Mengenal Prosedur dan Manfaat Terapi Oksigen untuk Kesehatan


Terapi oksigen adalah metode pengobatan yang dilakukan dengan cara memberikan oksigen murni ke dalam ruangan bertekanan khusus untuk dihirup oleh pasien.

(0)
17 Mar 2020|Dessy Diniyanti
Terapi oksigen dengan monoplace hyperbaric chamberMonoplace hyperbaric chamber
Terapi oksigen adalah prosedur yang dilakukan untuk memberikan oksigen murni kepada pasien, dalam ruangan atau tabung khusus. Menurut ahli, hal ini dilakukan saat jaringan tubuh tidak berfungsi dengan baik, sehingga pasien membutuhkan lebih banyak oksigen, dibandingkan orang pada umumnya.Perawatan ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah oksigen yang diterima dengan dikirim oleh paru-paru ke darah Anda. Terapi oksigen ini akan direkomendasikan dokter ketika pasien memiliki kadar oksigen darah yang terlalu rendah yang dapat mengakibatkan sesak napas, merasa lelah dan rusaknya jaringan tubuh.

Prosedur terapi oksigen

Terapi oksigen dapat diberikan untuk jangka waktu pendek dan panjang.  Terapi ini bisa dilakukan di rumah sakit atau di rumah. Oksigen disimpan sebagai gas atau cairan dalam tabung khusus sehingga bisa disimpan di ruangan.Berdasarkan jenisnya terapi oksigen hiperbarik dapat dibagi dua, yaitu monoplace hyperbaric chamber dan multiple hyperbaric chamber.Sesuai namanya, Monoplace hyperbaric chamber hanya bisa menampung satu orang untuk sekali terapi, sedangkan multiple hyperbaric chamber bisa menampung hingga 20 orang dalam sekali waktu terapi. Terapi hiperbarik sendiri mengharuskan pasien untuk menghirup oksigen dikeluarkan dalam ruang tabut tersebut. Tekanan udara yang ada di dalam ruangan tabung juga lebih tinggi. Biasanya terapi oksigen berlangsung selama 1-2 jam, tergantung pada kondisi medis pasien.

Manfaat terapi oksigen

Terapi oksigen sangat bermanfaat untuk orang yang mengalami kadar oksigen rendah. Jika terapi oksigen dilakukan secara teratur dapat membuat seseorang menjadi lebih aktif bergerak dan dapat mengurangi sesak nafas. Terapi oksigen juga dapat mengurangi gejala:
  • Sakit kepala
  • Emosional
  • Kelelahan
  • Pergelangan kaki yang bengkak
Terapi oksigen dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang memiliki kondisi penyakit paru-paru kronis. Perawatan ini juga bisa mengurangi gejala sakit kepala yang disebabkan oleh kadar oksigen yang rendah.

Penyakit yang dapat disembuhkan dengan terapi oksigen

Manfaat terapi oksigen dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Biasanya, dokter akan menyarankan Anda menjalani terapi oksigen, jika beberapa kondisi medis ini terjadi:
  • Anemia
  • Abses otak
  • Gelembung udara di dalam pembuluh darah
  • Luka bakar
  • Penyakit dekompresi
  • Tuli secara tiba-tiba
  • Keracunan karbon monoksida
  • Gangren
  • Infeksi kulit atau tulang
  • Luka yang tidak kunjung sembuh
  • Cedera radiasi
  • Buta secara tiba-tiba

Efek samping terapi oksigen

Terapi oksigen memiliki risiko dan efek samping yang Anda perlu pertimbangkan matang-matang, sebelum menjalaninya. Berikut adalah efek samping risiko terapi oksigen yang mungkin bisa dirasakan:
  • Kegelisahan
  • Merasa cemas
  • Peningkatan tekanan darah
  • Gula darah rendah
  • Cairan berlebih dalam paru-paru
  • Perubahan pada penglihatan
  • Paru-paru kolaps
Selain itu, organ tubuh seperti mata, gigi, paru-paru hingga telinga berpotensi merasakan sakit atau cereda akibat perawatan ini. Sebelum melakukan terapi oksigen, bicarakan dengan dokter terkait mengenai rencana terapi oksigen yang akan Anda jalani. Biasanya dokter akan mengetahui jumlah spesifik terapi yang harus Anda jalani, serta pengobatan lain yang mampu mendukung efektivitas dari terapi oksigen hiperbarik.Terapi oksigen hiperbarik adalah jenis terapi oksigen yang berbeda. Metode terapi ini mengharuskan Anda untuk menghirup oksigen di dalam ruangan atau tabung bertekanan khusus. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan paru-paru Anda mengumpulkan oksigen hingga tiga kali lebih banyak daripada yang Anda dapatkan dari menghirup oksigen pada tekanan udara normal.

Apakah terapi oxybaric bisa menularkan virus corona?

Dalam masa pandemi COVID-19 pasti muncul beberapa kekhawatiran pada prosedur-prosedur kesehatan yang mungkin saja dapat menularkan penyakit ini. Tidak terkecuali terapi oxybaric atau terapi oksigen hiperbarik.Terapi ini ternyata diketahui dapat menjadi salah satu media penularan virus corona. Namun, tentu saja hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan rapid tes atau swab tes sebelum melakukan prosedur terapi ini. Jadi, prosedur tetap dapat dijalankan dengan aman dan tidak membahayakan.

Catatan dari SehatQ

Terapi oksigen bukanlah jenis perawatan yang bisa Anda sepelekan. Walaupun banyak manfaatnya, risiko dan efek sampingnya juga harus Anda perhatikan. Hal ini dikarenakan, oksigen murni sangatlah mudah meledak dan terbakar.Oleh karena itu, sebelum melakukan perawatan ini Anda perlu berkonsultasi dengan dokter, mengenai kesiapan tubuh Anda untuk menjalani terapi oksigen. Sebab, ada beberapa kondisi medis yang akan membuat Anda tidak diperbolehkan untuk menjalaninya.
oksigenhidup sehatpola hidup sehat
NHLBI. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/oxygen-therapyDiakses 13 Maret 2020Mediline Plus. https://medlineplus.gov/oxygentherapy.htmlDiakses 13 Maret 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/oxygen-therapy#safetyconsiderationsDiakses 13 Maret 2020Medline Plus. https://medlineplus.gov/oxygentherapy.html
Diakses 17 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait