logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Limfadenitis Adalah Kondisi Medis yang Perlu Diketahui Penyebabnya

open-summary

Limfadenitis adalah peradangan pada kelenjar getah bening yang umumnya ditandai dengan pembengkakan. Tak boleh dibiarkan, kondisi ini bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda.


close-summary

19 Agt 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Limfadenitis adalah peradangan pada kelenjar getah bening

Limfadenitis bisa menyebabkan timbulnya benjolan di leher

Table of Content

  • Penyebab limfadenitis
  • Gejala limfadenitis
  • Pengobatan limfadenitis

Pernahkah Anda mengalami pembengkakan kelenjar getah bening? Kondisi tersebut merupakan salah satu gejala utama dari limfadenitis. Limfadenitis adalah peradangan pada salah satu atau beberapa kelenjar getah bening yang menjadi bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening umumnya ditemukan pada leher, ketiak, dan selangkangan. 

Advertisement

Kelenjar ini mengandung sel darah putih yang dapat membantu tubuh melawan infeksi. Akan tetapi, ketika kelenjar getah bening terinfeksi, peradangan dapat terjadi sehingga membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Penyebab limfadenitis

Infeksi virus, bakteri, atau jamur menjadi penyebab umum limfadenitis. Biasanya, infeksi dimulai pada tempat lain di tubuh, kemudian menyebar ke kelenjar getah bening. Terdapat dua jenis limfadenitis, yaitu:

  • Limfadenitis terlokalisasi

Ini merupakan jenis limfadenitis yang paling umum. Peradangan ini melibatkan satu atau beberapa kelenjar getah bening yang dekat dengan area tempat infeksi dimulai. Misalnya, pembengkakan kelenjar getah bening di leher terjadi karena adanya infeksi amandel.

  • Limfadenitis umum

Jenis infeksi kelenjar getah bening ini terjadi pada dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh infeksi yang menyebar melalui aliran darah atau penyakit lain yang memengaruhi seluruh tubuh.

Perlu Anda ketahui bahwa kanker juga bisa menyebabkan limfadenitis. Salah satu jenis kanker yang menyebabkan limfadenitis adalah kanker darah, seperti leukemia dan limfoma.

Gejala limfadenitis

Peradangan pada kelenjar getah bening bisa menimbulkan berbagai gejala. Namun, hal tersebut bergantung pada penyebab dan lokasi infeksi. Meski begitu, ada beberapa gejala umum yang kerap terjadi ketika seseorang terkena limfadenitis, di antaranya:

  • Kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan mengalami pembengkakan dan terasa lunak
  • Kemerahan pada kulit di sekitar kelenjar getah bening
  • Munculnya abses atau nanah
  • Keluarnya cairan dari kelenjar getah bening yang bengkak
  • Munculnya gejala infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek dan sakit tenggorokan
  • Demam
  • Pembengkakan tungkai yang menandakan penyumbatan sistem limfatik
  • Berkeringat pada malam hari
  • Tidak nafsu makan.

Kelenjar getah bening yang mengeras dan melebar bisa mengindikasikan adanya tumor. Akan tetapi, gejala limfadenitis bisa terlihat sama dengan kondisi medis yang lain sehingga diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Baca Juga

  • Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkan Kutu Air di Tangan
  • Ebola Kembali Merebak di Afrika, Indonesia Tidak Terancam
  • Jenis Penyakit Tidak Menular dan Menular yang Jadi Penyebab Kematian Terbesar di Indonesia

Pengobatan limfadenitis

Pengobatan untuk limfadenitis bergantung pada penyebabnya. Selain itu, jenis pengobatan yang diberikan juga akan mempertimbangkan usia penderita, kondisi kesehatan secara umum, riwayat medis, keparahan limfadenitis, dan jangka waktu terjadinya limfadenitis. Adapun beberapa metode pengobatan limfadenitis yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Perawatan diri

Dokter mungkin akan menyarankan Anda menggunakan obat antiperadangan nonsteroid seperti ibuprofen, jika mengalami nyeri dan demam akibat limfadenitis. Selain itu, kompres hangat juga diperlukan untuk meredakan pembengkakan. 

  • Obat-obatan

Obat antibiotik, antivirus, atau antijamur dapat digunakan untuk membantu tubuh melawan infeksi yang menyebabkan peradangan kelenjar getah bening. Akan tetapi, pastikan Anda mendapat resep dari dokter sebelum menggunakannya.

  • Mengalirkan abses atau nanah

Prosedur ini dilakukan untuk mengobati limfadenitis yang telah berkembang menjadi abses atau kumpulan nanah. Nanah tersebut akan dialirkan melalui sayatan kecil pada kulit di area abses. 

Setelah nanah keluar dengan sendirinya, sayatan akan ditutup menggunakan kain kasa steril. Pembengkakan pun dapat segera mengecil ketika nanah terkuras.

  • Pengobatan kanker

Jika limfadenitis yang terjadi disebabkan oleh tumor atau kanker, penderita dapat menjalani sejumlah pengobatan yang meliputi operasi pengangkatan tumor, kemoterapi, dan radiasi. 

Jika tak segera mendapat pengobatan, infeksi yang menyebar ke beberapa kelenjar getah bening bisa menjangkiti bagian tubuh lainnya dengan cepat. Oleh sebab itu, ketika merasakan gejala limfadenitis, periksakan diri pada dokter untuk menemukan penyebab dan mendapat penanganan yang tepat.

Advertisement

kelenjar getah beninginfeksi bakteriinfeksi jamurinfeksi viruspembesaran kelenjar getah bening

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved