Mengenal Lentil, Makan Bernutrisi dengan Manfaat Luar Biasa

(0)
06 Jul 2020|Azelia Trifiana
Lentil memiliki kandungan nutrisi yang baik dan karbohidrat yang tinggiLentil mengandung karbohidrat yang tinggi
Popularitas lentil sebagai alternatif karbohidrat sehat kian naik daun. Lentil adalah kelompok kacang-kacangan legume yang bisa menjadi pilihan pengganti nasi putih. Selain itu, manfaat lentil untuk kesehatan sangat baik karena kandungan nutrisinya melimpah. Bahkan kadar folat di dalamnya memenuhi 90% angka kecukupan gizi harian.

Kandungan nutrisi lentil

Jika dijabarkan, kandungan nutrisi dalam satu cangkir atau 198 gram lentil adalah:
  • Kalori: 230
  • Karbohidrat: 39,9 gram
  • Protein: 17,9 gram
  • Lemak: 0,8 gram
  • Serat: 15,6 gram
  • Thiamine: 22% AKG
  • Niacin: 10% AKG
  • Vitamin B6: 18% AKG
  • Folat: 90% AKG
  • Zat besi: 37% AKG
  • Magnesium: 18% AKG
  • Fosfor: 36% AKG
  • Potasium: 21% AKG
  • Mangan: 39% AKG
  • Zinc: 17% AKG
  • Copper: 25% AKG
Manfaat lentil tentu tak lepas dari kandungan nutrisinya yang begitu melimpah. Mengolah kacang lentil pun tak hanya sebagai pengganti nasi, tapi juga menjadi olahan sup yang lezat.

Manfaat lentil untuk kesehatan

Beberapa manfaat lentil untuk kesehatan di antaranya:

1. Tinggi serat

Kandungan lentil yang tinggi serat dapat melancarkan proses cerna sehingga menghindari risiko mengalami konstipasi. Tak hanya itu, tingginya serat dalam lentil juga membuat fungsi pencernaan bisa optimal serta baik untuk perkembangan bakteri baik dalam pencernaan.

2. Tinggi antioksidan

Lentil adalah sumber nutrisi yang tinggi antioksidan. Beberapa kandungan polifenol di dalamnya seperti procyanidin dan flavanol membantu menangkal paparan zat radikal bebas. Tak hanya itu, dalam sebuah uji laboratorium kandungan polifenol dalam lentil dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

3. Menurunkan kadar gula darah

Uji coba terhadap hewan menunjukkan bahwa lentil membantu menurunkan kadar gula darah. Diduga kuat, ini juga berhubungan dengan tingginya kandungan polifenol di dalamnya. Bahkan, kandungan polifenol ini tidak berkurang meskipun sudah melalui proses masak. Manfaat yang sama terhadap manusia terus diteliti hingga kini.

4. Potensi melindungi jantung

Mengonsumsi lentil secara berkala disebut bisa menurunkan risiko menderita penyakit jantung. Dalam sebuah studi selama 8 pekan pada 48 orang obesitas dan menderita diabetes tipe 2, kadar kolesterol baik (HDL) dalam darahnya meningkat. Di saat yang sama, kadar kolesterol jahat (LDL) pun menurun.Masih berkaitan dengan penyakit jantung, lentil juga bisa menurunkan tekanan darah. Dalam uji laboratorium terhadap tikus, konsumsi lentil bisa menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan kacang-kacangan lainnya.

5. Kaya zat besi

Satu cangkir lentil mengandung zat besi mencapai 6,6 miligram, 1/3 dari kebutuhan sehari-hari. Zat besi ini sangat penting untuk memastikan oksigen terdistribusi merata ke seluruh tubuh.

Mengenal jenis lentil

Beberapa jenis lentil yang paling umum di antaranya:
  • Cokelat

Ini adalah jenis lentil yang paling umum dikonsumsi. Lentil cokelat bisa diolah untuk dijadikan sup atau direbus kemudian dikonsumsi langsung.
  • Hijau

Ada juga jenis lentil hijau yang dijual dengan harga lebih murah. Ukuran lentil jenis ini bervariasi mulai dari kecil hingga besar.
  • Kuning dan merah

Jenis lentil kuning dan merah bisa dimasak dengan cepat. Rasanya cenderung lebih manis seperti kacang-kacangan.
  • Beluga

Beluga adalah jenis lentil berwarna hitam yang tampak seperti caviar. Biasanya, lentil jenis ini dijadikan campuran dalam salad.

Cara mengolah lentil

Tak hanya bernutrisi, sebenarnya lentil juga mudah diolah. Tidak seperti jenis kacang-kacangan lainnya, lentil tak perlu direndam terlebih dahulu. Proses memasaknya pun bisa memakan waktu kurang dari 20 menit. Namun tentunya sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk menghindari residu.Cara paling umum mengolah lentil adalah dengan meletakkannya di dalam panci berisi air dan garam, kemudian didihkan dan diamkan selama 15-20 menit. Bergantung preferensi masing-masing, hasil akhir perebusan akan membuat lentil menjadi lunak atau masih sedikit garing. Setelah direbus, cuci di air dingin untuk menghentikan proses masak.Setelah diolah, lentil bisa dikonsumsi seperti halnya nasi atau menjadi campuran dalam sup. Ada banyak jenis lentil yang dijual di pasaran, biasanya dibedakan bergantung pada warnanya. Namun tetap saja nutrisinya sangat baik untuk tubuh karena kaya protein, folat, dan zat besi.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/lentils
Diakses pada 21 Juni 2020
Well and Good. https://www.wellandgood.com/good-food/are-lentils-good-for-you/
Diakses pada 21 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/297638
Diakses pada 21 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait