Mengenal Karsinoma Sel Basal, Jenis Kanker Kulit yang Paling Ringan

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling ringan
Benjolan licin dengan tepi tak beraturan bisa menjadi salah satu gejala dari karsinoma sel basal.

Kanker kulit atau karsinoma yang sering terjadi pada kulit adalah karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Keduanya muncul akibat pembentukan sel-sel abnormal pada kulit.

Perbedaan dari keduanya sesuai dengan namanya. Karsinoma sel basal bermula di sel-sel basal, sedangkan karsinoma sel skuamosa bermula di sel-sel skuamosa. Kedua jenis sel berada di kulit, hanya saja sel basal berada di bawah sel skuamosa. 

[[artikel-terkait]]

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling ringan. Kanker kulit ini jarang menyebar dan jarang menyebabkan kematian. Karena gejalanya yang tampak sepele dan perkembangannya sangat lamban, kebanyakan orang tidak menyadari gejala awal karsinoma. Keterlambatan penanganan akan menyebabkan cacat pada kulit yang sulit diperbaiki.

Semua orang memang bisa saja terkena kanker kulit. Namun ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ini.

Mereka yang berisiko terkena karsinoma

Kanker kulit sejatinya lebih berisiko timbul pada ras kaukasia, terutama mereka yang berkulit pucat, rambut pirang, serta bermata biru atau hijau. Tetapi pada dasarnya, semua orang yang sering beraktivitas di luar ruangan dan selalu terpapar sinar matahari tetap berisiko terkena karsinoma.

Oleh sebab itu, gejala karsinoma umumnya muncul di area-area tubuh yang kerap tidak tertutup pakaian dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya, wajah, telinga, leher, kulit kepala, bahu, atau punggung. 

Selain ras dan paparan sinar matahari, ada pula sederet faktor lain yang berkontribusi terhadap munculnya karsinoma. Mulai dari peradangan kulit kronis, komplikasi dari luka infeksi, atau bahkan dari proses pembuatan tato.

Gejala-gejala karsinoma yang harus diwaspadai

Jika cepat dideteksi, karsinoma dapat cepat diobati dan disembuhkan sehingga cacat pada kulit bisa dicegah. Agar lebih waspada, gejala-gejala kanker kulit yang harus diwaspadai meliputi:

  • Timbul luka terbuka yang berdarah, mengeluarkan cairan, lalu mengering. Dalam beberapa hari, proses ini terulang lagi, di mana luka yang sama kembali basah sebelum kemudian mengering. 
  • Sering muncul kemerahan dan iritasi di sebidang kulit, umumnya pada wajah, dada, tangan, atau kaki. Iritasi ini terkadang menimbulkan rasa gatal atau sakit, tapi sering juga tanpa keluhan sama sekali.
  • Benjolan atau nodul berwarna putih, merah muda, atau merah. Kondisi ini kerap disangka tahi lalat biasa. Pasalnya, pada mereka yang berkulit gelap, nodul yang muncul bisa berwarna hitam atau cokelat. 
  • Munculnya benjolan di kulit, yang berwarna merah muda dengan lekukan yang berkerak di tengah benjolan tersebut. Benjolan tumbuh perlahan-lahan dan akan tampak pembuluh darah halus di permukaannya ketika semakin besar. 
  • Muncul semacam bekas luka berwarna putih kekuningan dengan permukaan halus. Jika muncul tanda ini, karsinoma invasif biasanya sudah tumbuh dan berkembang di bawah permukaan kulit. 

Tahap perkembangan karsinoma

Karsinoma sel basal sebetulnya jarang menyebar ke organ-organ vital. Meski demikian, kanker ini tetap bisa menyebabkan cacat pada kulit atau kerusakan saraf dan otot. Kanker kulit berkembang dalam beberapa bentuk berikut ini:

  • Karsinoma in situ. Pada tahap ini, kanker hanya terdapat pada permukaan kulit dan belum menyebar.
  • Karsinoma invasif, di mana kanker mulai menyebar ke jaringan-jaringan lain di sekitar kulit yagn bersangkutan.
  • Karsinoma metastatis, yaitu tahap kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh atau organ tubuh yang lain.

Karsinoma diobati dengan prosedur operasi dan pemberian obat-obatan. Langkah penanganan yang tepat akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis, lokasi, dan stadium kanker, serta kondisi kesehatan penderita secara keseluruhan. 

Kanker kulit bisa dicegah dengan menghindari paparan sinar matahari langsung. Selalu gunakan tabir surya di wajah dan bagian tubuh yang terbuka saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan lupa pula untuk mengurangi kebiasaan berjemur atau proses penggelapan kulit (tanning).

Mayo Clinic: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/basal-cell-carcinoma/diagnosis-treatment/drc-20354193
Diakses pada 17 Juni 2019

Skin cancer Foundation: https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/basal-cell-carcinoma/the-five-warning-signs-images
Diakses pada 17 Juni 2019

Cancer Treatment centers of America: https://www.cancercenter.com/carcinoma
Diakses pada 17 Juni 2019

Skin Cancer Foundation: https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/ask-the-experts/can-i-leave-my-cancer-alone
Diakses pada 17 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed