Mengenal Kondisi Hermaprodit atau Intersex Pada Bayi

(0)
16 Jun 2020|Azelia Trifiana
Kondisi anak hermaprodit atau intersex mungkin menyeramkan bagi orangtuaBagi orangtua yang tidak memahami kondisi ini, mungkin terasa menyeramkan
Apa jadinya jika orangtua baru mendengar informasi dari dokter bahwa si kecil ternyata hermaprodit atau intersex? Bagi yang belum memahaminya, mungkin kata hermaprodit terkesan menyeramkan. Nyatanya, ini adalah fitur biologis yang memang bisa terjadi, ketika seorang bayi punya kelamin dengan karakteristik laki-laki dan perempuan sekaligus.Apakah hanya itu saja? Rupanya tidak karena penilaian tentang intersex ini bukan hanya apa yang terlihat dari luar saja. beberapa orang terlahir dengan fitur biologis campuran antara perempuan dan laki-laki dan tidak bisa terlihat secara kasat mata, seperti memiliki rahim dan testis sekaligus.

Hermaprodit atau intersex, tak membuat seseorang berbeda

Pahami dulu bahwa orang yang terlahir hermaprodit atau intersex bukan berarti berbeda dari yang lain. Bahkan teman baik, rekan kerja, tetangga, atau siapapun di sekitar Anda bisa saja seorang intersex. Tak ada yang membedakan penampilan luarnya dari orang kebanyakan.Beberapa hal yang bisa tampak dari luar ketika bayi terlahir dalam kondisi hermaprodit adalah:
  • Ukuran klitoris lebih besar
  • Ukuran penis lebih kecil
  • Tidak ada pembukaan vagina
  • Penis tanpa bukaan di ujungnya
  • Labia tertutup
  • Skrotum yang kosong dan bentuknya serupa labia
Bayi yang baru lahir bisa memiliki kelamin yang benar-benar berbeda bentuknya. Bahkan anatomi di luar bisa berbeda dengan anatomi bagian dalam. Contohnya bayi yang memiliki penis namun anatomi bagian dalamnya justru perempuan, begitu pula sebaliknya.

Intersex berpengaruh pada pubertas

Ketika orangtua melihat ada kondisi hermaprodit atau intersex pada bayi mereka, biasanya indikasi lain baru terlihat jelas saat memasuki fase pubertas. Namun lagi-lagi, ini tidak bisa disamaratakan pada setiap orang yang hermaprodit.Contohnya ketika memasuki fase pubertas, seorang anak memproduksi hormon yang tidak sesuai dengan apa yang dianggap sebagai jenis kelaminnya. Atau ada beberapa tahapan pubertas seperti payudara membesar atau suara menjadi lebih berat yang tidak terjadi.Tak hanya itu, terkadang seseorang tidak menyadari bahwa dirinya merupakan hermaprodit atau intersex hingga sudah tumbuh dewasa. Seperti ketika sudah menikah dan mengalami kesulitan memiliki keturunan. Ketika berkonsultasi pada spesialis, intersex bisa menjadi salah satu pemicunya. Namun bukan berarti setiap orang hermaprodit memiliki masalah dengan kesuburan.Intinya, seseorang terlahir dengan kondisi hermaprodit atau intersex, bukan tumbuh besar dan mengalaminya. Ini adalah hal yang mutlak, terlepas dari apakah kondisi hermaprodit atau intersex ini terlihat jelas sejak lahir atau tidak.

Apa pemicu bayi hermaprodit?

Ketika ada bayi yang terlahir hermaprodit atau intersex, bukan berarti orangtuanya telah melakukan sesuatu yang memicu terjadinya hal itu. Ini lebih karena variasi kromosom pada perempuan dan laki-laki. Contoh variasi lain adalah:
  • Kromosom XXY (Klinefelter syndrome)
  • XYY syndrome
  • Mosaicism (kromosom berbeda di tiap sel)
Variasi ini bisa terjadi secara acak pada saat embrio terbentuk. Pemicunya bisa karena sel telur atau sperma, bahkan ada banyak lagi hal lain yang bisa menyebabkan adanya variasi kromosom.Kondisi hermaprodit atau intersex bukanlah sebuah penyakit. Mungkin saja ada keluhan yang terjadi seperti ketika seseorang memiliki rahim namun tidak ada pembukaan rahim, maka periode menstruasi bisa terasa menyakitkan karena luruhan darah tidak bisa keluar dari tubuh. Jika keluhan terasa parah seperti menstruasi nyeri atau urine tak bisa keluar dari tubuh secara maksimal, di saat itulah perlu ada intervensi medis.

Bayi hermaprodit, apa yang harus dilakukan orangtua?

Menariknya, faktor sosial juga turut berperan dalam hal ini. Contohnya di Amerika Serikat, para dokter telah terbiasa melakukan prosedur operasi untuk membuat kelamin terlihat lebih jelas, bergantung pada permintaan pasien atau orangtuanya. Jenis operasi yang paling sering adalah “membuatkan” penis pada bayi yang memiliki ukuran klitoris besar.Memahami fenomena tentang hermaprodit atau intersex ini bukan sekadar perkara medis. Ada stigma sosial dan batasan tentang gender yang ikut menyertai. Ada keluarga atau masyarakat yang bisa terbuka dengan opsi gender netral, namun lebih banyak lagi yang tidak.Apabila orangtua baru akan melakukan prosedur operasi untuk mengarahkan jenis kelamin bayi mereka antara ke laki-laki atau perempuan, perlu ada konsiderasi yang benar-benar matang. Jawabannya pun masih menjadi misteri, semisal apakah pilihan jenis kelamin saat bayi akan cocok dengan bagaimana ia tumbuh besar kelak?Jadi, orangtua baru jangan ragu untuk bertanya tentang hal ini kepada banyak orang. Mulai dari kerabat yang terpercaya, tenaga medis profesional, orang dewasa hermaprodit atau intersex, dan lainnya.Bergabung dengan support group baik secara online maupun offline juga bisa membantu orangtua baru melewati kebingungan ketika tahu bayi mereka hermaprodit atau intersex. Tidak ada yang perlu ditutupi karena hermaprodit atau intersex bukan hal yang memalukan. Perkuat support system untuk menghadapi tantangan ke depannya.
tips parentingibu dan anakparenting stress
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/what-does-intersex-look-like
Diakses 30 Mei 2020
Today’s Parent. https://www.todaysparent.com/baby/baby-health/intersex-when-a-baby-isnt-quite-boy-or-girl/
Diakses 30 Mei 2020
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/news/20190503/study-about-1-in-1000-babies-born-intersex
Diakses 30 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait