Kejang demam pada bayi terjadi di hari pertama demam dan berlangsung selama 3-5 menit
Kejang demam merupakan salah satu jenis kejang yang sering terjadi pada bayi.

Para orang tua yang memiliki bayi mungkin cukup familiar dengan istilah kejang. Saat bayi mengalami demam, ada kemungkinan kejang yang bisa menyertainya. Keadaan ini tentu saja akan membuat orang tua khawatir karena kejang identik dengan kondisi kesehatan yang cukup berbahaya.

Akan tetapi, orang tua tidak perlu khawatir karena kejang pada bayi tidak seperti kejang pada anak-anak yang lebih besar. Kejang demam biasanya menyebabkan badan kelojotan (kejang umum) pada anak, namun ternyata kejang yang demikian jarang ditemukan pada bayi.

Kejang pada Bayi

Seperti yang disinggung sebelumnya, kejang pada bayi berbeda dengan kejang yang dialami anak-anak yang lebih besar. Sebagian besar kejang pada bayi adalah kejang parsial, yaitu kejang pada bagian tubuh tertentu saja. Hal ini disebabkan karena otak bayi yang masih berkembang sehingga tidak dapat memberi respons terkoordinasi seperti kejang umum pada anak yang lebih besar. 

Kejang pada bayi baru lahir (kurang dari 1 bulan) dapat berupa gerakan-gerakan kecil yang seringkali tidak disadari oleh orang tua, misalnya:

  • Perubahan pola napas
  • Gerakan/kedutan pada kelopak mata atau bibir, atau mata tampak berkedip-kedip
  • Kaki bergerak seperti mengayuh sepeda
  • Lengan, tungkai, atau tubuh tersentak/menjadi kaku
  • Bayi mungkin menjadi kurang responsif dan sulit untuk menarik perhatian bayi

Sedangkan bayi yang lebih besar dapat menunjukkan gejala kejang berupa:

  • Spasme infantil: badan, lengan, dan tungkai bayi menjadi kaku, atau kedua lengannya telentang keluar
  • Kepala bayi mengangguk-angguk
  • Kedua tungkai tersentak ke arah perut dengan posisi lutut tertekuk
  • Seluruh badan kaku dan mata berkedip-kedip
  • Bayi mungkin berhenti beraktivitas dan memiliki tatapan kosong atau melihat ke salah satu sisi saja. Dapat disertai dengan sentakan anggota tubuh kemudian disertai kejang seluruh tubuh.

Kejang pada bayi memang tampak seperti gerakan bayi pada umumnya. Namun, ada beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk mengenali kejang yang mereka alami:

  • Episode gerakan yang berulang dan identik setiap kali terjadi
  • Episode serangan kejang tidak dipicu oleh perubahan postur tubuh atau perubahan aktivitas (misalnya sentakan tubuh bukan disebabkan oleh kaget akibat suara yang keras).
  • Gerakan bayi tidak bisa dihentikan dengan sentuhan. Atau jika tungkai menjadi lurus dan kaku, tungkai bayi tidak dapat dibengkokkan lagi semudah biasanya.

[[artikel-terkait]]

Kejang Demam pada Bayi

Kejang demam disebabkan oleh ketidaknormalan aktivitas listrik otak yang dipicu oleh demam. Hingga saat ini belum diketahui mekanisme mengapa demam dapat memicu kejang. Namun, kejang dapat terjadi jika suhu tubuh naik atau turun terlalu cepat.

Beberapa karakteristik kejang demam pada bayi, antara lain:

  • Kejang demam terjadi pada bayi berusia >6 bulan, tetapi paling sering pada anak usia >1 tahun. Kejang pada bayi yang belum berusia 6 bulan harus diwaspadai karena bukan termasuk kejang demam.
  • Demam lebih dari 38° Dalam beberapa kasus, kejang timbul lebih dulu dan demam timbul beberapa jam kemudian.
  • Kejang terjadi di hari pertama demam
  • Kejang berlangsung selama 3-5 menit
  • Biasanya seorang anak mengalami kejang demam sebanyak 1-2 kali.
  • Awalnya kejang terjadi pada satu bagian tubuh (fokal), yang kemudian melibatkan seluruh tubuh (kejang umum); atau melibatkan seluruh tubuh dari awal.

Jika bayi mengalami kejang yang berulang dan tidak berhubungan dengan demam, ada kemungkinan bayi menderita epilepsi. Epilepsi membutuhkan penanganan yang khusus karena dapat menyebabkan kerusakan otak bayi.

Hsieh DT, Chang T, Tsuchida TN. New-onset afebrile seizures in infants. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2809027/
Diakses pada Mei 2019

Epilepsy Foundation. https://www.epilepsy.com/learn/seizures-youth/about-newborns-and-infants/seizures-newborns
Diakses pada Mei 2019

Epilepsy Action. https://www.epilepsy.org.uk/info/children-young-adults/newborn
Diakses pada Mei 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7001-febrile-seizures
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed