbulkan jerawat dan gangguan kulit lainnya. Sekarang bahkan ada istilah baru untuk jerawat yang disebabkan oleh pemakaian masker, yakni maskne.Maskne atau mask acne adalah jerawat yang muncul di area yang tertutup oleh masker, seperti sekitar hidung, mulut, pipi bagian bawah, dan dagu. 

Kenapa pakai masker menjadi jerawatan?

Munculnya maskne umumnya disebabkan oleh seringnya menggunakan masker dengan waktu yang lama. Masalah kulit ini dapat dipicu oleh dua hal, di antaranya:
  • Gesekan masker pada kulit

Menggunakan masker dalam waktu yang lama bisa membuat kulit wajah terus bergesekan dengan masker sehingga memicu iritasi. Selain itu, masker juga dapat menjebak kotoran dan minyak di pori-pori yang mendorong timbulnya jerawat.
  • Ketidakseimbangan mikroorganisme akibat masker

Ketika Anda bernapas atau berbicara, masker dapat menjebak hawa panas. Hawa tersebut menciptakan lingkungan yang hangat dan lembap sehingga menjadi tempat yang ideal bagi bakteri, jamur dan tungau kulit (demodex) untuk tumbuh. Masker yang kotor pun dapat mengundang banyak mikroorganisme. Ketidakseimbangan mikroorganisme tersebut bisa memicu munculnya masalah kulit, seperti jerawat, rosacea, hingga dermatitis perioral.Seseorang juga lebih rentan terkena maskne jika sebelumnya sudah memiliki jerawat, eksim, rosacea, sensitivitas, atau alergi. 

Cara mencegah maskne

Kemunculan maskne dapat dicegah dengan melakukan beberapa penyesuaian, mulai dari memilih bahan masker yang tepat hingga membersihkan masker secara rutin.

1. Pilih bahan masker yang tepat

Pilihlah masker yang terbuat dari campuran katun atau polyester, seperti kaus atau sarung bantal, karena cukup lembut untuk kulit. Bahan dengan tekstur yang halus akan mengurangi gesekan yang bisa membuat bagian wajah lecet dan iritasi. 

2. Pilih masker dengan ukuran yang pas

Untuk membantu menghindari maskne, masker tidak boleh terlalu lebar atau terlalu ketat karena bisa menyebabkan gesekan berlebih pada wajah. Pastikan masker pas dengan wajah sehingga menutupi hidung dan mulut dengan baik. Jika ingin lebih mudah menyesuaikan dengan ukuran dan bentuk wajah Anda, pilihlah masker yang dapat diikatkan di kepala.

3. Menjaga kebersihan masker

Minyak, lendir, air liur, dan keringat dapat mengotori masker yang sehari-hari Anda kenakan. Oleh sebab itu, jagalah selalu kebersihan masker dengan mengikuti saran WHO berikut:
  • Cuci masker menggunakan air panas dan sabun setidaknya sekali sehari
  • Jangan menggunakan masker yang sama dengan orang lain
  • Ganti masker jika kotor atau basah
  • Simpan masker dalam kantong yang bersih dan tertutup.

4. Membersihkan wajah setelah menggunakan masker

Cucilah muka dengan sabun wajah dan air supaya kotoran-kotoran yang menempel pada wajah selama memakai masker terangkat. Kebiasaan ini dapat membantu mencegah munculnya maskne yang mengganggu. Pastikan memilih sabun wajah yang sesuai jenis kulit Anda karena ketidakcocokan bisa memicu timbulnya jerawat.

5. Menggunakan pelembap

Oleskan pelembap agar kulit wajah tetap terhidrasi. Pelembap juga dapat menenangkan kulit wajah yang tergesek masker sehingga terhindar dari iritasi. Pilihlah pelembap dengan bahan yang ringan sehingga nyaman diaplikasikan pada kulit.

6. Menghindari riasan tebal

Meski memakai masker, terkadang Anda mungkin ingin tetap menggunakan riasan. Sebaiknya hindari menggunakan make up tebal karena dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.

Cara mengatasi jerawat karena memakai masker

Jika maskne sudah muncul, ada beberapa pilihan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. Salah satunya dengan menggunakan masker jerawat. Masker untuk jerawat bisa Anda buat dengan bahan-bahan alami atau membeli produknya di toko-toko kecantikan.Selain dengan menggunakan masker, menjaga kebersihan area berjerawat dengan mencuci muka lebih sering, atau mengoleskan obat bisa meredakan bertambahnya jerawat maupun mengempeskannya lebih cepat. Tapi ingat ya, meskipun mungkin Anda geram untuk bisa segera menghilangkan jerawat di dagu ini, jangan sembarangan memencet jerawat karena bisa membuatnya meradang dan bertambah banyak. Jika maskne tak juga membaik atau semakin parah, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter kulit agar mendapat perawatan yang tepat.
jerawatkulit dan kecantikanmasalah kulitcoronavirus
WHO. https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/risk-comms-updates/update-30-use-of-masks.pdf?sfvrsn=eeb24c14_2
Diakses pada 08 September 2020
Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/coronavirus/coronavirus-tips-to-avoid-maskne-skin-irritation
Diakses pada 08 September 2020
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/the-struggle-with-maskne-is-very-real/
Diakses pada 08 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/face-masks-may-be-irritating-your-skin#How-to-prevent-and-treat-maskne
Diakses pada 08 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait